Desainer Malaysia Farah Khan Buka Butik di Jakarta

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Desainer asal Malaysia, Farah Khan. asiatatler.com

    Desainer asal Malaysia, Farah Khan. asiatatler.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Perancang busana kelahiran Singapura, Farah Khan, membuka butik flagship terbaru di Plaza Indonesia. Ini gerai keduanya setelah gerai perdananya di Bali yang bernama "W Retreat and Spa dan The Legian" yang sudah dibuka sejak dua tahun lalu. Busana Farah Khan sering dipakai para sosialita dunia.

    Farah yang hadir bersama tim kreatif ini memperkenalkan koleksi terbaru, musim semi dan panas 2013, yang diilhami dari keindahan dan kemewahan Art Nouveau. Perempuan bernama panjang Dato Farah Khan ini memiliki gaya busana khusus, yakni suka memasangkan payet penuh.

    Dulu, Farah Khan dikenal sebagai direktur kreatif label fashion ternama. Selama 27 tahun ia berkutat di dunia ritel dan memutuskan pada 2003 merilis label fashion dengan namanya sendiri. Presiden The Melium Group, perusahaan retail terkenal di Malaysia, menjadi direktur kreatif untuk merek Farah Khan.

    “Saya juga heran mengapa tidak dari awal memilih Jakarta untuk membuka butik,” katanya. Ia malah sudah membuka dua gerai di Bali. “Saya cinta Indonesia. Indonesia bagian hidup saya,” kata perempuan yang memiliki rumah di Bali ini.

    Menurut Farah, pangsa pasar di Jakarta terbuka lebar karena para perempuannya menyerap gaya hidup global dalam keseharian. Mereka suka tampil cantik dan sadar fashion. “ Suatu saat mereka ada di New York, dan sebentar lagi sudah ada di Milan, maka dengan kondisi demografi seperti ini, saya yakin kesempatan mengenakan kreasi saya menjadi tak terbatas,” katanya.

    Pemakaian payet di satu sisi menonjolkan kesan mewah dan elegan, tapi di sisi lain pemakainya dituntut ekstra hati hati agar butiran payetnya tidak tersangkut. Farah punya pandangan lain. Deretan manik dan payet yang tersusun rapi itu bila ditata akan menjadi gaun indah dipandang. ”Dan tetap nyaman karena lapisan dalam dari kain jaring elastis untuk sirkulasi udara saat dipakai,” ujarnya. Busana berbahan lentur (stretch) ini harganya Rp 5 juta sampai Rp 20 juta.

    Kendati desain memakai payet mungkin terkesan sudah tidak tren di Indonesia, Farah yakin payet yang menempati penuh busana ciri khasnya menjadi pilihan para perempuan karena menonjolkan kesan mewah dan elegan. "Suatu saat saya akan merilis busana muslim untuk Indonesia,” katanya.

    Siapa pemakai baju labelnya? Kontestan Asia’s Next Top Model dan beberapa sosialita dunia, seperti Paris Hilton, penyanyi Selena Gomez, Kimora Lee Simmons, Nina Dobrev, petenis Maria Sharapova dan Anna Kournikova, Sarah Hyland, Krysten Ritter, dan Rossa, penyanyi Indonesia.

    EVIETA FADJAR


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jejak Ahok, dari DPRD Belitung hingga Gubernur DKI Jakarta

    Karier Ahok bersinar lagi. Meski tidak menduduki jabatan eksekutif, ia akan menempati posisi strategis: komisaris utama Pertamina.