Kesalahan Sepele Saat Wawancara Kerja  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi. lifehack.com

    Ilustrasi. lifehack.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Wawancara adalah tahap penting bagi perusahaan untuk menilai calon karyawan yang akan dipekerjakan di kantor mereka. Dengan wawancara, perekrut akan mengetahui kepribadian dan kesiapan pelamar. Namun, berdasarkan data yang dikumpulkan Collegeatlas.org, masih banyak yang tidak menyadari kesalahan mereka saat diwawancara oleh pihak kantor. 

    Berdasarkan hasil survei, kesalahan nonverbal adalah yang paling tidak disadari pelamar. Misalnya, sebanyak 67 persen pelamar tidak melakukan kontak mata, hanya 47 persen yang mengetahui profil perusahaan, dan 38 persen tidak tersenyum. Padahal, tiga poin di atas merupakan penilaian yang penting.

    Selain itu, 33 persen pelamar masih memiliki postur tubuh yang jelek dan terlalu gelisah, 26 persen tidak bersalaman dengan benar, dan 9 persen terlalu banyak menggerakkan tangan.

    Di lain pihak, ada tiga hal umum yang dilihat oleh perusahaan saat mewawancarai pelamar. Sebanyak 55 persen melihat dari cara berpakaian, bertindak, dan cara masuk ke pintu. Sekitar 33 persen menilai dari suara, tata bahasa, dan rasa percaya diri pelamar, sementara 7 persen melihat dari kata-kata yang diucapkan.

    "Ada empat cara bagi pelamar agar sukses saat sesi wawancara. Pertama, mereka harus mengenal betul perusahaan tersebut; kedua, secara spesifik menjelaskan posisi yang ingin diisi; ketiga, menjelaskan kelebihan untuk posisi tersebut; dan keempat, siap menjelaskan jenis pekerjaan Anda sebelumnya," tulis Collegeatlas.org.

    RINDU P HESTYA | COLLEGE ATLAS

    Berita Lain:
    Tidur Siang Bantu Proses Belajar Balita
    Pria Cenderung Abaikan Gangguan Makan
    Delapan Tip Memilih Jas
    6 Alasan untuk Joging
    Pasien Parkinson Bisa Mandiri dengan Google Glass


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.