Drama Alat Cap Batik Sapto Djojokartiko  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Model memperagakan busana koleksi terbaru dari desainer Sapto Djojokartiko dalam pekan mode Pasar Indonesia dan Bazaar Fashion Festival di Jakarta Convention Center, Kamis 23 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Model memperagakan busana koleksi terbaru dari desainer Sapto Djojokartiko dalam pekan mode Pasar Indonesia dan Bazaar Fashion Festival di Jakarta Convention Center, Kamis 23 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada reruntuhan wajah patung raksasa pada pergelaran busana Sapto Djojokartiko. Wajah patung itu mengingatkan kita pada patung-patung pualam dari Yunani. Para model wanita berbaris membentuk satu garis lurus. Mereka diam, berdiri mematung di tengah reruntuhan patung itu. Wangi lilin aroma terapi menyeruak memenuhi ruangan White Cube yang menjadi lokasi presentasi Sapto. Mereka yang hadir terkesima mendengarkan suara gesekan cello hingga presentasi koleksi pret-a-couture Sapto itu berakhir.

    Apa yang ingin disampaikan oleh Sapto? Apakah ini cerita soal Yunani? “Bukan, ini cerita soal penara, alat cap batik yang sebelumnya jarang dieksplorasi,” kata Sapto kepada Tempos seusai presentasi koleksinya, Kamis, 23 Oktober 2014. “Saya tidak mau terlihat terlalu etnik.”

    Sapto menyuguhkan koleksi berwarna putih, pastel, hingga abu-abu. Ada teknik bordir dengan bentuk motif pada penara yang diaplikasikan pada gaun, bustier, hingga jaket panjang dalam koleksinya. Karya Sapto memang tidak tampak terinspirasi dari penara. Gaun dan jaket itu justru mirip pakaian dewi dalam mitologi Yunani. “Saya memang ingin semuanya terlihat lebih global,” katanya.

    Ini bukan akhir dari koleksi Sapto. Kita masih akan melihat kelanjutan koleksinya dalam waktu dekat. “Jika Anda memperhatikan bunyi-bunyian pada akhir ilustrasi musik, terdengar ada sesuatu dari India, kan? Itu masih akan berlanjut pada koleksi ready to wear milik saya,” kata Sapto.

    Sapto dikenal sebagai perancang yang menyuguhkan drama pada setiap presentasi koleksinya. Februari lalu, misalnya, dia membuat koleksi gaun-gaun berwarna merah dan hitam. Pada pengujung acara, dia meminta para model mengenakan topeng yang mirip topeng anggar. “Saya hanya ingin orang selalu mengingat sesuatu soal show saya,” ujarnya.

    SUBKHAN

    Terpopuler
    Akhirnya, Nama 34 Menteri Kabinet Jokowi Rampung  
    Calon Menteri Dilabel Merah, Jokowi Tepok Jidat
    Menggilai Aktris, Anak Jokowi Malah Ditaksir Gay
    Takut Dijebak, PDIP Emoh Setor Nama Anggota Fraksi  
    Rahasiakan Nama Menteri, JK Main Kucing-kucingan
    Rilis Kabinet Batal, Jokowi: Yang Kumpulkan Siapa?
    Ujian CPNS, Anak Jokowi Dapat Nilai 300  
    Di Singapura, Kaesang Jokowi Dikira Petugas MRT
    Kaesang, Anak Jokowi, Kembali Aktif di Medsos  
    Amerika Serikat Gempur ISIS di Suriah, 521 Tewas  



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pentingnya Air Putih Setelah Anda Makan

    Makan tentu tak nikmat bila tidak minum air putih setelahnya. Selain nikmat, air putih juga memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.