Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Berenang, Aktivitas untuk Menikmati Waktu Luang dan Olahraga Kardio

image-gnews
Ilustrasi pria berenang. photodeck.com
Ilustrasi pria berenang. photodeck.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Berenang salah satu aktivitas untuk kebugaran tubuh. Aktivitas renang termasuk cabang olahraga yang terdiri atas beberapa kategori, antara lain kecepatan dan gerakan indah (artistic swimming). Pada ajang Olimpiade, renang pertama kali dipertandingkan sebagai olahraga air sejak 1896.

Berenang pun bisa menjadi gaya hidup untuk menikmati waktu luang. Aktivitas renang juga salah satu pilihan olahraga kardio, karena melatih otot, jantung, dan paru-paru.

Manfaat berenang

1. Melatih seluruh bagian tubuh

Aktivitas berenang memerlukan seluruh tubuh bergerak dari ujung kepala hingga kaki. Gerak itu ini meningkatkan detak jantung, tanpa memberikan tekanan besar tubuh, menggunakan otot, membangun kekuatan dan daya tahan.

Mengutip Healthline, berbagai macam gaya berenang memberikan manfaat setiap bagian otot yang menjadi tumpuan.  Ada gaya dada, punggung, samping, kupu-kupu, dan bebas. Keseluruhan gaya berenang itu berfokus kelompok otot yang berbeda.

2. Kesehatan jantung

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Berenang membuat jantung dan paru-paru menjadi kuat. Mengutip WebMD, beberapa laporan penelitian menunjukkan, berenang  bisa membantu mengendalikan tekanan darah dan mengontrol gula darah.

3. Pemulihan cedera

Berenang bisa menjadi pilihan olahraga yang aman bagi kebanyakan orang yang radang sendi, cedera, dan masalah lain yang membuat aktivitas berat sulit dilakukan. Biasanya ahli medis menyarankan untuk berenang karena membantu mengurangi sebagian rasa sakit hingga meningkatkan pemulihan cedera.

4. Membakar kalori

Berenang cara yang efisien membakar kalori. Ketika seluruh tubuh bergerak dan menggunakan hampir seluruh otot tubuh, berenang terbukti membakar kalori.

Mengutip Healthline, ada perbandingan aktivitas antara berenang dan aktivitas lain seperti yoga dalam angka membakar kalori. Orang dengan berat 72 kilogram akan membakar sekitar 314 kalori dengan berjalan dengan kecepatan 5,6 kilometer perjam. Adapun yoga  membakar 183 kalori perjam.

Pilihan Editor: 7 Langkah Agar Napas Tahan Lama Saat Berenang

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Olimpiade Paris 2024: Azzahra Permatahani Ungkap Persiapan Sudah 90 Persen

21 jam lalu

Atlet renang Indonesia Azzahra Permatahani saat ditemui di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juli 2024. TEMPO/Randy
Olimpiade Paris 2024: Azzahra Permatahani Ungkap Persiapan Sudah 90 Persen

Atlet renang Indonesia Azzahra Permatahani ingin memperbaiki catatan waktunya di Olimpiade Paris 2024.


Debut di Olimpiade Paris 2024, Joe Aditya Ingin Buat Rekor Baru Lagi

22 jam lalu

Atlet renang Indonesia Joe Aditya saat ditemui di Kantor NOC Indonesia, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, 18 Juli 2024. TEMPO/Randy
Debut di Olimpiade Paris 2024, Joe Aditya Ingin Buat Rekor Baru Lagi

Atlet renang Indonesia Joe Aditya berambisi memecahkan rekor nasional yang sebelumnya dia ciptakan di Olimpiade Paris 2024.


Pakar Ungkap Faktor Risiko Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan

1 hari lalu

Anastasia Solodkova, perawat anestesi melakukan operasi pada bayi yang baru 20 hari dengan penyakit jantung bawaan di Federal Pusat Bedah Kardiovaskular di Siberia Krasnoyarsk, Rusia, 28 September 2016. REUTERS/Ilya Naymushin
Pakar Ungkap Faktor Risiko Bayi Lahir dengan Penyakit Jantung Bawaan

Sejumlah faktor risiko jadi penyebab bayi lahir dengan penyakit jantung bawaan, termasuk faktor genetik dan penggunaan obat-obatan.


Cara Mendeteksi Indikasi Obesitas dan Menghitung Berat Badan Ideal

5 hari lalu

Ilustrasi obesitas. Shutterstock
Cara Mendeteksi Indikasi Obesitas dan Menghitung Berat Badan Ideal

Untuk mengetahui apakah berat badan ideal atau menghadapi risiko obesitas, Anda dapat menggunakan beberapa metode sederhana.


Spesialis Jantung Sarankan Tetap Olahraga meski Sibuk Bekerja

6 hari lalu

Ilustrasi wanita berjalan kaki. Freepik.com
Spesialis Jantung Sarankan Tetap Olahraga meski Sibuk Bekerja

Olahraga rutin tetap perlu dilakukan di tengah kesibukan bekerja untuk mencegah serangan jantung. Berikut saran dokter jantung.


Tak Cuma untuk Dewasa, Jalan Kaki JUga Baik bagi Pertumbuhan Tulang Anak

7 hari lalu

Ilustrasi jalan kaki. Telegraph.co.uk
Tak Cuma untuk Dewasa, Jalan Kaki JUga Baik bagi Pertumbuhan Tulang Anak

Jalan kaki secara teratur bermanfaat bagi pertumbuhan tulang pada masa kanak-kanak hingga mengurangi risiko gangguan sendi pada usia lanjut.


Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

8 hari lalu

Ilustrasi perempuan olahraga di gym. Foto: Freepik.com/Jcomp
Inilah Dampak Positif dan Negatif Olahraga Malam bagi Kesehatan Jantung

Olahraga malam memiliki dampak positif dan negatif bagi jantung.


Mengenali 5 Gaya Renang Berlainan Tekniknya

8 hari lalu

Ilustrasi Berenang. shutterstock.com
Mengenali 5 Gaya Renang Berlainan Tekniknya

Renang termasuk salah satu aktivitas untuk kebugaran tubuh


Tips Jaga Keselamatan Anak di Kolam Renang.

8 hari lalu

Ilustrasi tenggelam. Pixabay
Tips Jaga Keselamatan Anak di Kolam Renang.

Siapa pun bisa tenggelam, terutama anak kecil. Berikut tips menjaga keselamatan anak di area kolam renang.


Penyebab Penyakit Arteri Perifer yang Bisa Berujung Amputasi Kaki

9 hari lalu

Ilustrasi dokter melakukan operasi jantung. Foto: Heartology Cardiovascular Hospital
Penyebab Penyakit Arteri Perifer yang Bisa Berujung Amputasi Kaki

Penyakit arteri perifer memang tak mengancam nyawa seperti penyakit jantung atau stroke yang harus ditangani segera tapi risikonya tak kalah berat.