Langsing, dari OCD hingga Menelan Bola Kapas  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Ilustrasi. easydietprograms.info

    Ilustrasi. easydietprograms.info

    TEMPO.CO, Jakarta - Berbagai usaha keras untuk tampil kurus dan cantik terkadang tak memberi hasil yang memuaskan. Seperti yang dilakukan Ina Talina, 43 tahun. Ia sudah menempuh berbagai jalan agar tubuhnya menjadi langsing. Ina mulai tidak menyantap makanan berkarbohidrat dan berlemak serta hanya menyantap makanan serba sayur dan buah.

    Dia pun sempat menggunakan berbagai teknik agar tubuhnya langsing, seperti akupunktur dan pengikisan lemak. Bahkan Ina rajin pergi ke pusat kebugaran dan memiliki pelatih khusus demi menyusutkan tubuhnya. "Semua usaha sudah ditempuh, dari konsultasi gizi, ikut kelas dansa, hingga berenang,” katanya.

    Tapi tetap saja tubuh Ina tak banyak berubah. Kalaupun susut, itu hanya 1-2 kilogram. Sesudah itu, berat tubuhnya naik lebih banyak. Ina baru bisa membuang 10 kilogram berat tubuhnya, dari 95 kilogram, dengan teknik Obsessive Corbuzier's Diet (OCD) atau teknik puasa ala Deddy Corbuzier.

    Teknik OCD ini dilakukan dengan pembatasan waktu makan dan dapat makan apa saja, asalkan tidak ada asupan kalori yang masuk selama masa puasa. Ina tidak tahu apakah setelah ini dirinya bisa terus menekan bobot tubuh hingga mencapai berat ideal. (Baca: Sejuta Cara untuk Langsing)

    Ada juga Senny Nurhayatin yang bahkan nekat melakukan diet ekstrem. Ia pernah diet telur. "Kata teman saya, telur memiliki zat leucine yang bekerja mengatur protein pada otot sehingga memberi isyarat untuk membakar lemak dalam tubuh. Saya juga percaya telur bisa memberikan berat badan ideal. Karena itu, saya pernah tiga tahun hanya konsumsi telur dengan menu direbus, lalu omelet hingga dadar, dan telur orak-arik tanpa minyak," katanya pada Jumat lalu.

    Tapi, setelah tiga tahun berdiet telur, tetap saja bobot badan Senny tak susut banyak. Akhirnya dia memutuskan untuk diet lemon. Temannya menyarankan agar dia minum lemon ditambah lada merah. Dia tertarik menerapkan diet ini setelah membaca kesuksesan penyanyi Beyonce Knowles yang menyusutkan belasan kilogram berat tubuhnya dengan cara tersebut.

    Sayang, kesuksesan Beyonce tidak menular pada Senny. Beratnya memang sempat menyusut sekitar 5 kilogram. Tapi, akibatnya, dia terkena diare, sakit kepala, mual, hingga dilanda perasaan cepat marah. Dia pun berhenti diet dan bobot tubuhnya kembali naik 10 kilogram. "Susah-susah menurunkan, eh, kaya yoyo gitu. Turun sedikit, langsung naiknya cepat," ujarnya. (Baca: Acai Beri, Rahasia Awet Muda Victoria Beckham)

    Bahkan Senny pernah menelan bola kapas untuk mengurangi bobot tubuh. Tapi perilaku itu dia hentikan setelah dokter menyatakan bahwa hal tersebut berbahaya.

    Diet ekstrem menelan bola kapas ini lagi-lagi berdasarkan penuturan dan referensi teman-temannya. Saat itu Senny percaya bola kapas dianggap memiliki banyak serat dan juga sumber energi.

    Karena itu, mengkonsumsi bola kapas dapat menahan nafsu makan sebab membuat kenyang dan tidak cepat lapar. Untuk menikmati diet kapas ini, Senny mencelupkan kapas ke dalam jus jeruk, air lemon, atau yoghurt, lalu menelannya.

    "Saya memang senang uji coba melakukan ini-itu. Dan saya baru tahu kemudian kalau diet bola kapas salah total dan berakibat fatal. Seorang teman yang ayahnya dokter menyarankan saya untuk menghentikannya karena diet begini sama saja dengan saya menelan kancing, pakaian, dan koin. Katanya, kapas terbuat dari bahan polyester yang sama dengan bahan membuat pakaian," ujar Senny, yang langsung mengakhiri diet ini lantaran banyak bahaya yang mengancam.

    HADRIANI P.



    Berita Terpopuler:
    Mau Photo Facial, Begini Tahapannya
    Ragam Teknologi Melangsingkan Tubuh
    Cantik tanpa Sakit dengan Photofacial

     





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pentingnya Air Putih Setelah Anda Makan

    Makan tentu tak nikmat bila tidak minum air putih setelahnya. Selain nikmat, air putih juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.