Guruh Optimis Peran Perpustakaan Cerdaskan Bangsa

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Guruh Soekarnoputra. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    Guruh Soekarnoputra. ANTARA/Widodo S. Jusuf

    TEMPO.CO, Jakarta - Demi menumbuhkan minat baca, Perpustakaan Nasional memiliki strategi untuk mengajak dan melibatkan berbagai tokoh. Dalam hal ini, Perpustakaan Nasional menghadirkan tokoh masyarakat Guruh Soekarnoputra yang menjadi Ketua Perpustakaan Nasional Surabaya. Pria yang biasa disapa Mas Guruh ini selain dikenal luas sebagai budayawan juga memiliki semangat dan cita-cita yang sama dengan Perpustakaan Nasional, yakni ingin mencerdaskan anak-anak Indonesia.

    "Saya lahir dan tumbuh dari dunia buku yang dikenalkan Bapak dan Ibu saya," kata Guruh dalam perbincangannya melalui telepon pada Sabtu malam, 2 November 2013.

    Guruh menceritakan, pada Sabtu siang, dirinya menghadiri acara Festival Budaya Membaca di Surabaya. "Saya sangat optimis perpustakaan bila perannya dipotimalkan akan mencerdaskan bangsa."

    Menurut Guruh, kehadiran dan peran Perpustakaan Nasional sangat penting dan perlu dikembangkan. "Di sini (perpustakaan) tak hanya menyediakan buku, tetapi juga aneka informasi, ilmu pengetahuan, dan sebagai sarana penelitian." 

    Guruh menilai adanya upaya demi mengembangkan perpustakaan yang ada melalui digitalisasi beberapa buku langka, lalu mengumpulkan buku dan data penting dengan harapan nantinya dapat dimanfaatkan oleh publik." 

    Guruh menyebutkan, data UNESCO pada 2012 mencatat indeks minat membaca Indonesia baru mencapai 0,001. Artinya, dalam setiap 1000 orang Indonesia, hanya ada satu orang yang punya minat baca. Dia juga mengutip data UNDP yang merilis angka melek huruf orang dewasa Indonesia hanya 65,5 persen, sedangkan Malaysia sudah mencapai 86,4 persen.

    "Ibarat tubuh manusia, perpustakaan adalah organ jantung yang bertugas memompa darah ke seluruh tubuh. Bahkan, karena sangat pentingnya keberadaan perpustakaan di setiap sekolah. Dan rencana pemerintah yang mencanangkan bulan September sebagai bulan gemar membaca dan hari kunjung perpustakaan akan terus mendapat respons postif dari masyarakat," ujarnya.

    HADRIANI P

    Topik Terhangat
    Roy Suryo Marah di Pesawat | Suap Bea Cukai | Buruh Mogok Nasional | Suap Akil Mochtar| Adiguna Sutowo |

    Berita Terpopuler
    Ibu Mendengkur Berisiko Melahirkan Bayi Kecil
    Kini Saatnya Cetak Digital Kuku
    Ari Kartika Kenalkan Taman Bermain Khas Indonesia
    Alergi Parah Tak Mematahkan Semangat Guru Ini 
    Anak Sehat Juga Bisa Kena Komplikasi Flu


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Benarkah Ada Jam Makan Yang Bikin Gemuk?

    Banyak cara untuk membuat berat badan menjadi ideal, contohnya waktu makan. Namun makan di jam yang salah bisa bikin gemuk.