Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Az Zahra Putri Dania Meninggal Akibat Limfoma, Ari Lasso Pernah Didera Penyakit Ini

image-gnews
Ari Lasso saat menjalani perawatan penyakit tumor di perutnya. Foto: Instagram Ari Lasso.
Ari Lasso saat menjalani perawatan penyakit tumor di perutnya. Foto: Instagram Ari Lasso.
Iklan

TEMPO.CO, JakartaMelansir antaranews, pada Senin, 27 Februari 2023, kabar duka datang dari dunia bulu tangkis Indonesia, yaitu atlet putri muda bernama Az Zahra Putri Dania meninggal. Berita duka ini langsung disampaikan oleh Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).  Menurut humas PBSI, Deri Destanto, Dania menghembuskan napas terakhirnya karena penyakit yang dialaminya. Penyakit tersebut adalah kanker kelenjar getah bening atau disebut juga dengan limfoma.

Penyakit limfoma sebenarnya juga pernah dialami oleh salah satu vokalis Dewa 19, Ari Lasso. Tidak segan-segan, Ari pun menceritakan kisahnya ketika terserang penyakit ganas tersebut.

Awalnya, Ari menjelaskan bagaimana ia terdiagnosis memiliki limfoma. Ia merasakan rasa sakit di bagian perutnya diawali ketika sedang menonton pertandingan bulu tangkis ganda putri Indonesia. Dengan penuh semangat, ia melompat-lompat untuk meneriakkan “Indonesia.” Namun, secara mendadak, ia merasakan perutnya sedang tertusuk-tusuk. Lalu, ia pun meminta seseorang untuk mengerok badannya dan rasa sakitnya berhasil hilang, tetapi tiba-tiba muncul kembali.

Sebelumnya, Ari bercerita, jika dirinya pernah dilarikan ke rumah sakit ketika ingin syuting video musik lagu terbarunya. Bahkan, kala itu, ia harus menginap beberapa hari di rumah sakit untuk menjalani pemeriksaan USG dan CT Scan. Selama di rumah sakit, ia ditangani oleh profesor dan dokter spesialis penyakit dalam Rumah Sakit Premier Bintaro, Rino Alvani Gani. Dokter Gani pun menanyakan seberapa parah kondisi Ari ketika sempat terpapar Covid-19. Ari berkat, “Jadi ada sebuah infeksi besar atau cairan besar dicitrakan oleh USG di belakang lambung, diduga itu infeksi yang tersisa di limpa.”

Merangkum Tempo.co, dokter Gani pun meminta Ari untuk menjalani CT Scan abdomen yang hasilnya menunjukkan bahwa ada sesuatu tumbuh di luar kewajaran. Sesuatu tersebut tumbuh di limpa. Padahal, limpa bukan alat pencernaan, melainkan sistem imunitas sehingga ketika pandemi Covid-19 masih meningkat, ia selalu menerapkan double masker.

Akhirnya, kondisi tersebut mengharuskan Ari melakukan operasi besar untuk pengangkatan limpanya. Padahal, awalnya ia tidak melakukan bedah total, hanya laparoscopy saja. Lalu, setelah operasi, sang istri, Vita Dessy Catur Purnama memperlihatkan limpanya yang ukurannya dua kali lebih besar dari limpa pada umumnya. 

“Saat hasilnya keluar, sambil pegang tangan istri, gue bilang, ‘Cancer ini.’ Bentuknya khas seperti brokoli. Saat melihat bentuknya, gue langsung merasa bahwa kanker ini ganas,” kata Ari ketika menjadi bintang tamu di podcast Deddy Corbuzier pada Rabu, 8 September 2021.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Keesokan harinya, Ari mendapat kepastian tentang kondisinya dari sang dokter pascaoperasi. Dokter menjelaskan bahwa kanker yang diderita Ari selama ini ternyata digolongkan sebagai kanker limfoma ganas dan sangat langka. Meskipun ganas, kanker yang diderita Ari merupakan jenis sel B dan bisa disembuhkan. 

Kemudian, pada Juli 2022, Ari telah mengakhiri rangkaian pengobatan kanker limfoma stadium 2 yang dialaminya. Ia berhasil melakukan pengobatan, termasuk kemoterapi sejak September 2021 sehingga ia dapat melepaskan chemo port yang dipasang di tubuhnya.

"Dengan selesainya 'operasi kecil' pencopotan chemo port barusan, berakhir sudah rangkaian panjang pengobatan selama ini. Hanya bisa bersyukur pada-Nya untuk anugerah ini," tulis Ari Lasso di Instagram pribadinya @ari_lasso pada Sabtu, 23 Juli 2022.

Pilihan Editor: Az Zahra Putri Dania Atlet Bulu Tangkis Meninggal karena Limfoma, Penyakit Apakah Ini?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Olimpiade Paris 2024: Salah Hitung BWF Dianggap Rugikan Indonesia, PBSI Layangkan Protes

1 hari lalu

Sekjen PP PBSI Muhammad Fadil Imran menyampaikan sambutan saat doa bersama di Pelatnas PBSI Cipayung, Jakarta, Kamis, 11 Juli 2024. PP PBSI menggelar doa bersama tim bulu tangkis sebelum keberangkatan para atlet yang akan bertanding dalam Olimpiade Paris 2024 . ANTARA/Asprilla Dwi Adha
Olimpiade Paris 2024: Salah Hitung BWF Dianggap Rugikan Indonesia, PBSI Layangkan Protes

Sekjen PP PBSI Fadil Imran membeberkan berbagai kerugian yang dialami Indonesia atas kesalahan hitung poin oleh BWF di Olimpiade Paris 2024.


