Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Bisa Berdampak Buruk bagi Kesehatan, 7 Makanan Ini Tidak Boleh Dihangatkan

Editor

Nurhadi

image-gnews
Ilustrasi memanaskan makanan (Pixabay.com)
Ilustrasi memanaskan makanan (Pixabay.com)
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Bagi sebagian orang memanaskan kembali makanan yang sudah lama masih menjadi alternatif pilihan daripada membuangnya. Namun, perlu diketahui bahwa tidak semua makanan bisa dipanaskan.

Beberapa jenis makanan apabila dipanaskan akan menghasilkan zat berbahaya bagi tubuh. Meskipun tak semua makanan berbahaya jika dipanaskan, tetapi memanaskan makanan dapat mengurangi kandungan nutrisi di dalamnya. 

Berikut tujuh makanan yang sebaiknya dihindari untuk dipanaskan:

1. Sayuran dengan nitrat

Dilansir dari Natural Health 365, sayuran seperti seledri, wortel, bit, bayam, dan lobak memiliki kandungan nitrat alami dalam jumlah tinggi. Nitrat dari sayuran sebenarnya adalah nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh kita. Saat kita memakan sayuran ini dalam keadaan mentah, bakteri di mulut kita mengubah nitrat menjadi nitrit, yang kemudian disimpan di dalam sel yang dibutuhkan dalam bentuk oksida nitrat.

Zat itu dibutuhkan sebagai antiinflamasi alami yang dapat menenangkan pembuluh darah. Namun, proses pemanasan akan mengubah nitrat dalam sayuran menjadi nitrit lebih dulu sebelum masuk ke mulut. Setiap kali sayur nitrat dipanaskan kembali, bahan tersebut sedikit demi sedikit memproduksi racun. Karena itu, cara terbaik mengonsumsi seledri, wortel, bayam, dan bit adalah yang organik, mentah, dan segar. 

2. Makanan dengan protein tinggi

Telur, ayam, dan bahkan jamur semuanya merupakan sumber protein. Tetapi protein ini dapat cepat rusak setelah memasaknya secara berulang. Komposisi nutrisi pada ayam, khususnya memiliki kandungan protein lebih tinggi dibandingkan daging merah, berubah ketika diubah dari dingin ke panas untuk kedua kalinya. Semua ini menambah tekanan pada sistem pencernaan karena telur dan jamur khususnya rentan terhadap mikroorganisme. Kondisi terbaik mengonsumsi protein adalah dengan proses sekali masak. 

3. Nasi

Nasi apa pun yang disimpan di lemari es secara tidak benar dapat berisiko menimbulkan spora bakteri yang dapat menyebabkan keracunan makanan. Hal ini terjadi jika nasi dibiarkan pada suhu ruangan karena dapat menyebabkan banyak spora dengan cepat yang dapat menyebabkan gangguan pencernaan parah dan bahkan keracunan. Jika ingin memanaskan kembali nasi, pastikan nasi sudah disimpan dengan baik di wadah kedap udara dan sudah disimpan dalam lemari es. 

4. Kentang 

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Sebaiknya menghindari atau mengonsumsi secukupnya saja karbohidrat kentang karena kandungan gulanya yang tinggi. Meski begitu, kentang yang dimasak dengan baik mengandung nutrisi penting seperti vitamin B6, potasium, dan bahkan vitamin C. Namun, kentang yang matang dibiarkan pada suhu kamar atau dimasak perlahan untuk kedua kalinya, nutrisi pada kentang dapat berubah menjadi racun. Suhu hangat dapat mendorong tumbuhnya botulisme pada kentang, jadi selalu simpan kentang di lemari es segera dan buang apa pun yang mengandung kentang setelah beberapa hari.

5. Gorengan

Mengonsumsi makanan yang digoreng saat makan di luar sebenarnya tidak disarankan. Hal ini karena sebagian besar restoran menggunakan minyak yang sama atau jelantah yang jarang diganti untuk menggorengnya. Sebuah studi baru-baru ini menemukan bahwa racun 4-hidroksi-trans-2-nonenal (HNE) terbentuk ketika minyak yang biasa digunakan di restoran umum dipanaskan kembali. HNE telah dikaitkan dengan risiko penyakit jantung, stroke, penyakit Parkinson, dan kanker yang lebih tinggi.

6. Seafood

Dilansir dari laman The Sun, makanan laut yang dipanaskan kembali dapat dinikmati dengan aman, namun harus disimpan dengan baik setelah dimasak. Seafood yang telah dimasak harus didinginkan sesegera mungkin dan memakannya dalam waktu 24 jam. Ini akan menjaga kualitas dan rasa, serta membantu melindungi dari keracunan makanan.

Pada beberapa jenis ikan yang tidak segera didinginkan, dapat memproduksi zat bernama histamin yang dapat menimbulkan reaksi tidak menyenangkan setelah memakannya. Hingga menimbulkan reaksi seperti, mual, muntah, diare, sensasi terbakar di mulut, ruam merah, gatal, dan tekanan darah rendah.

