Ini yang Terjadi pada Tubuh Saat Minum Soda  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi minuman bersoda. Sxc.hu

    Ilustrasi minuman bersoda. Sxc.hu

    TEMPO.CO, Jakarta - Meminum sekaleng minuman bersoda di siang hari benar-benar menggiurkan. Rasa dahaga segera berganti dengan kesegaran. Namun, tahukah Anda, apa yang terjadi di dalam tubuh saat soda masuk ke dalamnya? Berikut ini ulasannya, seperti dilansir laman Daily Health Post, Rabu, 9 Oktober 2013.

    10 Menit Pertama
    Kandungan gula yang mencapai 10 sendok teh akan segera masuk ke dalam sistem tubuh. Kita memang tidak akan muntah karena rasa manis yang luar biasa. Pasalnya, asam fosfat yang terkandung di dalamnya akan memotong rasa itu.

    20 Menit
    Kadar gula dalam tubuh akan naik yang akhirnya menaikkan kadar insulin. Hati kita akan mengatasinya dengan mengubah gula tersebut menjadi lemak.

    40 Menit
    Penyerapan kafein selesai. Tekanan darah akan meningkat. Hati akan merespons dengan mengalirkan gula ke dalam aliran darah. Kantuk akan hilang akibat reseptor adenosis di otak terblokir.

    45 Menit
    Tubuh mulai merangsang dopamin yang merangsang pusat kesenangan di otak. Cara kerjanya sama seperti heroin.

    Lebih dari 60 Menit
    Asam fosfat akan mengikat kalsium, magnesium, dan seng dalam usus bagian bawah. Hal ini akan meningkatkan metabolisme tubuh secara signifikan. Dan parahnya, dosis tinggi gula dan pemanis buatan juga akan meningkatkan eksresi kalsium. Selain itu, sifat diuretik dari kafein muncul. Kita akan merasa ingin buang air kecil. Ditambah lagi, kadar gula yang mulai meninggi akan membuat kita mudah marah dan menjadi lamban.

    DAILY HEALTH POST | ANINGTIAS JATMIKA

    Terpopuler
    Sebut Tak Tahu Bunda Putri, Luthfi Dimarahi Hakim 
    Ditanya Soal Proyek, Airin: Terima Kasih! 
    Soal Calon First Lady, Prabowo: Tunggu Saja
    SBY: Saya Bukan Pejabat Kacangan
    10 Langkah Jokowi Antisipasi Banjir


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Riuh di Panggung, Riuh di Cyber

    Di dunia maya, adu cuitan dan status jauh lebih ramai antara pendukung dan juru bicara kedua kubu.