Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Perempuan, Jangan Bawa Tas Tangan dengan Cara Ini

Reporter

Editor

Mila Novita

image-gnews
Ilustrasi tas Hermes. TEMPO/Ifa Nahdi
Ilustrasi tas Hermes. TEMPO/Ifa Nahdi
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Wanita umumnya memiliki kebiasaan membawa barang beragam di tas tangan mereka, mulai dari kunci dan kosmetik hingga makanan ringan dan buku. Tas berisi barang-barang tersebut membebani pundak mereka, atau lebih tepatnya, satu bahu. Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Chiropractic Association, berat tas seseorang tidak boleh lebih dari 10 persen dari berat badannya, dan juga tidak boleh dibawa di satu sisi.

Tapi banyak perempuan yang tidak mengetahui hal tersebut. Karena itu, seorang ahli yoga di India, Juhi Kapoor, memeberikan edukasi tentang efek buruk dari kebiasaan tersebut dalam unggahan di Instagram. Menurut dia, hal tersebut bisa mengganggu postur tubuh. "Kita bahkan tidak menyadari betapa kita cenderung mengencangkan satu bahu untuk memastikan lingkaran tas tidak tergelincir. Tanpa disadari, kita menciptakan ketidakseimbangan dan menyebabkan masalah postural di masa depan," kata dia. 

Dia menambahkan bahwa meskipun kelihatannya itu hal yang sederhana, kebiasaan itu memiliki dampak jangka panjang, seperti memegang tas di satu bahu untuk waktu yang lebih lama. Kapoor lebih lanjut menjelaskan bahwa simetri yang buruk ini dapat menyebabkan nyeri leher, bahu, dan bahkan punggung bagian atas.

Yoga bukan hanya asana yang Anda lakukan di atas matras. Yoga juga tentang postur yang Anda pertahankan dalam rutinitas Anda," tulisnya lebih lanjut. Dia menyarankan untuk memegang tas di lengan bawah atau di tangan Anda. Sebagai alternatif, disarankan untuk membatasi berat tas, secara teratur mengganti sisi tempat membawa tas, dan menggunakan tas dengan tali yang lebih lebar untuk mendistribusikan berat secara lebih merata.

Hal yang sama dikatakan Sanjay Desai, ahli bedah artroskopi & penggantian sendi di India. Dia mengatakan, jika tasnya berat, mungkin akan membuat otot bahu lelah. "Disarankan untuk membawa tas selempang untuk bobot yang lebih ringan. Untuk bobot yang lebih berat, idealnya membawa ransel (yang dibawa oleh pendaki gunung).”

Namun, ahli merekomendasikan untuk tidak membawa tas di lengan bawah karena otot lengan bawah tidak dirancang dan diperlengkapi untuk membawa beban dalam waktu lama. “Kalau begitu, otot akan cepat lelah,” tambahnya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Gururaj Sangondimath, konsultan bedah tulang belakang di India mengatakan hanya disarankan untuk memegang tas ringan di lengan bawah untuk waktu yang terbatas. "Jika tidak, disarankan untuk membawa tas selempang atau memegang tas di tangan," ujar dia. 

INDIAN EXPRESS

Pilihan Editor: Menyingkap Kepribadian Seseorang lewat Cara Membawa Tas

Selalu update info terkini. Simak breaking news dan berita pilihan dari Tempo.co di kanal Telegram “Tempo.co Update”. Klik https://t.me/tempodotcoupdate untuk bergabung. Anda perlu meng-install aplikasi Telegram terlebih dahulu. 

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Pengertian dan Sejarah Wellness Tourism: Pelesir Berbuah Kebugaran

4 hari lalu

Ilustrasi wisata kebugaran. Dok. Pegipegi
Pengertian dan Sejarah Wellness Tourism: Pelesir Berbuah Kebugaran

Global Wellness Institute (GWI) mendefinisikan wellness tourism sebagai perjalanan bertujuan untuk mempertahankan atau meningkatkan kebugaran.


