Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Daya Rusak Narkoba Jenis Sabu bagi Organ Tubuh, Mau Tahu?

Ilustrasi sabu. Reuters
Ilustrasi sabu. Reuters
Iklan

TEMPO.CO, JakartaSabu atau methamphetamine (metamfetamin) adalah stimulan kuat dan sangat adiktif yang dapat memengaruhi sistem saraf pusat. Bahkan, sabu juga dapat mengancam nyawa seseorang. Sabu dapat digunakan dengan beberapa cara, yaitu dihisap, dihirup, disuntikkan, atau dikonsumsi secara oral dan sering dicampurkan dengan zat lain. 

Seseorang yang menggunakan sabu mungkin mengalami perasaan euforia, kewaspadaan, dan energi yang meningkat untuk sementara. Sebab, sabu dapat meningkatkan jumlah dopamin dan bahan kimia alami di otak.

Nantinya, dopamin ini akan terlibat dalam gerakan tubuh, motivasi, dan penguatan perilaku yang bermanfaat. Kemampuan obat untuk melepaskan dopamin tingkat tinggi dengan cepat di area otak sangat memperkuat perilaku penggunaan obat sehingga membuat pengguna ingin mengulangi pengalaman tersebut, sebagaimana tertulis dalam nida.nih.gov.

Sabu tidak hanya mengubah cara kerja otak, tetapi juga mempercepat sistem tubuh ke tingkat yang berbahaya dan terkadang mematikan. Itulah akibatnya sabu dilarang dikonsumsi oleh sebagian besar negara, termasuk Indonesia. 

Bahaya Penggunaan Sabu

Adapun, bahaya mengonsumsi sabu digolongkan menjadi dua kategori, yaitu bahaya jangka pendek dan jangka panjang.

1. Jangka Pendek

Meskipun seseorang hanya mengonsumsi sabu dalam jumlah kecil, tetapi dapat pula menyebabkan efek kesehatan yang berbahaya dalam jangka pendek. Bahaya kesehatan mengonsumsi sabu dalam jangka pendek adalah sebagai berikut:

  • Peningkatan tekanan darah dan suhu tubuh

  • Pernapasan lebih cepat

  • Detak jantung cepat atau tidak teratur

  • Kehilangan nafsu makan, gangguan pola tidur, atau mual

  • Perilaku tidak menentu, agresif, mudah tersinggung, atau kasar.

2. Jangka Panjang

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Merangkum samhsa.gov, penggunaan sabu kronis dapat menyebabkan banyak bahaya kesehatan dalam jangka panjang yang merusak organ, meskipun seseorang tersebut telah berhenti menggunakan sabu. Berikut adalah bahaya kesehatan jangka panjang mengonsumsi sabu, yaitu:

  • Kerusakan permanen pada jantung dan otak

  • Tekanan darah tinggi sehingga menyebabkan serangan jantung, stroke, dan kematian

  • Kerusakan hati, ginjal, dan paru-paru

  • Kecemasan, kebingungan, dan insomnia

  • Paranoia, halusinasi, gangguan suasana hati, delusi, atau perilaku kekerasan (gejala psikotik terkadang dapat berlangsung selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun setelah mengonsumsi sabu)

  • Rasa gatal yang tak tertahankan sehingga menyebabkan luka kulit akibat garukan

  • Osteoporosis prematur

  • Masalah gigi yang parah.

Selain itu, penggunaan sabu secara terus-menerus juga menyebabkan perubahan dalam sistem dopamin otak yang berhubungan dengan berkurangnya koordinasi dan gangguan pembelajaran verbal. Pada sebuah penelitian terhadap pemakai sabu dalam jangka panjang, perubahan parah juga memengaruhi area otak yang berkaitan dengan emosi dan memori.

Kondisi ini menjelaskan ada banyaknya masalah emosional dan kognitif yang terlihat pada seseorang ketika menggunakan sabu. Meskipun beberapa dari perubahan otak ini dapat pulih setelah berhenti menggunakan narkoba jenis sabu selama satu tahun atau lebih, tetapi perubahan lain mungkin tidak pulih bahkan setelah jangka waktu lebih lama. 

Pilihan Editor: Bukan Hanya Ammar Zoni Selebritas Terjerat Narkoba Lebih dari Satu Kami, Siapa Lagi?

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram http://tempo.co/. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu.

Iklan




Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.




Video Pilihan


Bareskrim Gerebek Pabrik Ekstasi di Tangerang, Bisa Produksi 3 Ribu Pil dalam 30 Menit

1 jam lalu

Suasana rumah mewah yang dijadikan parik esktasi di perumahan Swan City, Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang. TEMPO/JONIANSYAH 9
Bareskrim Gerebek Pabrik Ekstasi di Tangerang, Bisa Produksi 3 Ribu Pil dalam 30 Menit

Bareskrim menyita barang bukti sebuah alat cetak beserta bahan baku pembuatan pil ekstasi dalam penggerebakan ini.


