Ini Dampak Buruk yang Dirasakan Balita saat Diberi Kopi Saset

Seorang bayi yang memakai
Seorang bayi yang memakai "Face Shield" menangis di RSIA Tambak, Jakarta, Kamis, 16 April 2020. Untuk mencegah penyebaran virus corona COVID-19, pihak rumah sakit memberikan "Face Shield" atau penutup muka pada bayi yang baru lahir. TEMPO/Muhammad Hidayat

TEMPO.CO,Jakarta - Tindakan orang tua memberi kopi saset kepada bayi di Gowa bikin geger. Para ahli kesehatan berpendapat, tidak seharusnya bayi diberi minum kopi apalagi kopi saset.   

Ahli Endokrin Pediatrik Roy Kim, MD dalam laman healthcleve mengungkapkan, kafein pada kopi bisa menyebabkan masalah kesehatan jika diberikan kepada anak-anak. Sebagian orang dewasa bisa mengatasinya, tapi tidak dengan anak-anak apalagi bayi dan balita. 

Mengganggu Tidur 

Baca: Mengenal Rotavirus, Salah Satu Pemicu Sakit Diare

Gangguan tidur karena konsumsi kafein bisa menyebabkan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak. Jika anak terlalu sering terganggu tifurnya bisa menyebabkan, fokus dan kewaspadaan rendah di sekolah. Itu juga menyebabkan gejala seperti sakit kepala, perubahan nafsu makan, dan tingkat insulin anak-anak yang menyebabkan masalah kesehatan lainnya. 

Masalah Kesehatan Mental

Terlalu banyak kafein membuat anak-anak sangat sensitif terhadap efeknya yang memicu kecemasan. Studi menunjukkan, konsumsi kafein dalam jumlah tinggi mengakibatkankan tingkat stres, depresi, dan kecemasan yang lebih tinggi pada anak-anak. 

Membuat Ketagihan

Orang yang kecanduan kafein bisa menganggap kafein adalah obat, itulah sebabnya berhenti mengkonsumsi kafein dapat menyebabkan kegoyahan, lekas marah, dan sakit kepala. 

“Kafein adalah stimulan, dan memang memiliki sifat adiktif,” Dr. Kim menjelaskan. “Pada orang yang terbiasa minum kopi, kemudian berhenti dapat menyebabkan mereka sering menginginkannya. Dan itu bukan hal yang baik apabila terjadi pada anak-anak,”

Sering Dihidangkan dengan Gula

Dr. Kim juga memperingatkan minuman kopi instan seringkali mengandung gula, jika terlalu sering diminum, bisa meningkatkan berat badan dan obesitas. Selain itu, bisa juga menyebabkan resistensi insulin, pradiabetes, dan diabetes tipe 2.

Melansir dari parents, kopi tidak terlalu buruk untuk anak-anak dalam jumlah kecil, tetapi ada beberapa hal yang harus anda pertimbangkan sebelum mengizinkan mereka mengkonsumsinya dalam jumlah berapapun. American Academy of Pediatrics (AAP) merekomendasikan agar anak-anak dibawah usia 12 tahun tidak minum kafein.

AAP punya pedoman pemberian kopi untuk balita: jika anak berusia 4 sampai 6 tahun dapat konsumsi kopi dengan jumlah 45 mg, usia 7-9 tahun berat 62,5 mg, usia 10 sampai 12 tahun dengan jumlah 85 mg, dan remaja yang berumur 12 tahun ke atas dengan jumlah 85-100 mg.

BALQIS PRIMASARI 

Baca: Kiat Meningkatkan Kekebalan Tubuh Balita

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.








5 Makanan yang Dapat Meningkatkan Suasana Hati

3 jam lalu

Ilustrasi wanita makan. Freepik.com
5 Makanan yang Dapat Meningkatkan Suasana Hati

Makanan tertentu telah terbukti meningkatkan kesehatan otak secara keseluruhan dan beberapa jenis gangguan suasana hati.


