18 Cara Meningkatkan Bahasa Tubuh

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kontak mata adalah salah satu bahasa tubuh yang dianjurkan saat berbicara dengan klien.

    Kontak mata adalah salah satu bahasa tubuh yang dianjurkan saat berbicara dengan klien.

    TEMPO.CO, Jakarta -Bahasa tubuh kerap dianggap sebagai salah satu penyebab gagalnya seseorang menyampaikan tujuan komunikasinya kepada orang lain. Banyak pesan yang tidak bisa disampaikan dengan baik karena bahasa tubuhnya buruk. Berikut ada 18 cara untuk meningkatkan bahasa tubuh seperti dikutip situs Genius Beauty pada edisi awal Juli 2014 sebagai berikut:(Baca :Kesalahan Sepele Saat Wawancara Kerja)

    1. Jangan menyilangkan lengan atau kaki
    Jangan menyilangkan lengan karena memberikan kesan Anda ingin menutup diri atau melindungi diri dari orang lain. Hal yang sama juga berlaku pada saat Anda menyilangkan kaki.

    2. Jaga kontak mata
    Apabila Anda memimpin sebuah percakapan dengan beberapa orang, mempertahankan kontak mata dengan semua orang untuk membuat koneksi. Maka pastikan bahwa Anda sedang mendengarkan. Jangan berlebihan, atau orang mungkin mendapat kesan bahwa Anda sedang mencoba untuk menekan teman bicara. Bila kontak mata terlalu lemah, menunjukan rasa tidak aman.

    3. Pikiran postur tubuh
    Adalah dengan mengambil sikap percaya diri dari orang yang merasa nyaman

    4. Melemaskan bahu
    Ketika merasa tegang, bahupun mengalami perasaan tegang yang sama. Sebaiknya bahu dibuat santai dengan cara bergerak, rileks dan menggoyang bahu.

    5. Mengangguk ketika lawan Anda sedang berbicara
    Mengangguk dari waktu ke waktu, Anda menunjukkan bahwa Anda mendengarkan. Namun, jangan berlebihan, atau Anda akan terlihat seperti Woody Woodpecker.

    6. Upayakan tidak membungkuk dan duduklah dengan tegak
    Bisa menjaga postur tubuh namun sebaiknya tidak tegang.

    7. Bersikaplah condong sedikit
    Apabila Anda ingin menunjukkan bisa menarik apa yang dikatakan seseorang, sebaiknya terapkan teori merampingkan sedikit arah pembicara. Dengan sikap bersandar sedikit, hal ini menunjukkan percaya diri dan merasa nyaman. Sebaiknya jangan bersandar terlalu rendah yang membuat terlihat seperti sangat membutuhkan dukungan. Sebaliknya bila bersandar terllau jauh ke belakang bisa terkesan sombong dan jauh.

    8. Tersenyum dan tertawa
    Perlakukan semuanya dengan mudah, tidak mengambil hal-hal yang terlalu serius. Bersikaplah tenang. Ketika seseorang mengatakan sesuatu yang lucu, tersenyum dan tertawa. Maka orang-orang siap untuk mendengarkan Anda bila bersikap ramah. Usahakan tidak mulai tertawa pada lelucon yang menunjukkan Anda gugup dan perlu mendapat dukungan eksternal. Terus tersenyum saat diperkenalkan dengan seseorang, tapi tidak menempel senyum yang konstan di wajah yang justru akan membuat terlihat tidak tulus.

    9. Hindari menyentuh wajah
    Hal ini menunjukkan keguigupan dan harus mengalihkan perhatian penonton atau lawan bicara.

    10. Menjauhkan kepala
    Seorang kepala diturunkan adalah tanda ketidakamanan dan ketidakberdayaan. Lihatlah lurus lawan di mata.

    11. Meluangkan waktu
    Hal ini dilakukan dengan alasan saat harus berjalan lambat, tidak hanya tenang dan menjadi lebih percaya diri. Biarkan secara bertahap justru menyingkirkan stres. Yang perlu diingat saat menangani seseorang, jangan menjalankan arah terlalu cepat, lakukan selambat mungkin.

    12. Jangan membuat keributan di sekitar
    Hindari gerakan saraf seperti kaki gemetar atau menekan jari-jari Anda di atas meja. Cobalah untuk menyingkirkan kebiasaan ini. Kerewelan menunjukkan bahwa Anda gugup, lalu mengalihkan perhatian pendengar dan mencegah Anda membuat gerakan yang teratur sehingga mereka tidak mengganggu apa yang akan dikatakan. Selalu bersikap rileks dengan mengambil hal-hal perlahan-lahan.

    13. Membuat gerakan percaya diri
    Gunakan tangan Anda untuk menjelaskan sesuatu sehingga argumen Anda tampak lebih meyakinkan. Namun, jangan berlebihan - terlalu banyak gerakan tangan mengalihkan perhatian penonton. Selain itu, jangan mengulangi gerakan yang sama sepanjang waktu. Mengendalikan mereka!

    14. Pegang gelas lebih rendah
    Jangan menyimpan minuman terlalu dekat dengan diri Anda sendiri, atau Anda akan terlihat terlalu tertutup dan "pelindung." Cobalah untuk menjaga hal-hal (bukan hanya minuman) tidak lebih tinggi daripada tingkat jantung dan tidak lebih dekat kepada diri sendiri daripada di tingkat kaki.

    15. Jauhkan lurus tulang belakang
    Banyak orang bisa duduk atau berdiri lurus dengan indah. Tetapi mereka berpikir bahwa mereka kembali berakhir di mana leher dimulai, sehingga mereka meregangkan leher ke depan dan tidak menyadari itu bagian dari postur mereka. Usahakan punggung berakhir di mana kepala dimulai dan harus mencoba untuk menjaga tulang belakang secara lurus dan memperhatikan postur tubuh benar-benar baik.

    16. Menjaga jarak
    Jangan berdiri terlalu dekat, sebab tindakan ini justru akan memnimbulkan rasa cemas. Sebaiknya izinkan untuk memiliki ruang pribadi dan jangan mencoba melakukan tindakan penyerangan yang justru akan membahayakan.

    17. Cermin
    Ketika Anda berhubungan baik dengan seseorang, sebaiknya hal itu menjadi cermin yang menyadarkan bisa berbicara secara sadar atau tidak. Hal ini sampai batas tertentu berarti Anda meminjam bahasa tubuh orang lain. Untuk menciptakan komunikasi lebih baik, sebaiknya bisa menggunakan efek cermin, sehingga saat bersandar ke depan, orang tersebut akan mengulurkan tangan untuk mengambil sesuatu. Namun jangan kelewat diulang justru akan membingungkan.

    18. Menjadi terbuka dan tenang
    Akhirnya, selalu mengambil segala sesuatu dan semua orang positif, terbuka dan tenang. Dengan sikap ini dapat mengubah bahasa tubuh dan membuatnya benar-benar berbeda.

    HADRIANI P | GENIUS BEAUTY

    Berita Terpopuler
    Aurel Hermansyah Makin Cantik dengan Wajah Tirus 
    Iis Dahlia Pakai Seragam Polisi, Ini Komentarnya 
    Jokowi-JK Banjir Dukungan Lewat Lagu 
    Cerita Tiga Komedian Dukung Jokowi-JK Lewat Lagu 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fitur Stiker

    Fitur "Add Yours" Instagram dapat mengundang pihak yang berniat buruk untuk menggali informasi pribadi pengguna. User harus tahu bahaya oversharing.