Kapolda Metro Dapat Info Tawuran Dijadikan Modus Transaksi Narkoba, Polres Jaksel: Biasanya Sistem Tempel

11 jam lalu

Ilustrasi Narkoba atau methylamphetamine. Getty Images
Kapolda Metro Dapat Info Tawuran Dijadikan Modus Transaksi Narkoba, Polres Jaksel: Biasanya Sistem Tempel

Polres Jaksel belum menemukan transaksi narkoba saat tawuran seperti informasi yang diperoleh Kapolda Metro Jaya.


Belum Temukan Transaksi Narkoba di Balik Tawuran, Polres Jaksel: Ada yang Pecandu Sejak Lama

15 jam lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. ANTARA/Galih Pradipta
Belum Temukan Transaksi Narkoba di Balik Tawuran, Polres Jaksel: Ada yang Pecandu Sejak Lama

Baru ada pelaku tawuran yang diketahui menggunakan narkoba, belum ada transaksi.


Polres Jaksel Belum Temukan Indikasi Tawuran Jadi Modus Transaksi Narkoba

16 jam lalu

Ilustrasi tawuran. Dok. TEMPO/Dian Triyuli Handoko
Polres Jaksel Belum Temukan Indikasi Tawuran Jadi Modus Transaksi Narkoba

Polisi sebut ada pelaku tawuran di Jakarta Selatan yang hasil tes urinenya positif menggunakan narkoba.


Profil Lim Ji Yeon, Aktris yang Ditunjuk sebagai Polisi Kehormatan Korea Selatan

1 hari lalu

Lim Ji Yeon sebagai Park Yeon Jin di The Glory. Dok. Netflix
Profil Lim Ji Yeon, Aktris yang Ditunjuk sebagai Polisi Kehormatan Korea Selatan

Lim Ji Yeon ditunjuk sebagai Duta Pencegahan Kejahatan Narkoba


AS Dihantui Wabah Narkoba Tranq, Bikin Penggunanya Seperti Zombie

2 hari lalu

Suasana tempat tinggal para tunawisma yang berada di hutan San Jose, California (18/3). San Jose merupakan 10 kota terbesar di Amerika Serikat yang berada di lembah Silikon. AP/Marcio Jose Sanchez
AS Dihantui Wabah Narkoba Tranq, Bikin Penggunanya Seperti Zombie

Penggunaan obat Xylazine, atau tranq meningkat di Philadelphia, Amerika Serikat. Gedung Putih menyatakan sebagai ancaman nasional.


Pelaku Tawuran Akan Jalani Pembinaan Wawasan Kebangsaan, Kapolda Metro Jaya Gandeng Kodam Jaya

2 hari lalu

Kapolda Metro Jaya Inspektur Jenderal Karyoto memberi pesan Kamtibmas usai apel pengamanan di Monas, Sabtu, 13 Mei 2023. Tempo/M. Faiz Zaki
Pelaku Tawuran Akan Jalani Pembinaan Wawasan Kebangsaan, Kapolda Metro Jaya Gandeng Kodam Jaya

Kapolda Metro Jaya itu mengatakan telah menerima informasi bahwa tawuran menjadi modus untuk tutupi transaksi narkotika di kawasan Jakarta.


Di Amerika Pecandu Tranq Bergerak Seperti Zombie, Apa Bahaya Narkoba Itu?

2 hari lalu

ilustrasi kecanduan (pixabay.com)
Di Amerika Pecandu Tranq Bergerak Seperti Zombie, Apa Bahaya Narkoba Itu?

orang-orang yang menggunakan tranq sehingga berjalan sempoyongan seperti zombie


Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Narkoba 12,1 Kilogram Sabu dalam Mangkok

2 hari lalu

Ilustrasi penjahat narkoba. TEMPO/Iqbal Lubis
Bea Cukai Bandara Soekarno-Hatta Gagalkan Penyelundupan Narkoba 12,1 Kilogram Sabu dalam Mangkok

Tim bea cukai dan Polda Metro Jaya menelusuri identitas J yang berperan sebagai pengendali penyelundupan narkoba asal Malaysia itu.


Teddy Minahasa Dipecat dari Polri, Kompolnas: Mudah-mudahan Beri Kemaslahatan

2 hari lalu

Inspektur Jenderal Teddy Minahasa (masker hitam) setelah menjalani sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP) di gedung Trans-National Crime Center (TNCC), Mabes Polri, Jakarta Selatan, Selasa, 30 Mei 2023. Tempo/Eka Yudha Saputra
Teddy Minahasa Dipecat dari Polri, Kompolnas: Mudah-mudahan Beri Kemaslahatan

Kompolnas menyebut sidang mantan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Teddy Minahasa sudah menunjukkan kredibilitasnya dari aspek putusan dan lainnya.