'Memahat' Tubuh Agar Simetris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • senamfoto: TEMPO/Imam Sukamto

    senamfoto: TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Decak kagum terdengar di Aula Terapung Perpustakaan Universitas Indonesia, Depok, Rabu dua pekan lalu. Penyebabnya, Valian Gunawan, mahasiswa akuntansi Universitas Katolik Atmajaya Jakarta, memamerkan perubahan bentuk tubuhnya sebelum dan setelah mengikuti program body sculpting (“memahat” tubuh). Dari memiliki tubuh yang biasa-biasa saja, ia lalu berubah menjadi sosok yang atletis, tegap, berpinggang ramping dengan perut sixpack.

    “Kok, bisa beda banget, ya?” terdengar celetukan peserta seminar "Shape Your Body, Enhance Your Confidence", seakan tak percaya. Siang itu, bersama Abdul Malik Kahj, pelatih pribadi dari Celebrity Fitness, Valian buka-bukaan bicara tentang rahasia membentuk tubuh yang proporsional. Sulit dibantah, bentuk tubuh seperti itu merupakan idaman semua orang. Selain sehat dan sedap dipandang, tubuh yang fit mendongkrak kepercayaan diri.  

    Untuk mendapatkan bentuk tubuhnya sekarang, Valian mengaku butuh waktu tiga tahun. Pada tahun pertama, ia menurunkan berat badan dan membentuk tubuh dengan konsep body shaping. Program pembentukan tubuh ini dijalani dengan melakukan diet berimbang dan melakukan latihan untuk ketahanan otot.

    Pada tahun kedua, pemilik tinggi badan 180 sentimeter ini menghentikan latihannya, lalu  menaikkan berat badan. Saat itu, bobotnya mencapai 100 kilogram. Dengan berat seperti itu, Valian mulai menjalani program memahat tubuh, yang lebih berfokus pada pembentukan otot sehingga tubuh terlihat simetris dan atletis. Program ini dijalani hingga tahun ketiga. “Saya memilih body sculpting agar pembentukan otot lebih terlihat. Selain itu, badan rasanya lebih fit dan simetris,” ujarnya.

    Abdul Malik, pelatih yang menangani latihan Valian, mengungkapkan tiga prinsip utama keberhasilan body sculpting, yakni diet yang bersih, latihan kardiovaskular, dan latihan angkat beban. Latihan angkat beban merupakan kunci dan syarat utama pembentukan otot. Sedangkan latihan kardiovaskuler dan diet bertujuan menghilangkan lemak dan memunculkan otot.

    Karena hasil akhir yang diinginkan dalam body sculpting adalah tubuh langsing, simetris, dan seimbang, maka dalam latihan tidak boleh hanya melatih sebagian otot. Selain mengakibatkan postur tubuh tidak berimbang, latihan seperti itu dapat memicu cedera.

    Latihan body sculpting yang baik, menurut Abdul Malik, harus memenuhi sejumlah hal, yakni mampu menjaga postur yang baik, melatih otot secara seimbang—baik otot depan, belakang, maupun samping—serta melibatkan otot-otot inti. Selain itu, saat latihan, kita harus melakukan gerakan sesuai dengan fungsi gerak tubuh yang optimal dan penuh, dilakukan secara terstruktur dan progresif, serta dilakukan di bawah pengawasan instruktur yang terlatih dan dokter olahraga.

    Program latihan yang diperlukan untuk body sculpting adalah melakukan pemanasan atau warming-up. Aktivitas ini bisa berupa latihan keseimbangan satu kaki, otot lengan samping, otot lengan depan, otot lengan belakang, dan melatih otot panggul. “Semua gerakan dilakukan dalam waktu 20 detik,” kata Abdul Malik.

    Tahap pemanasan ini masih diikuti beberapa latihan, antara mengangkat bahu,  sikap berkuda dinamis,  sikap lengkung panggul dan sebagainya. Berbagai gerakan pemanasan ini menghabiskan waktu sekitar lima sampai tujuh menit.  Setelah pemanasan rampung, berikutnya  masuk ke tahap latihan inti yang terdiri dari 16 gerakan. Antara lain, latihan push up, squat jump, dan latihan lompat tali.

    Selain latihan beban, menurut Abdul Malik, otot yang dipahat dalam konsep body sculpting memerlukan nutrisi yang seimbang untuk mendukung dan mengatur jumlah lemak serta protein dalam tubuh. Dalam program ini, menjaga kadar lemak agar tetap rendah dan menjamin protein terserap dengan baik di dalam tubuh sangat penting agar pembentukan otot berhasil. “Tubuh yang menarik, atletis, seksi, dan minim lemak adalah hasil dari latihan yang sempurna dan pola makan yang tepat,” katanya.

    CHETA NILAWATY

    Terpopuler:

    5 Cara Tidur Dengan Cepat
    Terinspirasi Ubur-ubur, Kenali Sel Kanker

    Konsumsi Alkohol Saat Hamil Pengaruhi IQ Bayi 

    Pakai iPad Malam Hari Berpotensi Bikin Depresi 

    Hati Baru Dahlan Iskan Mestinya Sudah Kadaluwarsa

    Cara Mendapat Rasa Kopi Terbaik


     

     

    Lihat Juga