Dompet Dhuafa - Komunitas Menara Rilis 1000 PAUD

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Bersama para teman- temanya  anak-anak usia dini melihat gambar buah  usai peresmian program PAUD 1000 Anak Bangsa di PAUD Permata Bunda, Duren Sawit, Jakarta (10/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    Bersama para teman- temanya anak-anak usia dini melihat gambar buah usai peresmian program PAUD 1000 Anak Bangsa di PAUD Permata Bunda, Duren Sawit, Jakarta (10/03). TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta - Mencetak sebuah generasi yang unggul sejatinya bermula dari mendidik anak-anak. Kepedulian terhadap pendidikan anak sejak dini merupakan investasi berharga demi kemajuan bangsa.

    Namun sayang, hampir 30.000 desa di Indonesia tidak memiliki sekolah pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sebanyak 15.000 diantaranya sangat membutuhkan PAUD.

    Berdasarkan fakta tersebut, Dompet Dhuafa dan Komunitas Menara menjalin kerja sama untuk kepedulian pendidikan anak usia dini. Hal ini diwujudkan dengan menggulirkan program “1000 PAUD untuk Indonesia”.

    “Program ini difokuskan untuk masyarakat yang kurang mampu dengan harapan bisa memutus rantai keterbelakangan, lemahnya karakter, dan kemiskinan ilmu serta materi,” ujar Direktur Eksekutif Dompet Dhuafa Yuli Pujihardi saat peluncuran program, Senin 21 Juli 2014 di Pejaten Village, Jakarta.

    Lebih lanjut Yuli menuturkan, program “1000 PAUD untuk Indonesia” adalah ikhtiar menanamkan karakter luhur, jujur, bersungguh-sungguh, percaya diri, dan anti korupsi serta perilaku baik lainnya kepada anak-anak usia 4-6 tahun.

    Melalui program ini pula, Dompet Dhuafa dan Komunitas Menara mengajak masyarakat untuk turut bergabung bersama untuk kemajuan pendidikan anak usia dini. Dengan semakin banyak PAUD yang ada, harapannya Indonesia memiliki ribuan anak didik yang berkarakter baik untuk membangun bangsa ini.(Baca : Jokowi Mendadak Jadi Guru PAUD)

    Ahmad Fuadi, penggagas Komunitas Menara, menuturkan Komunitas Menara merupakan yayasan sosial untuk membantu pendidikan anak usia dini, khususnya masyarakat yang kurang mampu.

    “Komunitas Menara berawal dari ide saya dan istri Danya Dewanti untuk melaksanakan nilai-nilai dalam novel Negeri 5 Menara dalam gerakan sosial yang nyata,” kata Fuadi.

    Menurut Fuadi, waktu itu terjadi gempa di Padang. Ia dibantu komunitas ramai-ramai membantu pendidikan untuk mereka yang menjadi korban gempa.Salah satunya, PAUD di Padang yang pertama kali diinisiasi oleh Komunitas Menara, pembaca dan lainnya.

    " Dengan PAUD, kita membangun karakter usia 0 - 6 tahun. generasi yang nantinya anti korupsi. Baru ada 10 juta anak yang masuk PAUD, sisanya butuh perhatian," kata Fuadi.

    Fuadi menuturkan, kepedulian terhadap anak-anak penting lantaran usia tersebut adalah masa yang tepat untuk menanamkan karakter terbaik. Fuadi pun berharap bergulirnya program ini dapat mengajak masyarakat umum untuk terlibat.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Merokok Bisa Jadi Pemicu Bunuh Diri
    Koleksi Simpel Elegan Lebaran dari Amy Atmanto
    Alleira Batik, Koleksi Lebaran dari Mozaik Unik
    Rambu-Rambu Sebelum Berlari di Pantai


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.