8 Cara Hidup yang Bisa Membuat Lebih Bahagia dan Tenang

7 jam lalu

Ilustrasi wanita bahagia. Unsplash.com/Priscilla du Preez
8 Cara Hidup yang Bisa Membuat Lebih Bahagia dan Tenang

Banyak orang cemas karena tuntutan atau keinginan yang berlebihan. Lantas, apa yang harus dilakukan agar hidup bahagia dan tenang?


Asal-usul Hari Bipolar Sedunia Diperingati Tiap 30 Maret

9 jam lalu

ilustrasi bipolar (pixabay.com)
Asal-usul Hari Bipolar Sedunia Diperingati Tiap 30 Maret

Hari Bipolar Sedunia menjadi peringatan tahunan berbagai organisasi kesehatan mental di seluruh dunia mengadakan kampanye, seminar, dan kegiatan


Memahami Pentingnya Kebahagiaan Sejak Dini

22 jam lalu

Ilustrasi belajar makna kebahagiaan dalam The Happiness Project/Wall's
Memahami Pentingnya Kebahagiaan Sejak Dini

Penting sekali mengajarkan makna kebahagiaan kepada generasi muda sejak dini agar dia bisa beradaptasi di lingkungan yang selalu berubah dan kompleks


Waspada, Kulit Bayi yang Sensitif Rentan Ruam Bila Tidak Dirawat dengan Benar

1 hari lalu

Ilustrasi kebersamaan ibu dan bayi. Foto: Unsplash/Ana Tablas
Waspada, Kulit Bayi yang Sensitif Rentan Ruam Bila Tidak Dirawat dengan Benar

Orang tua kerap kali tidak menyadari bahwa kulit bayi yang sensitif rentan menimbulkan penyakit apabila tidak dirawat dengan benar.


Jaga Emosi kala Puasa Ramadan dengan Tips Berikut

3 hari lalu

Ilustrasi puasa ramadan. TEMPO/Subekti
Jaga Emosi kala Puasa Ramadan dengan Tips Berikut

Bukan cuma menahan lapar, orang yang puasa Ramadan juga harus bisa mengendalikan emosi. Begini tips dari pakar agar mampu melakukannya.


Peneliti Temukan Cara Baru Atasi Gangguan Kecemasan lewat Tes Darah

4 hari lalu

Ilustrasi wanita cemas. Freepik.com/Wayhomestudio
Peneliti Temukan Cara Baru Atasi Gangguan Kecemasan lewat Tes Darah

Sebuah penelitian telah membantu mengembangkan tes darah untuk menemukan risiko orang mengalami gangguan kecemasan serta tingkat keparahan.


Profil Laxman Narasimhan, CEO Starbucks Niat Sebulan Sekali Kerja di Gerai Kopi

6 hari lalu

Laxman Narashiman. antaranews.com
Profil Laxman Narasimhan, CEO Starbucks Niat Sebulan Sekali Kerja di Gerai Kopi

Laxman Narasimhan menjadi CEO Starbucks. Untuk memahami lingkup kerjanya, ia berniat sebulan sekali kerja di gerai kopi itu. Ini profilnya.


Teh Hijau Bisa Atasi Depresi? Ini Kata Peneliti

7 hari lalu

Ilustrasi bubuk teh hijau. Foto: Pixabay.com/Matcha & CO
Teh Hijau Bisa Atasi Depresi? Ini Kata Peneliti

Tim peneliti dari Universitas Kumamoto Jepang meneliti apakah teh hijau bisa mengatasi depresi. Hasilnya?


Apa Kekhasan Teh Hitam Dibandingkan Jenis Lainnya?

7 hari lalu

Teh hitam. sxc.hu
Apa Kekhasan Teh Hitam Dibandingkan Jenis Lainnya?

Kandungan kafein teh hitam membantu fokus dan tingkat energi