5 Manfaat Kesehatan dari Berciuman

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Lionel Messi mencium pipi putranya, Thiago seusai menang 2-1 atas Real Valladolid. Kemenangan ini membuat Barcelona meraih piala Liga Spanyol (19/5).  REUTERS/Albert Gea

    Lionel Messi mencium pipi putranya, Thiago seusai menang 2-1 atas Real Valladolid. Kemenangan ini membuat Barcelona meraih piala Liga Spanyol (19/5). REUTERS/Albert Gea

    TEMPO.CO, Jakarta - Siapa yang tidak suka berciuman? Berciuman, baik di bibir pasangan maupun di pipi anak, merupakan ritual yang biasa dilakukan. Berciuman menunjukkan rasa kepedulian. Namun, siapa sangka, berciuman juga memiliki manfaat kesehatan nyata. Berikut 5 manfaat kesehatan dari beciuman, seperti dikutip dalam situs Discovery Health, Rabu, 3 Juni 2013.

    1. Membantu memilih pasangan
    Lewat ciuman, tubuh akan mengeluarkan hormon dopamin, serotonin, estrogen, dan testosteron yang akan membantu seseorang dalam memilih pasangan. Hormon tersebut tidak akan terstimulasi dengan sempurna jika seseorang berciuman dengan orang yang tidak disukainya. Semua sensasi dalam berciuman akan merangsang otak untuk memberi sinyal atau lampu hijau pada seseorang yang memang cocok untuk dijadikan pasangan.

    2. Membuat orang tersenyum.
    Berciuman akan meningkatkan perasaan bahagia bagi si pencium maupun orang yang diciumnya. Setelah dicium, umumnya seseorang akan langsung tersenyum. Berciuman juga merangsang produksi hormon oksitosin yang akan menenangkan tubuh dan membuat tubuh lebih toleran terhadap rasa sakit.

    3. Mengobati stres
    Sebuah studi yang dilakukan oleh profesor dari Lafayette College Pennsylvania menemukan bahwa tingkat hormon kortisol, yakni hormon yang bertanggung jawab untuk meningkatkan stres dalam tubuh, secara drastis akan berkurang saat 15 menit berciuman.

    4. Meningkatkan kekebalan tubuh
    Bertukar ludah saat berciuman dapat membantu meningkatkan kekebalan tubuh dan meningkatkan ketahanan terhadap alergen. Sebuah penelitian terbaru mengungkap, seorang ibu yang mengisap dot anak-anak mereka akan membantu mengurangi risiko alergi dan asma pada anak.

    5. Memperkuat hubungan
    Berciuman juga berefek pada kesehatan psikologis seseorang. Oksitosin yang dihasilkan saat berciuman akan meningkatkan rasa kedekatan dan memperkuat hubungan. Yang cukup menarik, bahkan mencium kening bayi yang baru lahir dipercaya mampu meningkatkan ikatan antara orang tua dan bayi kecilnya.

    DISCOVERY HEALTH | ANINGTIAS JATMIKA

    Berita Terpopuler
    Hasil SBMPTN Diumumkan Pukul 17.00 Hari Ini

    Diperiksa Tiga Jam, Maharani Hanya 'Permisi'

    Suap Daging Impor, KPK Kembali Periksa Maharani

    Beruang Salju Ini Hentikan Laju Kapal Raksasa

    KPK Lebih Percaya Yulianis Ketimbang Nazaruddin


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Negara-negera yang Sudah Melakukan Vaksinasi Anak di Bawah 12 Tahun

    Di Indonesia, vaksin Covid-19 baru diberikan ke anak usia 12 tahun ke atas. Namun beberapa negara mulai melakukan vaksinasi anak di bawah 12 tahun.