Bangsawan Jawa ala Barli Asmara  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Model memperagakan koleksi busana dari desainer Barli Asmara dalam pekan mode Pasar Indonesia dan Bazaar Fashion Festival di Jakarta Convention Center, Kamis 23 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Model memperagakan koleksi busana dari desainer Barli Asmara dalam pekan mode Pasar Indonesia dan Bazaar Fashion Festival di Jakarta Convention Center, Kamis 23 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi Andien membuka peragaan busana Barli Asmara dengan lagu milik grup Krakatau, Gemilang, yang diaransemen ulang. Perempuan berusia 29 tahun itu mengenakan gaun pendek bermotif batik kawung. Barli mencoba menginterpresentasikan desain pakaian Jawa dengan koleksi bertajuk Royal Javanese.

    Banyak siluet gaun yang mengingatkan kita pada kostum penari bedaya dari Jawa. “Salah satunya memang mengambil inspirasi dari pakaian tari itu,” kata Barli seusai peragaan busana tunggalnya di Jakarta Convention Center, bagian dari IPMI Trend Show, Pasar Indonesia, dan Bazaar Fashion Festival, Kamis, 23 Oktober 2014.

    Melalui 48 koleksi pakaiannya, Barli menyuguhkan sesuatu yang mewah, penuh kilau kristal dan manik-manik. Ada juga gaun hitam penuh ruffle yang diberi teknik potongan laser bermotif kawung, lengkap dengan sanggul besar bermotif serupa yang dipasang di kepala para model.

    Barli ingin menyuguhkan sosok wanita bangsawan Jawa secara modern. Tapi, di panggung, yang terlihat justru seperti tokoh dari sinetron Dendam Nyi Pelet yang lahir kembali. Sementara Nyi Pelet versi sinetron dan drama radio tahun 1990-an itu mengirim gendam dengan kemenyan, Nyi Pelet versi Barli memikat dengan iPhone 6. Bedanya, tak ada hiasan rambut dari melati atapun stagen ketat yang melilit perut. “Saya mengganti stagennya dengan ikat pinggang dari akrilikc. Cukup susah untuk para model menyesuaikan pinggang mereka dengan aksesori itu,” katanya.

    Barli juga menyuguhkan koleksi gaun yang terdiri atas rumbai dan bulu-bulu, yang menjadi salah satu ciri khasnya. Tapi, gaun-gaun penuh rumbai dan bulu itu justru mengingatkan kita pada film The Great Gatsby. Di manakah letak Jawa-nya? “Di ujung keris kan kadang-kadang juga ada fringe, itu yang saya ambil,” katanya.

    Pemilihan Andien sebagai pembuka acara pun bukannya tanpa pertimbangan Barli. “Saya ingin sosok yang memberikan inspirasi dan gemilang sebagai pembuka acara ini. Itu sebabnya saya pilih Andien karena dia kebetulan pernah menyanyikan lagu itu.”

    SUBKHAN

    Berita terkait:

    Cantik dan Glamor Ala Barli Asmara

    Jakarta Fashion Food Festival Libatkan 80 Desainer

    Hitam-Putih Busana Muslim Rancangan Barli Asmara

    Barli Asmara Turut Jajal Fashion Busana Muslim


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.