Penelitian Kesehatan di Singapura Lebih Lengkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K) (kiri), melihat fasilitas BSL 3 lab penelitian penyakit infeksi Prof. DR. Sri Oemijati, di Percetakan Negara, Jakarta, 14 Agustus 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan, Prof. Tjandra Yoga Aditama, Sp.P(K) (kiri), melihat fasilitas BSL 3 lab penelitian penyakit infeksi Prof. DR. Sri Oemijati, di Percetakan Negara, Jakarta, 14 Agustus 2014. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO , Jakarta:Tak hanya perkembangan obat dan vaksi Ebola, kabar lain yang juga disampaikan Profesor Tjandra Yoga Aditama melalui surat elekroniknya pada Tempo, Selasa, 16 September 2014. "Saya hari Senin, 15 September 2014 mengunjungi Singapura (Baca: Mulai 24 Juni 2014, Bungkus Rokok Ada Gambar Ini) untuk kegiatan penelitian. Dan sehubungan soal ini, ternyata di sana lebih komperhensif atau lengkap memiliki lima agency yang melakukan penelitian kesehatan," kata Tjandra.

    Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kementerian Kesehatan Republik Indonesia ini menyebutkan kelima agency tersebut adalah:
    1. National Medical. Research Council (NMRC), dibawah Kemenkes, yang melakukan koordinasi dan menyediakan anggaran, tapi tidak melakukan penelitian sendiri.
    2. Agency for Science Technology and Research (ASTAR), dibawah Ministry of Trade and Industry. ASTAR punya Lab Biomedik dan melakukan berbagai penelitian ilmu dasar.
    3.  Singapore Clinical Research Institute (SCRI), semaacam gabungan pemerintah dan profesi atau peneliti, juga langsung melakukan penelitan.
    4. Epidemiology and Disease Control Division atau Health Infoemation Management Division, dibawah Ministry of Health, yang melakukan penelitian epidemiologi dan kesehatan masyarakat. 


    "Pada agency ini meliputi kegiatan kesehatan yang dilakukan Kementerian Lingkungan (Baca: Pohon Disarankan Jadi Mahar Nikah)  untuk misalnya kajian nyamuk demam berdarah, asap kebakaran hutan, dan sebagainya," kata Tjandra.

    Kemudian Tjandra juga menerangkan soal agency kelima peran universitas setempat, baik kedokteran maupun kesehatan masyarakat, dan dispilin terkait.

    "Hal ini tentu berbeda dengan Indonesia dengan Balitbangkes. Di Indonesia praktis hanya melakukan agency dari nomor satu hingga empa. Sementara, dibandingkan dengan NIH atau semacam Balitbangkesnya Amerika Serikat hanya dilakukan pada agency satu hingga tiga saja."

    HADRIANI P
    Terpopuler

    Tetap Konsisten Berbagi Nasi Bungkus 

    Sosok Penting Si Ahli Kreativitas Louis Vuitton 

    Komunitas Andalkan Kerendahan Nurani 

    Dihina Gemuk, Bobot Penderita Obesitas Bertambah  


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ronaldo Cetak Gol ke-800: Ini Jejak Gol Bersejarah CR7

    Ronaldo mencetak 800 gol sepanjang kariernya. Gol itu ia torehkan di laga Liga Inggris melawan Arsenal, 3 Desember lalu. Apa saja gol bersejarahnya?