Indonesia Dinilai Berperan Besar Menjaga Kesehatan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sejumlah siswa melihat rekannya yang disuntik imunisasi Difteri Tenanus (DT) dan Tetanus difteri (Td) di SDN Torongrejo II, Temas, Batu, Jawa Timur, (14/11). Imunisasi ini merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan penyakit. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    Sejumlah siswa melihat rekannya yang disuntik imunisasi Difteri Tenanus (DT) dan Tetanus difteri (Td) di SDN Torongrejo II, Temas, Batu, Jawa Timur, (14/11). Imunisasi ini merupakan salah satu upaya untuk memutus mata rantai penularan penyakit. TEMPO/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Badan Kesehatan Dunia atau WHO pekan lalu memberikan sertifikat bebas polio serta penghargaan kepada Indonesia yang dinilai mampu mengeliminasi tetanus pada ibu dan bayi hingga akhir tahun ini.

    Dengan pencapaian prestasi tersebut, menurut Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) kantor Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, Indonesia tercatat di WHO sebagai negara yang mengimplementasikan penuh International Health Regulation (IHR).

    Menurut Tjandra, IHR mulai diperkenalkan di Indonesia pada 2007. Kesempatan itu juga diberikan kepada seluruh negara untuk mempersiapkan core capacities (kapasitas inti) agar mampu memenuhi standar IHR. (Baca juga: WHO Menyatakan Indonesia Bebas Polio).

    Menurut dia, dalam lima tahun terakhir ini, hanya Indonesia dan Thailand yang mampu mengimplementasi penuh IHR. "International Health Regulation (IHR) adalah aturan dunia bagaimana mencegah penyakit dan masalah kesehatan. Pengakuan bahwa Indonesia mampu, menunjukkan peran besar dalam menjaga kesehatan internasional di dunia," katanya.

    Dalam pelaksanaannya, kata Tjandra, tentu melibatkan dinas kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan masyarakat setempat yang bertujuan mendeteksi dan menanggulangi kesehatan publik yang menjadi keprihatinan internasional.

    HADRIANI P

    Berita terpopuler lainnya:
    3 Insiden Ini Bikin Heboh Saat SBY Berkampanye
    PPATK Kritik Cara KPK Tangani Adik Ratu Atut
    Telat Ngantor, Jokowi: Pemimpin Kok Diabsen
    Kata Ahok Soal Sumbangan Rp 60 M Prabowo di Pilgub


     

     

    Lihat Juga


    Newsletter


    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-Fakta Populernya NFT Ghozali Everyday, termasuk Takut Kecewakan Orang Tua

    Harga NFT selfie milik Ghozali meledak di OpenSea. Namun kreator Ghozali Everyday ini khawatir karyanya bisa membuat orang tuanya kecewa.