Kondom Edisi Piala Dunia Laris Manis di Brasil  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi kondom. Eddystone.org.uk

    Ilustrasi kondom. Eddystone.org.uk

    TEMPO.CORio de Janeiro – Perhelatan sepak bola terbesar di dunia benar-benar menguntungkan berbagai kalangan, termasuk bisnis penjualan kondom. Sebuah kondom yang diklaim sebagai kondom (tak resmi) Piala Dunia ini telah terjual lebih dari 700 ribu bungkus sejak bulan Februari lalu.

    Dikutip dari Daily Mail, Kamis, 19 Juni 2014, Prudence, kondom buatan perusahaan asal Malaysia, Karex, telah menjadi primadona di supermarket dan apotek di Brasil.

    Dengan kemasan berwarna tim nasional Brasil, hijau dan kuning, Prudence hadir dengan rasa koktail khas Brasil, Caipirinha. Koktail ini dibuat dari lemon, gula, dan cachaca, yakni semacam rum putih. Dengan sensasi rasa yang unik dan momen yang tepat, Prudence pun makin laris di pasaran.

    Menurut Wall Street Journal, kondom ini dibanderol dengan harga 3,15 Real Brasil atau setara dengan Rp 17 ribu. Penjualan yang meningkat membuat Brasil meminta penambahan pengiriman 864 ribu kondom lagi dari Malaysia pada pekan ini.

    Piala Dunia 2014 yang diselenggarakan di Brasil sejak pekan lalu ini disebut sebagai ‘turnamen terseksi yang pernah ada’. Iklim Brasil yang hangat dan budaya yang menarik membuat para fan sepak bola tak mau melewatkan perhelatan ini.

    Namun, hal ini memicu ledakan prostitusi, yang memang dilegalkan di negara ini, sehingga mendorong kekhawatiran penyebaran penyakit AIDS. Oleh sebab itu, Brasil terus mendorong upaya pencegahan, termasuk membagikan kondom gratis, dan kampanye pencegahan HIV/AIDS.

    ANINGTIAS JATMIKA | DAILY MAIL

    Terpopuler
    Intuisi Dimiliki Anak Indigo
    Pemilik Intuisi Bicara Pemimpin Masa Depan
    Corelle Rilis Domino Piring Pertama di Indonesia


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.