Keseringan Selfie, Citra tentang Tubuh Bisa Negatif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Penyanyi Carrie Underwood selfie bersama penggemarnya di karpet merah acara Academy Of Country Music Awards ke 49 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, (7/4). Christopher Polk/ACMA2014/Getty Images

    Penyanyi Carrie Underwood selfie bersama penggemarnya di karpet merah acara Academy Of Country Music Awards ke 49 di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, (7/4). Christopher Polk/ACMA2014/Getty Images

    TEMPO.CO, London - Jangan terlalu sering memajang foto-foto selfie di media sosial. Bisa-bisa waktu Anda habis untuk membandingkan bentuk tubuh Anda dengan teman-teman di situs jejaring sosial. "Ini membuat Anda semakin merasa negatif dengan penampilan Anda," demikian kesimpulan penelitian yang diadakan University of Strathclyde (Inggris) serta Ohio University dan University of Iowa (Amerika Serikat).

    Dari  pengamatan selama ini, para wanita muda lebih aktif mem-posting foto selfie di Internet ketimbang  pria. Tim peneliti melakukan survei kepada 881 mahasiswi di Amerika. Responden diminta menjawab pertanyaan mengenai Facebook, kebiasaan makan, kebiasaan berolahraga, dan gambaran tubuh.

    Hasil riset yang dipresentasikan di sebuah konferensi di Seattle ini tidak menemukan hubungan antara kebiasaan ber-selfie dan gangguan makan. Tetapi ditemukan hubungan antara kebiasaan menghabiskan waktu di jejaring sosial dan gambaran tubuh yang negatif.(Baca : Fakta Tentang Selfie)

    "Menghabiskan waktu lama di Facebook tidak ada hubungannya dengan kebiasaan buruk pola makan, tetapi ada hubungannya dengan gambaran tubuh yang negatif," ujar Petya Eckler dari University of Strathclyde, di Glasgow, seperti dikuti BBC, 10 April 2014.

    Menurut Eckler, perhatian pada masalah fisik lebih berbahaya dalam penggunaan media sosial dibanding media tradisional. Karena pengguna media sosial, ujar dia, adalah orang yang kita kenal, perbandingan-perbandingan ini lebih relevan dan menukik ke dalam. "Tetapi mereka mungkin tidak serealistis seperti kita melihat di media tradisional," ujarnya.

    Juru bicara untuk lembaga sosial yang menangani gangguan makan mengatakan gambaran tubuh adalah kunci utama sensitivitas seseorang atas identitas, bukannya egoisme personal. Orang muda membandingkan diri sendiri, kata juru bicara itu, dengan gambaran yang membombardir mereka dan merasa bahwa mereka salah jika tubuh mereka terlihat tidak menarik.

    BBC | ARBAIYAH SATRIANI

    Terpopuler Gaya:

    Kacang Polong Turunkan Kadar Kolesterol Jahat
    Remaja Asia Jago Pecahkan Masalah
    Regenerasi Mode Asia dalam Panggung Runway Hits  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.