Hermanto Dardak Raih Penghargaan IRF 2014  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Menteri Pekerjaan Umum Achmad Hermanto Dardak. ANTARA/Yudhi Mahatma

    Wakil Menteri Pekerjaan Umum Achmad Hermanto Dardak. ANTARA/Yudhi Mahatma

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Menteri Pekerjaan Umum Hermanto Dardak meraih penghargaan internasional. Ia mendapat penghargaan dari International Road Federation (IRF) sebagai IRF Professional of the Year 2014.

    Penghargaan itu diberikan kepada figur terkemuka, profesional di sektor swasta dan pendidikan yang memiliki track record luar biasa, berdasarkan kepemimpinan dan komitmen untuk industri transportasi jalan.

    Bagi Hermanto, penghargaan ini merupakan kehormatan yang luar biasa. Apalagi ia menjadi orang Indonesia pertama yang meraih penghargaan tersebut.

    "Terlebih ini penghargaan tertinggi IRF untuk prestasi di bidang road transport yang sudah diadakan sejak 1951," kata Hermanto di Jakarta pada 1 September 2014.(Baca :Pompa Ditambah, Banjir Waduk Pluit 'Dijinakkan' )

    Ia berharap penghargaan ini bisa memberi kontribusi positif bagi Indonesia di dunia Internasional, khususnya di bidang transportasi jalan. Dan tentunya menjadi cambuk untuk terus meningkatkan performa infrastruktur jalan di tanah air.

    "Sejujurnya saya tidak menyangka akan mendapat penghargaan ini karena prinsip saya dalam bekerja adalah ikhlas dan selalu memberikan yang terbaik," ujarnya.

    Terakhir, Hermanto berharap penghargaan ini memotivasi generasi muda untuk menjadikan Indonesia negara hebat, khususnya dalam infrastruktur jalan. "Mimpi itu bisa diwujudkan asal kita konsisten, komit, dan memiliki perencanaan yang terukur," kata dia.

    Ketua IRF Eng. Abdullah Am Al-Mogbel mengatakan, bertahun-tahun penghargaan IRF Profesional of the Year diberikan kepada pemimpin di bidang transportasi yang paling berpengaruh di dunia, untuk apa yang telah dikerjakan. Seperti di bidang advokasi, kebijakan, penelitian dan program pendidikan untuk mendukung jaringan jalan yang lebih baik, lewbih aman dan berkelanjutan secara global.

    "Selama kariernya, Dardak telah memelopori program infrastruktur utama yang telah disiapkan Indonesia untuk menghadapi tantangan abad ke-21," kata dia.

    EVIETA FADJAR

    Berita Terpopuler
    Wajah Manusia Sarang Jutaan Tungau 
    5 Benda yang Lebih Kotor daripada Toilet
    Anak Afrika Lebih Bahagia daripada Anak Inggris 
    Mau Touring, Cek Kelengkapan Berikut 
    Serangan Ganda Kanker Hati


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.