Mengenal Pound Fit, Olahraga Kebugaran yang Lagi Ngetrend

8 hari lalu

Kelas poundfit/Fithub
Mengenal Pound Fit, Olahraga Kebugaran yang Lagi Ngetrend

Pound fit merupakan gabungan latihan dari kardio dan gerakan-gerakan yang terinspirasi dari yoga dan pilates.


Tidur Setelah Berolahraga, Apa Efeknya Untuk Tubuh?

8 hari lalu

Ilustrasi wanita tidur. Freepik.com
Tidur Setelah Berolahraga, Apa Efeknya Untuk Tubuh?

Setelah berolahraga terasa mengantuk atau ingin tidur tersebab respons alami tubuh terhadap aktivitas fisik


Peneliti Sebut Manfaat 45 Menit Meditasi untuk Turunkan Tekanan Darah

17 hari lalu

Ilustrasi meditasi. puer-chay.ru
Peneliti Sebut Manfaat 45 Menit Meditasi untuk Turunkan Tekanan Darah

Meditasi hanya selama 45 menit diklaim bisa menurunkan tekanan darah, terutama hipertensi karena stres.


Delegasi Cina di G20 dan Keamanan Hotel Saling Ngotot Gara-gara Tas

20 hari lalu

Delegasi mengendarai buggy di tempat pertemuan pejabat keuangan G20 dekat Bengaluru, India, 22 Februari 2023. REUTERS/Samuel Rajkumar
Delegasi Cina di G20 dan Keamanan Hotel Saling Ngotot Gara-gara Tas

Delegasi Cina membawa tas yang isinya dicurigai oleh petugas keamanan hotel. Kedua belah pihak saling ngotot setelah tas tak boleh diperiksa.


Alasan Anak Perlu Belajar Tari Balet

22 hari lalu

Gerakan tarian balet anak-anak yang tampil dalam ajang SOULmotion Annual Ballet& Dance Performance 2016 di Gedung Kesenian Jakarta, 3 April 2016. Ajang ini merupakan pementasan dari gabungan sekolah ballet se- Jabodetabek yang bertujuan untuk melatih keberanian, fokus, dan kemandirian anak-anak di bidang seni. TEMPO/ Gunawan Wicaksono
Alasan Anak Perlu Belajar Tari Balet

Balet bukan hanya untuk meningkatkan kelenturan tubuh tapi juga memiliki banyak manfaat untuk kesehatan sehingga cocok buat dipelajari anak.


Ketahui Pentingnya Melatih Otot Dada

22 hari lalu

Ilustrasi wanita push up. Freepik.com
Ketahui Pentingnya Melatih Otot Dada

Melatih otot dada tidak hanya meningkatkan fisik Anda. Lalu, apa pentingnya melatih otot dada?


Kelas Yoga di Inggris Dikira Pembunuhan Massal, Polisi Sampai Turun Tangan

25 hari lalu

Ilustrasi posisi keseimbangan tubuh atau yoga. Shutterstock
Kelas Yoga di Inggris Dikira Pembunuhan Massal, Polisi Sampai Turun Tangan

Seseorang menelepon polisi Inggris dan melaporkan pembunuhan massal. Padahal itu kelas yoga.


Microsoft Berencana Merancang Tas Ransel Berbasis AI

30 hari lalu

Logo Microsoft terlihat di Los Angeles, California A.S. pada Selasa, 7 November 2017. (ANTARA/REUTERS/Lucy Nicholson/am.)
Microsoft Berencana Merancang Tas Ransel Berbasis AI

Microsoft mengusulkan ide untuk perangkat wearable berupa tas ransel bertenaga kecerdasan buatan atau AI yang dilengkapi sensor


5 Olahraga yang Terasa Hiburan dan Sederhana

36 hari lalu

Ilustrasi Zumba/Zumba(R)
5 Olahraga yang Terasa Hiburan dan Sederhana

Zumba sesi gerak tarian yang berenergi tinggi, sehingga aktivitas olahraga terasa seperti pesta