Susi Doyan Baca Novel Supaya Fasih Bahasa Inggris  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di Istana Merdeka, Jakarta, 27 Oktober 2014. Susi menjadi perbincangan di Twitter lewat aksinya saat merokok usai diumumkan menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Jokowi. TEMPO/Subekti.

    Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti di Istana Merdeka, Jakarta, 27 Oktober 2014. Susi menjadi perbincangan di Twitter lewat aksinya saat merokok usai diumumkan menjabat sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan oleh Jokowi. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo memilih Susi Pudjiastuti menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan dalam Kabinet Kerja. Dari biografinya, Presiden Direktur PT ASI Pudjiastuti Geosurvei ini bukahlah perempuan jebolan perguruan tinggi ternama. Dia adalah lulusan SMP. (Baca: Susi Tolak Jadi Menteri Jokowi, Jika...)

    Meski begitu, dalam kesehariannya Suti lebih sering menggunakan bahasa Inggris. Dalam wawancara dengan Mardiyah Chamim dari Tempo pada 12 Oktober 2012, Tuti mengatakan dia belajar bahasa Inggris secara otodidak. "Saya banyak membaca novel," katanya. Koleksi novel Susi sebagian besar classic romance, seperti karya William Shakespeare dan Agatha Christie. (Baca: Cara Menteri Susi Relaksasi)

    Bagi Susi, penggunaan bahasa Inggris menjadi wajib karena dia harus mengomandoi puluhan pilot asing dan teknisi. Dalam konferensi pers di Hotel Grand Hyatt, Jakarta, pada 26 Oktober lalu, Susi juga bertutur dengan bBahasa Inggris. “Don’t call me Bu Menteri,” ujarnya. (Baca: Dorong Perikanan, Susi Ingin Bangun Bandara Kecil)

    Dalam buku, Menjadi Indonesia: Surat dari dan untuk Pemimpin, Susi juga menuliskan beberapa alinea di dalam suratnya dengan menggunakan bahasa Inggris. "Yang saya sangat tahu waktu itu adalah school was just not my thing." Kalimat itu mengungkapkan kisah Susi saat putus sekolah dari SMAN 1 Yogyakarta. (Baca: Selain Perokok Berat, Menteri Susi Juga Gemar Wine)

    Di sebuah acara "Mencari Pemimpin Indonesia", kerja sama Tempo Institute Indonesia dan Bale Pustaka di Bandung pada 30 Maret 2014, Susi juga memberi pernyataan dengan diselingi bahasa Inggris. Ketika menceritakan kisah sukses perusahaannya, Susi mengatakan, "Tak bisa tidak, saya harus berpikir merdeka. I can only lead if I have free mind." (Baca: Di Twitter, Menteri Susi Dicerca dan Dipuja)

    "Business is an unforgiving environment. You can not think about gender, there is no way you will be treated more gentle just because you are woman. Bisnis itu medan yang keras," kata Susi. (Baca juga: Butet Kertaredjasa: I Love You Full Menteri Susi)

    RINI K

    Topik terhangat:

    Pelantikan Jokowi | Koalisi Jokowi-JK | Kabinet Jokowi | Pilkada oleh DPRD

    Berita terpopuler lainnya:
    Eva Sundari Kecewa Tak Jadi Menteri Jokowi
    Hina Jokowi di FB, Tukang Tusuk Sate Ini Ditahan
    Ditawari Tiga Pos, Kenapa Tjahjo Pilih Kemendagri?
    Paripurna DPR Ricuh, Meja Rapat Digulingkan


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.