Sedapnya Lontong Kupang Sidoarjo

Reporter

Editor


TEMPO Interaktif, Jakarta -Namanya lontong kupang, tapi jangan kira ini masakan dari Kupang, ibu kota Provinsi Nusa Tenggara Timur. Masakan khas ini hanya dapat dijumpai di sekitar Pasuruan, Sidoarjo, dan Surabaya.

Kupang termasuk kelompok moluska atau hewan bertubuh lunak dan bercangkang yang hidup di laut. Bentuknya seperti tiram atau kerang dengan ukuran sangat kecil, cuma seperempat sentimeter. Nama Latinnya Mytilus edulis.

Kupang banyak ditemui di pesisir utara Jawa (Pantura). Tapi tidak semua kawasan Pantura disinggahi moluska ini. Di Jawa Timur, kupang hanya hidup di pantai sekitar Pasuruan dan Sidoarjo hingga pantai Kenjeran, Surabaya. Karena itu, pedagang lontong kupang banyak dijumpai di tiga daerah tersebut, terutama di Sidoarjo.

Salah satu warung yang Tempo kunjungi adalah warung lontong kupang milik Nunik di Jalan Suko, Kota Sidoarjo. Warung ini memiliki banyak pelanggan karena rasa masakannya yang lebih enak ketimbang warung lainnya. Tak aneh kalau pengunjung harus antre bila makan di sini.

Lontong kupang selalu disajikan dalam keadaan panas. Satu porsi berisi potongan lontong, lentho (campuran parutan singkong, kelapa, dan kacang polo), serta kupang dan kuahnya. Aroma lontong yang terbungkus daun pisang bisa mengurangi bau amis kupang. Pengunjung yang suka pedas bisa menambahkan sambal petis.

Rasa kuah kupang cukup ramai: manis dan asin. Aroma segar bawang putih sangat terasa. Bumbu lontong kupang sangat sederhana, yaitu bawang putih, petis, dan cabai rawit. Tiga bumbu ini digerus di atas piring menggunakan sendok. Setelah bercampur, lontong, kupang, dan lentho dituangkan. Bumbu ini selalu segar. "Dibuat saat ada yang memesan lontong kupang," ujar Nunik.

Mengolah kupang, diakui Nunik, sangat gampang. Langkah pertama adalah dengan membilas. Tujuannya, "Memisahkan daging dari kotoran." Untuk menangkap kupang, dipakai lumpur atau tanah liat. Inilah yang harus dibersihkan.

Proses pembilasan bisa berulang kali. "Tergantung banyaknya lumpur," ujar Nunik. Jika saat mengunyah kupang terdengar bunyi "kres", artinya kandungan lumpur masih ada. Setelah dibilas, kupang direbus dengan gula putih dan Jawa. Penambahan gula untuk mengurangi rasa asin dan bau amis dari kupang.

Irsan, 50 tahun, warga Sidoarjo yang menjadi pelanggan warung Nunik, mengatakan banyak orang merasa jijik menyantap kupang. "Ini karena mereka salah tanggap. Mereka menganggap kupang ditangkap dengan memakai kotoran manusia," ujarnya. Padahal yang benar memakai lumpur.

Irsan terlihat silih berganti menyantap kupang dan sate kerang. Sebelum disantap, sate kerang dicocolkan ke sambal petis yang dituang di atas lepek. "Rasanya tambah segar," ujar Irsan.

Petis sangat berperan memberikan rasa pada lontong kupang. Tanpa petis, rasa kupang kurang kuat. Di Jawa Timur, petis dibuat dari pindang, kupang, atau udang yang dipanasi hingga kuahnya kental seperti saus. Warna petis cokelat kadang hitam dan rasanya manis. Ini akibat penambahan karamel gula batok.

Yang unik dari penjual lontong kupang adalah selalu menyediakan menu es kelapa hijau. Menurut Irsan, minuman ini diyakini bisa menangkal racun yang terkandung dalam kupang. Beberapa orang, kata Nunik, alergi makan kupang. "Minum kelapa hijau tidak akan alergi," ujarnya.

