Suntik Silikon Cair Bisa Akibatkan Peradangan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Dokter bedah plastik Venezuela, Daniel Slobodianik melihat foto sinar x dari pasien Evelin De Aguilar, 30 tahun, sebelum operasi pengangkatan silikon cair di bokongnya, di Karakas, Venezuela, Kamis (3/10). Slobodianik melakukan berbagai prosedur termasuk pembedahan terhadap pasien yang telah melakukan suntik silikon secara ilegal. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    Dokter bedah plastik Venezuela, Daniel Slobodianik melihat foto sinar x dari pasien Evelin De Aguilar, 30 tahun, sebelum operasi pengangkatan silikon cair di bokongnya, di Karakas, Venezuela, Kamis (3/10). Slobodianik melakukan berbagai prosedur termasuk pembedahan terhadap pasien yang telah melakukan suntik silikon secara ilegal. REUTERS/Carlos Garcia Rawlins

    TEMPO.CO , Jakarta:Dokter Spesialis Bedah Plastik Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Budiman, mengatakan seseorang tidak diperbolehkan melakukan suntikan silikon secara langsung.(Baca: Jalani 90 Operasi Demi Mirip Kekasih Barbie)

    "Menyuntikkan silikon cair atau gel secara langung itu tidak boleh. Itu tindakan kriminal namanya," katanya saat dihubungi pada 4 Oktober 2014.


    Menurut Budiman, menyuntikkan silikon cair atau gel secara langsung dan tanpa wadah bisa mengakibatkan peradangan, infeksi, bahkan kematian. "Bila disuntikkan langsung, cairan itu bisa menyebar ke mana-mana," katanya.


    Budiman mengatakan, cairan itu bisa menyatu dengan jaringan tubuh dan memadat seperti kapsul. Selanjutnya, apabila bagian yang menggunakan silikon itu terbentur atau tertekan, maka cairan itu bisa bocor kembali. Silikon yang sudah menyatu dengan jaringan tubuh itu juga bisa menjadi awal terbentuknya kanker.

    "Silikon cair atau gel yang disuntikan di payudara atau bokong secara langsun, cairan itu bisa bocor lagi. Bahkan, cairan silikon bisa keluar lagi melalui luka di bagian yang disuntikan silikon itu," katanya.


    Hal itu yang mengakibatkan silikon cair mapupun gel yang disuntik sangat tidak aman. Ia mencontohkan, kebanyakan, pemakaian seperti ini dilakukan secara ilegal. "Pemakaian yang seperti ini terkadang terlihat pada bencong-bencong," katanya.

    Sebelumnya, Asisten Koordinator Bidang Penyelesaian Laporan atau Pengaduan Ombudsman RI Dominikus Dalu mengatakan lembaganya menemukan Malinda Dee (Baca: Silikon Copot, Malinda Dee Wajib Tidur Tengkurap) tidak ada di dalam sel Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat.


    "Saat kami berkunjung ke LP Sukamiskin pada 2 Oktober 2014, Malinda tidak ada," katanya saat dihubungi, Jumat, 3 Oktober 2014.

    Dominikus, yang datang bersama tim, awalnya melihat papan pengumuman yang berada di lapas itu. Tertulis keterangan bahwa ada satu warga binaan yang sedang berada di klinik. Ia pun meminta keterangan dari petugas lapas ihwal warga tersebut.

    "Katanya Malinda Dee sudah sekitar dua-tiga hari dirawat di klinik akibat mengalami gangguan di payudaranya," katanya. Belum diketahui pasti gangguan seperti apa yang terjadi di payudara Malinda dan silikon seperti apa yang pernah digunakan Malinda untuk mempercantik dirinya. (Baca: Malinda Dee Dirawat di RS Sejak 23 September)

    MITRA TARIGAN

    Terpopuler
    Kelebihan Antibiotik Sebabkan Anak Obesitas

    Keingintahuan dan Tafsir Cinta Ala Didi Budiardjo

    Kryolan, Produk Tata Rias yang Anti Uji Hewan
     
    Stoptober, Program Baru Buat Pecandu Rokok
     
    Manfaat Krim Mata untuk Atasi Masalah Kantong Mata





     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Prosedur dan Syarat Perjalanan selama PPKM Level 3 Nataru

    Pemerintah mengeluarkan syarat dan prosedur perjalanan selama PPKM saat Natal dan Tahun Baru. Perjalanan ke masuk dari luar negeri juga diperketat.