Turnamen Badminton Asia Junior Championships 2024 Selesai, Jenazah Atlet Cina Zhang Zhi Jie Belum Diambil

6 hari lalu

Atlet bulu tangkis asal Cina, Zhang Zhi Jie, 17 tahun tak sadarkan diri saat laga BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta Minggu 30 Juni 2024. Dok.istimewa
Turnamen Badminton Asia Junior Championships 2024 Selesai, Jenazah Atlet Cina Zhang Zhi Jie Belum Diambil

Kompetisi Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo Yogyakarta selesai hari ini Minggu 7 Juli 2024.


Nasib Jenazah Zhang Zhi Jie Masih Menggantung, Keluarga Belum Ambil Keputusan

6 hari lalu

Zhang Zhi Jie. (Foto: Badminton Asia)
Nasib Jenazah Zhang Zhi Jie Masih Menggantung, Keluarga Belum Ambil Keputusan

Pihak PP PBSI berharap keluarga Zhang Zhi Jie bisa segera mengambil keputusan untuk tindakan terhadap jenazahnya.


Govind Sandhu, Pimpinan TikTok Australia Divonis Kanker di Usia 38 Tahun

7 hari lalu

Govind Sandhu. Foto: Instagram.
Govind Sandhu, Pimpinan TikTok Australia Divonis Kanker di Usia 38 Tahun

Govind Sandhu, Kepala Kemitraan Musik Global TikTok Australia, didiagnosis menderita limfoma non-Hodgkin stadium 4 di usia 38 tahun.


Macam Penyakit Terkait Pembesaran Kelenjar Getah Bening

8 hari lalu

Ilustrasi Kelenjar Getah Bening. shutterstock.com
Macam Penyakit Terkait Pembesaran Kelenjar Getah Bening

Pembesaran kelenjar getah bening dapat berkaitan dengan penyakit lain yang diderita seseorang. Berikut macam penyakitnya.


Respons Menpora Dito Ariotedjo Soal Kematian Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024

8 hari lalu

Ketua Ikatan Motor indonesia Anando Eko (kanan) bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Dito Ariotedjo (kiri) saat konferensi pers Peresmian Piala Menpora Aquabike Indonesia Championship 2024-2025 di Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu, 29 Mei 2024. Ajang Aquabike Indonesia Championship ini bertujuan untuk mempersiapkan para atlet nasional menuju Aquabike World Championship yang akan diselenggarakan pada November 2024 nanti. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Respons Menpora Dito Ariotedjo Soal Kematian Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024

Menpora Dito Aritotedjo mengatakan PBSI telah menyurati BWF untuk merubah aturan soal tim medis agar kejadian seperti Zhang Zhi Jie tidak terulang.


Jenazah Atlet Bulu Tangkis Zhang Zhi Jie Masih Tersimpan di Ruang Pendingin RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

9 hari lalu

Atlet bulu tangkis asal Cina, Zhang Zhi Jie, 17 tahun tak sadarkan diri saat laga BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta Minggu 30 Juni 2024. Dok.istimewa
Jenazah Atlet Bulu Tangkis Zhang Zhi Jie Masih Tersimpan di Ruang Pendingin RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta

Kakak Zhang Zhi Jie dikabarkan telah tiba di Yogyakarta sejak Selasa, tetapi hingga kini belum ada kepastian soal rencana pemulangan jenazahnya.


Dokter Ungkap Penyebab Meninggalnya Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024

11 hari lalu

Atlet bulu tangkis asal Cina, Zhang Zhi Jie, 17 tahun tak sadarkan diri saat laga BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta Minggu 30 Juni 2024. Dok.istimewa
Dokter Ungkap Penyebab Meninggalnya Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024

Jenazah atlet bulu tangkis asal China, Zhang Zhi Jie, masih berada di Unit Instalasi Kedokteran Forensik RSUP dr. Sardjito hingga Selasa, 2 Juli 2024.


Pernyataan Resmi BWF soal Meninggalnya Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024

11 hari lalu

Zhang Zhi Jie. (Foto: Badminton Asia)
Pernyataan Resmi BWF soal Meninggalnya Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024

BWF menunggu tinjauan Badminton Asia dan PBSI soal meninggalnya Zhang Zhi Jie di Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2024.


Buntut Kematian Zhang Zhi Jie, PBSI Akan Surati BWF Soal Prosedur Pertolongan Darurat Atlet

11 hari lalu

Atlet bulu tangkis asal Cina, Zhang Zhi Jie, 17 tahun tak sadarkan diri saat laga BNI Badminton Asia Junior Championships 2024 di GOR Amongrogo, Yogyakarta Minggu 30 Juni 2024. Dok.istimewa
Buntut Kematian Zhang Zhi Jie, PBSI Akan Surati BWF Soal Prosedur Pertolongan Darurat Atlet

PBSI bakal menyurati BWF soal prosedur standar operasi (SOP) pertolongan bagi atlet saat kondisi darurat menyusul meninggalnya Zhang Zhi Jie.