Apa pun khasiatnya, yang pasti lontong kupang dan es kelapa muda adalah kombinasi yang sedap dan segar. Nah, jika Anda lewat di Sidoarjo, jangan sekadar mampir melihat lumpur Lapindo, cari warung lontong kupang yang tak ditemukan di daerah lain. Soal harga? Jangan khawatir, cukup Rp 5.000 satu porsinya. l AKBAR TRI KURNIAWAN







Cerita di Balik Rendang Jadi Simbol Empati Sumbar untuk Korban Gempa Cianjur

1 hari lalu

Cerita di Balik Rendang Jadi Simbol Empati Sumbar untuk Korban Gempa Cianjur

Rendang yang dikirim langsung dari daerah asalnya itu pun diharapkan dapat membantu meringankan beban korban gempa Cianjur.


Mengenal Bika Ambon, Oleh-oleh Khas Medan yang Sering Dikira dari Ambon

1 hari lalu

Mengenal Bika Ambon, Oleh-oleh Khas Medan yang Sering Dikira dari Ambon

Bika Ambon merupakan kue basah yang terkenal dengan warna kuning dan berongga di dalamnya.


5 Rekomendasi Sop Buntut di Jakarta dan Bogor, Pakai Daging Berkualitas

3 hari lalu

5 Rekomendasi Sop Buntut di Jakarta dan Bogor, Pakai Daging Berkualitas

Di Indonesia, sop buntut biasanya terdiri dari potongan sapi dengan irisan wortel, daun bawang, kentang tomat dan saus pedas.


3 Kuliner Khas Qatar

5 hari lalu

3 Kuliner Khas Qatar

Luqaimat makanan manis khas Qatar


William Wongso sebagai Culinary Advisor di KTT G20, Ini Profil Pakar Kuliner Nusantara

6 hari lalu

William Wongso sebagai Culinary Advisor di KTT G20, Ini Profil Pakar Kuliner Nusantara

William Wongso dipercaya sebagai Culinary Advisor di KTT G20. Begini profil pakar kuliner dan penulis buku Cita Rasa Indonesia ini.


5 Rekomendasi Wedang Ronde di Jakarta untuk Penghangat Tubuh Saat Hujan

7 hari lalu

5 Rekomendasi Wedang Ronde di Jakarta untuk Penghangat Tubuh Saat Hujan

Wedang ronde yang berasal dari Tiongkok sempurna untuk camilan tengah malam atau selama musim dingin.


KTT APEC di Bangkok Ditutup, Menengok 8 Kuliner Lezat Khas Thailand

8 hari lalu

KTT APEC di Bangkok Ditutup, Menengok 8 Kuliner Lezat Khas Thailand

Selain memiliki sektor pariwisata yang handal, Thailand juga memiliki surga kuliner lezat yang dapat menggoyangkan lidah siapapun yang mencicipinya.


Chillax Sudirman, Tempat Hits Baru di Jakarta untuk Kulineran dan Hangout

8 hari lalu

Chillax Sudirman, Tempat Hits Baru di Jakarta untuk Kulineran dan Hangout

Pengunjung Chillax Sudirman dapat menikmati berbagai kuliner dari masakan Indonesia, Jepang hingga Eropa.


Mencicip Nikmatnya Rujak Bulung, Kuliner Khas Bali Favorit Wisatawan

8 hari lalu

Mencicip Nikmatnya Rujak Bulung, Kuliner Khas Bali Favorit Wisatawan

Rujak bulung khas Bali ini juga sempat disajikan saat Gala Dinner delegasi KTT G20 Bali.


Piala Dunia 2022 Besok Dimulai, Inilah 5 Kuliner Khas Qatar

8 hari lalu

Piala Dunia 2022 Besok Dimulai, Inilah 5 Kuliner Khas Qatar

Besok kick off Piala Dunia 2022, dan menu Ghuzi merupakan kuliner domba panggang utuh yang menjadi salah satu hidangan mewah di Qatar.