Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Benarkah Makan Telur Dapat Membuat Gemuk dan Meningkatkan Kolesterol?

image-gnews
Ilustrasi putih dan kuning telur. pixabay.com/Baljeet Singh
Ilustrasi putih dan kuning telur. pixabay.com/Baljeet Singh
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Telur merupakan sumber protein hewan yang mudah didapat dan memiliki harga yang relatif murah. Telur mengandung sejumlah protein, lemak, dan mineral yang baik untuk tubuh. Sayangnya, telur mengandung lemak dan kolesterol tinggi sehingga banyak orang ragu untuk mengonsumsinya.

Tak hanya itu, muncul sejumlah mitos di masyarakat yang membangun stigma bahwa makan telur bisa meningkatkan kolesterol dan bikin gendut. Benarkah mitos tersebut?

Mengutip buku Keajaiban Telur yang ditulis Elok Ning Faikoh, mitos tersebut tidaklah benar. Telur memang dapat mengandung hingga maksimal 200 miligram kolesterol pada satu kali penyajian. Asupan kolesterol yang berlebihan memang dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit jantung. Namun faktanya konsumsi makanan mengandung kolesterol tidak serta merta akan meningkatkan kadar kolesterol setinggi yang dibayangkan. 

Menurut penelitian, hanya sedikit orang yang dapat mengalami kenaikan kolesterol setelah konsumsi makanan mengandung kolesterol. Pernyataan ini juga diperkuat dengan penelitian yang dilakukan Harvard terhadap 100 ribu responden. Riset membuktikan, konsumsi telur tidak meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. 

Kemudian mitos lain yang juga beredar di masyarakat adalah konsumsi telur dapat menimbulkan peningkatan berat badan. Padahal faktanya konsumsi telur malah dapat menurunkan berat badan. 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Beberapa pendapat mengatakan telur mengandung 60 persen kalori yang berasal dari lemak. Namun sebenarnya konsumsi telur tidak membuat badan menjadi gemuk. Pasalnya, telur malah banyak digunakan untuk menu diet guna menurunkan berat badan. 

Dalam satu butir telur hanya mengandung 70 kalori, 6 gram protein, dan 5 gram lemak. Kombinasi antara protein dengan lemak dapat memicu hormon kenyang. Protein dalam telur juga menyebabkan tubuh melepaskan glukagon, yang dapat merangsang tubuh untuk melepas dan menggunakan cadangan karbohidrat dan lemak. 

MELINDA KUSUMA NINGRUM

Pilihan Editor: Ingin Telur Awet? Coba Lakukan 4 Cara Ini

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Tips Diet Sehat untuk Capai Berat Badan Ideal

6 hari lalu

Ilustrasi wanita diet. Freepik.com/Schantalao
Tips Diet Sehat untuk Capai Berat Badan Ideal

Dengan mengatur pola hidup yang baik, diet dapat dilakukan untuk mencapai berat badan ideal. Simak tips diet sehat berikut.


Pakar Ungkap Macam Masalah Kulit Penanda Kolesterol Tinggi

6 hari lalu

Xanthelasma. Foto : AI Care
Pakar Ungkap Macam Masalah Kulit Penanda Kolesterol Tinggi

Kolesterol tinggi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung dan sering tanpa gejala mencolok. Tapi ada gejala yang bisa dilihat di kulit.


3 Tips Tekan Angka Kolesterol Jahat

8 hari lalu

Ilustrasi gorengan. Shutterstock
3 Tips Tekan Angka Kolesterol Jahat

Kolesterol jahat yang tinggi ditandai dengan kandungan lemak lebih tinggi dibandingkan proteinnya. Simak 3 tips tekan angka kolesterol jahat.


Benarkah Makan Malam Bikin Gemuk? Ternyata Ini Pemicunya

12 hari lalu

Benarkah makan malam bikin gemuk? Foto: Canva
Benarkah Makan Malam Bikin Gemuk? Ternyata Ini Pemicunya

Makan malam sering disebut menjadi penyebab kegemukan. Benarkah demikian? Berikut informasi lengkapnya untuk Anda.


Tips Makan Steak dan Tetap Sehat dari Chef Yuda

12 hari lalu

Ilustrasi steak. shutterstock.com
Tips Makan Steak dan Tetap Sehat dari Chef Yuda

Jangan takut makan steak karena tak membahayakan kesehatan asal memperhatikan hal-hal berikut.


5 Cara Membuat Telur Jadi Menu Sarapan Luar Biasa

17 hari lalu

Ilustrasi telur orak-arik. Freepik.com
5 Cara Membuat Telur Jadi Menu Sarapan Luar Biasa

Pakar gizi membagi lima cara terbaik untuk mengolah telur sarapan agar bikin kenyang sampai waktu makan siang, plus tambahan nutrisi yang bermanfaat.


Tren Minyak Jarak untuk Turunkan Berat Badan, Pakar Ingatkan Bahayanya

21 hari lalu

Ilustrasi minyak jarak (castor oil). Shutterstock
Tren Minyak Jarak untuk Turunkan Berat Badan, Pakar Ingatkan Bahayanya

Pakar menyebut risiko diare akibat minyak jarak. Meski bisa menurunkan berat badan, banyak zat penting dari tubuh yang terbuang.


Demi Turunkan Harga Telur, Malaysia Kucurkan Subsidi Ratusan Miliar

26 hari lalu

Ilustrasi telur mentah. Foto: Freepik.com
Demi Turunkan Harga Telur, Malaysia Kucurkan Subsidi Ratusan Miliar

PM Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan subsidi telur sebesar RM100 juta, dibandingkan dengan alokasi 2023 yang hanya RM27 juta


Inilah Kandungan Gizi 7 Olahan Daging Kurban yang Perlu Anda Ketahui

26 hari lalu

Aktivitas pekerja memotong daging sapi kurban saat Idul Adha 1445 H di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Perumda Dharma Jaya, Cakung, Jakarta Timur, Senin, 17 Juni 2024. Perumda Dharma Jaya telah menjual 1.800 dari 2000 ekor sapi dan melibatkan 50 warga untuk tenaga pembantu proses penyembelihan hewan kurban, pemotongan ini akan berlangsung hingga 20 Juni 2024 yang melibatkan. TEMPO/ Febri Angga Palguna
Inilah Kandungan Gizi 7 Olahan Daging Kurban yang Perlu Anda Ketahui

Merujuk situs FatSecret, berikut kandungan gizi dari tujuh olahan daging kurban.


Cemas Kolesterol Tinggi usai Makan Daging Kurban, Coba Cek 3 Bagian Tubuh Berikut

27 hari lalu

Ilustrasi gulai kambing. Tabloidbintang
Cemas Kolesterol Tinggi usai Makan Daging Kurban, Coba Cek 3 Bagian Tubuh Berikut

Anda khawatir kolesterol tinggi setelah makan daging kurban. Karena susah mendeteksi gejala, coba cek bagian tubuh berikut.