Selain untuk Kecantikan, Inilah 6 Manfaat Sedot Lemak bagi Kesehatan

Editor

Nurhadi

Ireland Baldwin menunjukkan wajahnya usai menjalani prosedur sedot lemak. Instagram.com/@irelandbasingerbaldwin

TEMPO.CO, Jakarta - Sedot lemak merupakan operasi kecantikan yang digunakan untuk memecah dan menyedot lemak dari tubuh. Ini sering diterapkan pada perut, paha, bokong, leher, dagu, lengan atas dan belakang, betis, dan punggung.

Sedot lemak dilakukan menggunakan alat berongga yang dikenal sebagai kanula. Alat ini dimasukkan ke bawah kulit, lalu ditekan menggunakan vakum berkekuatan tinggi. Selain untuk kecantikan, sedot lemak juga bermanfaat bagi kesehatan. Apa saja?

Manfaat Sedot Lemak 

1. Mengobati Lymphedema

Selain untuk tujuan kecantikan, sedot lemak dapat digunakan mengobati lymphedema. Mengutip Medical News Today, lymphedema adalah kondisi kelebihan cairan atau getah bening di jaringan tubuh. 

Penumpukan cairan tersebut menyebabkan edema atau pembengkakan yang biasanya terjadi di kaki atau lengan. Dengan sedot lemak, pembengkakan akibat lymphedema dapat dikurangi. Juga membantu meredakan rasa sakit, nyeri, dan ketidaknyamanan yang ditimbulkan lymphedema. 

2. Mengobati Sindrom Lipodistrofi 

Sindrom lipodistrofi merupakan kondisi di mana lemak menumpuk di salah satu bagian tubuh saja. Sedot lemak dapat digunakan menghilangkan penumpukan lemak ini sehingga lemak bisa tumbuh lebih normal. 

3. Membantu Tampilan 

Sedot lemak dapat digunakan pada penderita diabetes yang berhasil menghilangkan setengah dari berat badannya. Dengan sedot lemak, lipatan-lipatan kulit yang menggelambir bisa dihilangkan. 

4. Menghilangkan Sel Lemak Secara Permanen

Merujuk Robert Frank MD, sedot lemak dapat menghilangkan sel lemak secara permanen. Membuat sel-sel lemak yang dibuang tidak akan tumbuh kembali.  Meski begitu, pasien tetap harus menjaga makanan dan pola hidup sehat. Sebab lemak dapat muncul di area lain yang tidak disedot lemak. 

5. Mengurangi Sel Peradangan

Mengutip Royal Centre of Plastic Surgery, penelitian menyebutkan sedot lemak berpotensi mengurangi sel inflamasi dalam tubuh. Rata-rata total sel inflamasi dapat dikurangi sebanyak 11 persen. Sel-sel inflamasi ini terkait dengan penyakit kardiovaskular. Jumlah sel inflamasi yang berkurang turut menurunkan risiko terkena penyakit kardiovaskular. 

6. Mengurangi Kadar Lemak Darah

Pada 2011, sebuah penelitian dilakukan terhadap 229 orang yang menjalani sedot lemak. Sebelum operasi, sebagian besar dari orang-orang ini memiliki kadar trigliserida yang tinggi.

Setelah operasi, ditemukan bahwa pasien mengalami penurunan trigliserida sebesar 43 persen. Ini lebih signifikan dibandingkan obat kolesterol yang hanya menurunkan trigliserida sebesar 20 persen.

DELFI ANA HARAHAP

Baca juga: Mengapa Sedot Lemak Jadi Pilihan Utama?






Apa Itu Operasi Anti Aging yang Dilakukan Penyanyi Titi DJ?

1 hari lalu

Apa Itu Operasi Anti Aging yang Dilakukan Penyanyi Titi DJ?

Penyanyi Titi DJ diketahui baru saja menjalani operasi anti aging atau operasi anti penuaan di salah satu rumah sakit di Korea Selatan.


Mengenal Tangier, Kelainan pada Tubuh yang Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

2 hari lalu

Mengenal Tangier, Kelainan pada Tubuh yang Dapat Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Penyakit tangier ditandai dengan berkurangnya kadar high-density lipoprotein (HDL) dalam darah secara signifikan.


Manfaat Kesehatan dalam Sebuah Mentimun

2 hari lalu

Manfaat Kesehatan dalam Sebuah Mentimun

Mentimun memiliki banyak manfaat buat kesehatan dan kecantikan sehingga dijuluki makanan super meski bentuknya sederhana dan harganya murah.


Kawasan Tanpa Rokok dan Upaya Wujudkan Kabupaten Kota Sehat

4 hari lalu

Kawasan Tanpa Rokok dan Upaya Wujudkan Kabupaten Kota Sehat

Rencana larangan menjual rokok batangan diharapkan bisa menjadi angin segar bagi kota-kota di Indonesia yang berupaya memperluas Kawasan Tanpa Rokok.


5 Cara Membuat Paru-Paru Bekerja Optimal hingga Usia Lanjut

5 hari lalu

5 Cara Membuat Paru-Paru Bekerja Optimal hingga Usia Lanjut

Memiliki paru-paru yang sehat sangat diinginkan banyak orang. Ini Cara membuat paru-paru bekerja optimal hingga usia lanjut.


5 Risiko Buruk Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh

5 hari lalu

5 Risiko Buruk Kebanyakan Mengonsumsi Lemak Jenuh

Lemak jenuh terkandung dalam banyak makanan produk hewani maupun nabati.


Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

5 hari lalu

Tetap Lakukan Karantina Kesehatan meski Pandemi Covid-19 Terkendali

Pakar mengatakan karantina kesehatan tetap perlu dilakukan meskipun pandemi COVID-19 telah terkendali secara penuh.


Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan Kerja Sama Buka Kelas Bahasa Jerman

5 hari lalu

Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan Kerja Sama Buka Kelas Bahasa Jerman

Goethe-Institut dan Kementerian Kesehatan RI bekerja sama terkait pengintegrasian kelas bahasa Jerman ke dalam kurikulum program studi keperawatan


Indeks Pembangunan Manusia Tangerang Selatan Naik, Ini Penyebabnya

7 hari lalu

Indeks Pembangunan Manusia Tangerang Selatan Naik, Ini Penyebabnya

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan mengatakan IPM Kota Tangerang Selatan meningkat karena ada program preventif kesehatan


Gotong Royong Mewujudkan Kabupaten dan Kota Sehat

8 hari lalu

Gotong Royong Mewujudkan Kabupaten dan Kota Sehat

Kementerian Dalam Negeri RI berharapan pengesahan Rancangan Peraturan Presiden (Raperpres) Kabupaten Kota Sehat bisa dirampungkan pada tahun ini