Berlian Bentuk Hati, Favorit di Hari Valentine

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Istimewa. Tempo/Evieta Fajar Pusporini

    Istimewa. Tempo/Evieta Fajar Pusporini

    TEMPO.CO, Jakarta - Produsen perhiasan Swan Jewellery mengeluarkan koleksi berlian terbaru menjelang hari Valentine, 14 Februari 2013. Koleksi berlian atau Valentine Gift Collections itu bertemakan "a Gift from the Heart" (bingkisan) berupa cincin, anting, liontin, atau gelang berbentuk hati. Satu set perhiasan dijual pada kisaran harga satuan Rp 4 juta hingga Rp 25 juta.

    Bagi sebagain masyarakat dunia, 14 Februari dianggap sebagai Hari Kasih Sayang atau Valentine Day. Tidak hanya memberi ucapan, mereka menggunakan momen ini dengan cara, satu di antaranya, memberi bingkisan bagi pasangan kekasih, suami atau istri, atau dari anak kepada ibunya.

    Koleksi terbaru Swan Jewellery ini menyesuaikan tren perhiasan berlian, yakni penampakan. Gelang emas diberi berlian kecil-kecil agar memberi kesan mewah. Liontin mungil bentuk hati dengan emas merah muda (rose gold) sebagai tatakannya, dan cincin bentuk hati mungil.

    Produsen perhiasan ini juga menyediakan tempat perhiasan khusus cincin berupa kotak merah marun yang bisa diisi musik dan foto. Ini tentu menarik bagi pasangan tercinta yang membeli koleksi Valentine. “Kotak ini bisa diprogram dengan memasukkan foto lewat USB atau musik memberi kesan romantis,” kata Vincent Claudius, CEO Swan Jewellery.

    Swan Jewellery juga memberikan undian berhadiah bagi 20 pasangan yang beruntung. Mereka bisa merayakan Valentine dengan makan malam khusus di restoran Skye, Menara BCA lantai 56, Jalan Thamrin.

    Perhiasan perak asal Jerman, Thomas Sabo, pun menambah lini baru pada koleksi Sweet Diamonds yang perpaduan materi berlian tunggal, perak 925 sterling silver dan emas kuning 585 (14 karat).

    Koleksi ini banyak mengeluarkan liontin bentuk hati, di antaranya liontin perak. Di tengahnya ada sebutir berlian yang disangga oleh bulatan emas. Liontin diberi ukuran huruf cinta dengan diberi hiasan bentuk kupu-kupu sebagai pendamping.

    EVIETA FADJAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.