Putih Polos Tak Monoton Ala Jerry Aurum  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denada Tambunan dan Jerry Aurum. ANTARA/Teresia May

    Denada Tambunan dan Jerry Aurum. ANTARA/Teresia May

    TEMPO.CO , Jakarta: Fotografer Indonesia, Jerry Aurum mengadakan pameran tunggal di Atrium Senayan City. Pada pameran tunggal yang ketiga ini berlangsung sejak tanggal  18-21 September 2014, berjudul 'On White'. Dalam karyanya kali ini Jerry mengajak 128 tokoh untuk menjadi modelnya. (Baca: Lomba dan Pameran Foto Indonesia 2014)

    Jerry memaknai karyanya kali ini seseorang dengan latar belakang putih polos dengan sebuah konsep yang sangat sederhana. "Pada karya saya kali ini menghasilkan sesuatu yang bisa terlihat monoton. Namun inilah tantangan yang sesungguhnya, bagaimana situasi yang sederhana dapat membuahkan sebuah cerita memikat yang memiliki banyak arti dan maksud,"kata Jerry ditemui di Senayan City, pada Rabu, 17 September 2014.


    Jerry meyakini, "Karya saya kali ini adalah tantangan yang melahirkan pemikiran baru dalam proses fotografi, yaitu 'Simplicity is Complicated'," kata Jerry.


    Tak hanya itu, proses fotografi yang sarat tantangan ini akhirnya menelurkan buku yang berjudul 'On White'.


    Proses pembuatannya dilakukan sejak tahun 2008 dengan mengajak serta 128 selebriti dan tokoh masyarakat. hasilnya adalah 101 karya foto dengan kekuatan dan pendekatan yang berbeda-beda. "Meski semua berlatar belakang sama, yakni putih polos, tapi hasilnya banyak cerita," kata Jerry (Baca: Tampil Beda, Denada Kenakan Bot dan Kalung Besar) yang menyertakan beberapa tokoh di bukunya seperti Ahok, Slank, Raisa, Rio Dewanto, Denada, Daniel Mananta, Didi Petet, Annisa Pohan, hingga Najwa Shihab.

    'On White' hadir dengan kualitas premium dan hanya terbit dalam edisi hardcover. Buku setebal 216 ini merupakan buku keempat Jerry setelah, 'Femalography' pada tahun 2006,  lalu 'In My Room' dibuat tahun 2009 dan 'Hampir Fotografi' pada 2013.


    Pada dua buku pertamanya diluncurkan bersamaan dengan pameran foto tunggal, seperti yang dilakukannya sekarang. "Maksudnya sederhana, supaya masyarakat umum dapat menikmati karya-karya yang tertuang di sini," kata Jerry.

    ANINDYA LEGIA PUTRI
    Terpopuler
    Ini Beda Klub Hiburan di Ibukota dan Pulau Dewata

    Datanglah dengan Dress Code yang Benar

    Taati Aturan, Silakan Nikmati Clubbing di Sini

    Film Aksi Dapat Memicu Kegemukan


     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.