7. Makanan bayi dan susu

Terakhir, makanan bayi seperti ASI dan susu formula sebaiknya hanya dipanaskan satu kali. Saat bayi memakan makanan dipanaskan kembali, suhunya mungkin tidak mencapai suhu yang dibutuhkan untuk membunuh bakteri tersebut, dan hal tersebut dapat menyebabkan penyakit bawaan makanan. ASI dan susu formula juga tidak boleh dipanaskan kembali karena nutrisinya bisa rusak. Susu formula hanya boleh dipanaskan kembali jika disimpan di lemari es dalam waktu dua jam setelah persiapan.

Pilihan Editor: Penelitian Ungkap Pelet Plastik Daur Ulang dari Indonesia Mengandung 30 Bahan Kimia Beracun dengan Konsentrasi Tinggi

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Bahaya Natrium Dehidroasetat Berlebih seperti pada Roti Okko Menurut Ahli

1 hari lalu

Roti Okko. rotiokko.com
Bahaya Natrium Dehidroasetat Berlebih seperti pada Roti Okko Menurut Ahli

Pakar mengatakan penggunaan zat kimia natrium dehidroasetat dosis tinggi seperti pada Roti Okko bisa membahayakan kesehatan.


Inilah 7 Makanan yang Tidak Bisa Basi

1 hari lalu

Ilustrasi madu. Holliejean.com
Inilah 7 Makanan yang Tidak Bisa Basi

Dengan cara penyimpanan yang tepat dan kandungan bahannya, sejumlah makanan ini dapat bertahan selama bertahun-tahun.


Memasuki Kuartal IV, GAPMMI Minta BI Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen

2 hari lalu

Ketua Gabungan Produsen Makanan dan Minuman Indonesia (GAPMMI), Adhi S Lukman, saat ditemui di Artotel Senayan, Jakarta, Senin, 22 Juli 2024. TEMPO/Nandito Putra
Memasuki Kuartal IV, GAPMMI Minta BI Pertahankan Suku Bunga 6,25 Persen

GAPMMI meminta BI tetap mempertahankan suku bunga di angka 6,25 persen


Kolaborasi Hasil Riset dan Produsen Makanan Perlu Ditingkatkan

2 hari lalu

Ilustrasi riset pangan. TEMPO / Hilman Fathurrahman W
Kolaborasi Hasil Riset dan Produsen Makanan Perlu Ditingkatkan

Produsen dan peneliti perlu berkolaborasi untuk meracik produk makanan olahan bercita rasa khas Indonesia.


Pelemahan Rupiah Naikan Ongkos Produksi Makanan hingga 3 Persen

2 hari lalu

Ilustrasi nilai tukar rupiah terhadap dolar. TEMPO/Tony Hartawan
Pelemahan Rupiah Naikan Ongkos Produksi Makanan hingga 3 Persen

Pelemahan nilai tukar rupiah menyebabkan ongkos produksi di industri makanan meningkat hingga 3 persen.


Kasus Dugaan Pengawet Kosmetik di Roti Aoka dan Okko, BPOM Diminta segera Bertindak

2 hari lalu

Roti Okko dan Aoka (rotiokko.com/ ptindonesiabakeryfamily.com)
Kasus Dugaan Pengawet Kosmetik di Roti Aoka dan Okko, BPOM Diminta segera Bertindak

GAPMMI dorong Badan Pemeriksa Obat dan Makanan (BPOM) usut kasus dugaan penggunaan bahan pengawet di roti Aoka dan Okko.


Food Ingredients Asia Siap Hadir, Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia

2 hari lalu

Pameran dan pertemuan terbesar Food Ingredients Asia di Jakarta International Expo (JiExpo), Jakarta, Rabu 15 Oktober 2014. Food Ingredients Asia tumbuh 25% per tahun dan bertekad untuk mempertahankan posisi eksklusifnya sebagai rute yang terpenting bagi pasar bahan makanan Asia Tenggara. TEMPO/Tony Hartawan
Food Ingredients Asia Siap Hadir, Pameran Bahan Baku Makanan dan Minuman Terbesar di Indonesia

Pameran bahan baku makanan dan minuman terbesar di Indonesia, Food Ingredients (Fi) Asia Indonesia 2024 akan hadir pada 4-6 September 2024.


Apa Saja Makanan yang Dapat Meningkatkan Daya Ingat?

3 hari lalu

Ilustrasi otak. medicalnews.com
Apa Saja Makanan yang Dapat Meningkatkan Daya Ingat?

Berikut beberapa daftar makanan yang dapat meningkatkan daya ingat.


Hati-hati, Ini Daftar Makanan yang Dapat Menurunkan Daya Ingat

3 hari lalu

Ilustrasi otak. medicalnews.com
Hati-hati, Ini Daftar Makanan yang Dapat Menurunkan Daya Ingat

Beberapa jenis makanan ini dapat berdampak buruk pada daya ingat dan kesehatan otak secara keseluruhan.


Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

7 hari lalu

ilustrasi anak makan (pixabay.com)
Waspada Dampak Buruk Picky Eater, Tumbuh Kembang Anak Bisa Terganggu

Anak picky eater atau sikap memilih-milih makanan dapat memberikan sejumlah dampak buruk pada tumbuh kembangnya.