Festival Ekonomi Kreatif Tampilkan Napi Craft 2014

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Sejumlah hasil karya narapidana di digedung Balai Latihan Kerja (BLK), Lapas Narkotika Klas IIA Cipinang, Jakarta, (17/12). Sejumlah barang yang dihasilkan di BLK akan dijual diluar lapas atau menjadi oleh-oleh untuk keluarga saat membesuk. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Sejumlah hasil karya narapidana di digedung Balai Latihan Kerja (BLK), Lapas Narkotika Klas IIA Cipinang, Jakarta, (17/12). Sejumlah barang yang dihasilkan di BLK akan dijual diluar lapas atau menjadi oleh-oleh untuk keluarga saat membesuk. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Pada tanggal 11 Juli – 14 Juli 2014 akan berlangsung Festival Ekonomi Kreatif  (FESRA) dengan tema Harmony Tanpa Batas dalam Bentuk dan Corak, di Cendrawasih Assembly Main Lobby dan Plenary Hall, JCC. Tujuan acara adalah untuk memberi ruang bagi orang kreatif dalam rangka memamerkan dan memperagakan karya kreatifnya.

    Ketua Panitia FESRA, Evi Syamsuddin, menyampaikan, tema yang diambil merupakan gambaran bagaimana kreativitas tidak ada batasnya jika kita dapat kembangkan kreativitas orang kreatif Indonesia.

    Mari Pangestu, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menambahkan, “Melihat perkembangan beberapa tahun ini saya optimis mengenai potensi ekonomi kreatif ke depan dan FESRA  adalah salah satu bentuk merayakan keberhasilan kita semua dalam mengembangkan ekonomi kreatif.

    Acara yang akan dibuka oleh Ibu Negara, Ibu Hj. Ani Bambang Yudhoyono, pada 11 Juli 2014 pagi hari dan setelah itu akan dibuka untuk umum sampai dengan tanggal 14 Juli.(Baca :Ariel 'Noah' Meriahkan Napi Craft 2012 )

    FESRA juga didukung oleh sejumlah pendukung termasuk dari sejumlah kementerian terkait mulai dari Kementerian Pariwisata dan
    EkonomiKreatif, Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, Kementerian Koperasidan UMKM, Kementerian Hukum dan HAM, dan Kementerian BUMN.
     
    Pada acara pembukaan juga akan dilakukan peluncuran buku “EkonomiKreatif: Menuju daya saing baru Indonesia 2025”. Buku ini berisi  rencana jangka panjang ekonomi kreatif Indonesia sebagai sumbangsih bagi generasi muda dan penerus bangsa.

    Disamping peluncuran buku pada acara pembukaan, juga akan ada penganugerahkan penghargaan Dharma Cipta Utama, Karya dan Karsa yang akan diberikan kepada sejumlah tokoh yang telah berperan dalam melestarikan dan mempromosikan kreativitas yang berwarisan budaya dan pengembangan ekonomikreatif selama ini.(Baca : Jusuf Kalla Ceramahi Tahanan Sukamiskin)

    Peserta FESRA diikuti oleh 220 orang kreatif yang akan memamerkan karya kreatif  di berbagai bidang terutama di bidang kriya, desain, mode,d ankuliner.  Disamping itu juga akan ada seni pertunjukan dan musik yang akan digelar setiap hari.

    Evi Amir Syamsudin menambahkan,nanti akan ditampilkan produk terbaik dari para narapidana dari berbagai LAPAS di seluruh Indonesia yang telah dibina dan didampingi untuk berkreasi dan menghasilkan produk kreatif.  Branding dari produk ini adalah Napicraft.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Makanan Olahan Ini Sebaiknya Tak Ada di Dapur Anda
    Tak Ingin Cepat Loyo? Hindari Makanan Ini 
    Tak Bisa Instan Turunkan Bobot Badan
    Pasangan Boros, Berikut Ini 5 Cara Menghentikannya


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pentingnya Air Putih Setelah Anda Makan

    Makan tentu tak nikmat bila tidak minum air putih setelahnya. Selain nikmat, air putih juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.