Harga Batu Bara Anjlok, Gaji Karyawan Melorot

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mesin keruk batu bara berukuran raksasa di tambang Air Laya milik PT. Bukit Asam Tbk, di Air Laya, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. TEMPO/Parliza Hendawan

    Mesin keruk batu bara berukuran raksasa di tambang Air Laya milik PT. Bukit Asam Tbk, di Air Laya, Tanjung Enim, Sumatera Selatan. TEMPO/Parliza Hendawan

    TEMPO.CO, Surabaya - Managing Director PT Kelly Services Indonesia Bernadette R. Themas mengatakan besaran gaji karyawan sektor pertambangan (mining) terutama turun pada tahun ini. Gaji karyawan tambang dipengaruhi harga jual batu bara di pasaran internasional.

    April lalu, harga batu bara turun sebesar US$ 2 dari harga US$ 90 per metrik ton. Dampaknya, "Gaji karyawan turun 9 - 20 persen ketimbang tahun lalu," kata Themas di Surabaya, Jumat, 31 Mei 2013. Salah satu yang dipantau adalah gaji karyawan tambang milik Grup Bakrie.

    Dari panduan gaji sektor pertambangan yang dirilis PT Kelly Services tahun ini, spesialisasi Metalurgist dengan pengalaman kerja 5 tahun, mendapat upah minimal Rp 20 juta dan maksimal Rp 30 juta.

    Adapun Senior Metalurgist pengalaman 10 tahun, berhak mengantongi gaji minimal Rp 30 juta dan maksimal Rp 60 juta. Spesialis Geologist pengalaman 3 tahun, mengantongi gaji minimal Rp 20 juta dan maksimal Rp 30 juta. Posisi Senior Geothenical Engineer dengan pengalaman 5 tahun, pantas mendapat gaji minimal Rp 50 juta dan maksimal Rp 80 juta. "Data ini berdasarkan wawancara dengan klien kami," ucapnya.

    Themas menilai daftar gaji terbaru ini dapat memberikan panduan untuk merumuskan strategi bagi Unit SDM dan pimpinan perusahaan. Meningkatnya kebutuhan tenaga kerja profesional berimbas pada terkereknya standar gaji di Indonesia. Apalagi jumlah tenaga profesional masih sedikit sehingga menjadi rebutan banyak perusahaan.

    Themas mengatakan agar perusahaan tidak terjebak merangkaknya standar gaji itu, sebaiknya lebih mengutamakan pelatihan dan pengembangan karyawan. "Ini strategi jangka panjang dan memupuk loyalitas karyawan," katanya.

    DIANANTA P. SUMEDI


    Baca juga:

    5 Pelajar Indonesia Raih Medali Emas

    Kekaisaran Romawi Hancur karena Wabah Pes?

    Lapisan Es Kutub Utara Bakal Lenyap

    Kafe di AS Larang Pelanggan Gunakan Google Glass


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.