Level Kolesterol Pengaruhi Peluang Kehamilan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    mirror.co.uk

    mirror.co.uk

    TEMPO.CO, New York - Pasangan yang mempunyai kadar kolesterol tinggi kemungkinan akan mengalami kesulitan untuk segera mempunyai anak. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa ternyata level kolesterol bebas (free cholesterol) pada pria dan wanita yang melebihi rata-rata membuat wanita tidak bisa segera hamil selama melakukan penelitian itu 12 bulan. 

    Free cholesterol adalah kolesterol yang tidak terikat dengan molekul lainnya. Sebaliknya, kolesterol HDL dan LDL terikat pada protein. Hasil riset yang dikutip situs LiveScience edisi 20 Mei 2014 ini juga menunjukkan, jika wanita mempunyai kadar kolesterol bebas lebih tinggi, perlu waktu lebih lama untuk hamil dibandingkan jika pasangan tersebut mempunyai level kolesterol normal.

    "Kami menemukan hubungan antara level kolesterol bebas dan lamanya waktu hamil pada wanita," ujar peneliti riset, Enrique Schistermen, investigator senior di Eunice Kennedy Shriver National Institute of Child Health and Human Development di Rockville, Maryland.

    "Ini adalah studi pertama yang meneliti level kolesterol pada pasangan dalam waktu bersamaan dan pengaruhnya terhadap kemungkinan untuk memiliki anak," ujar Schisterman. Hasil temuan ini dipublikasikan secara online pada 20 Mei 2014 dalam Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.

    Dalam risetnya, para ilmuwan memonitor 501 pasangan di Michigan dan Texas yang ingin mempunyai anak dan tidak diobati lewat pengobatan untuk kemandulan. Para perawat mengambil contoh darah dari pria dan wanita saat awal studi dan mengukur lima level lemak: kolesterol bebas, total kolesterol, fosfolipid, trigliserid, dan total lipid.

    Selama setahun masa penelitian, 347 wanita menjadi hamil. Setelah mengevaluasi level lemak serta menggunakan pendekatan berbasis pasangan, para ilmuwan menemukan hubungan yang kuat antara tingginya level kolesterol bebas dan waktu mereka untuk hamil.

    Temuan studi ini mempunyai dampak kesehatan yang luas bagi publik karena tingginya level kolesterol dan obesitas di Amerika Serikat. Meskipun ada sedikit perubahan dalam tingkat obesitas dan level kolesterol pada populasi, kata Schisterman, tetap saja hal tersebut berpengaruh pada peluang kehamilan.

    Ia mencatat bahwa menjaga level kolesterol yang sehat sangat penting bagi kesehatan secara keseluruhan, baik ketika seseorang masih muda dan akan mulai membangun keluarga maupun bagi mereka yang sudah lebih lanjut usia dan ingin mencegah penyakit jantung.

    LIVESCIENCE I ARBAIYAH SATRIANI

    Berita Lain:
    Ternyata Pakai Sepatu Hak Tinggi itu Penting
    Pipik Dian Irawati Jadi Duta Anti-Aging
    Dokter Anti-Aging, Deby Vinski, Raih Socrates Award


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.