Surabaya Tuan Rumah Pekan Mode Asia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Model berbaris memamerkan karya desainer Fayzeh Pearl di atas catwalk saat fashion show hari kedua Palestina Fashion Week 2014, di Ramallah, Tepi Barat, Palestina (2/5). Acara tersebut menggunakan model-model tercantik kebanggaan Palestina. (AP/Nasser Nasser)

    Model berbaris memamerkan karya desainer Fayzeh Pearl di atas catwalk saat fashion show hari kedua Palestina Fashion Week 2014, di Ramallah, Tepi Barat, Palestina (2/5). Acara tersebut menggunakan model-model tercantik kebanggaan Palestina. (AP/Nasser Nasser)

    TEMPO.CO, Surabaya - Surabaya terpilih menjadi tuan rumah Pekan Mode Asia atau Asian Fashion Week 2014 yang akan diselenggarakan di di Ciputra World Surabaya pada 15-16 Agustus 2014. Presiden & CEO Group Fashion Week Arwin Sharma, di Surabaya, mengatakan sebelumnya kota yang terpilih menjadi tuan rumah acara ini adalah Ulan Bator, Mongolia.

    Namun karena dikeluhkan para perancang busana lantaran minimnya hal-hal tertentu, tuan rumah diganti Surabaya. "Para perancang busana Asia dan internasional telah menyampaikan keluhan mereka mengenai tingginya biaya, lamanya waktu perjalanan, dan ketersediaan penerbangan ke Ulan Bator, Mongolia," katanya.

    Ia menyatakan sangat menyesal harus mengganti lokasi negara tuan rumah, tapi ia yakin bahwa Indonesia, terutama Surabaya, adalah pilihan yang tepat. "Surabaya sendiri tidak kalah dengan kota-kota lainnya. Sebagai kota terbesar kedua di Indonesia dengan pendapatan per kapita yang tinggi, juga karena Surabaya memiliki wali kota yang mendapat penghargaan terbaik sedunia," katanya.

    Senada dengan itu, pendiri sekaligus anggota Dewan Eksekutif Asian Fashion Week, Rhy Surya, mengatakan Taman Bungkul sebagai taman terbaik se-Asia Tenggara cocok untuk menjadi tempat pameran. "Acara ini merupakan salah satu rangkaian acara dari Group Fashion Week yang juga meliputi Indian Ocean Fashion Week dan Silk Road Fashion Week, World Islamic Fashion Week, dan World Indigenous Fashion Week," katanya.

    Ia menambahkan, targetnya  adalah memajukan dan mengintegrasikan industri busana global di berbagai negara dan juga membangun usaha busana internasional. Asian Fashion Week 2014 diikuti oleh hampir semua negara di Asia dan beberapa dari Eropa, Amerika, dan Australia.

    ANT | ALIA

    Berita terkait:
    100 Tas Mahal Victoria Beckham Langsung Ludes
    Victoria Beckham Ke Jakarta Dengan Jet Pribadi
    Sepuluh Sinetron Tak Layak Tonton Versi KPI
    Channing Tatum Resmi Dapatkan Peran Gambit


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.