Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Laksmi Pamuntjak Luncurkan Novel Kuliner  

image-gnews
Laksmi Pamuntjak. www.laksmipamuntjak.com
Laksmi Pamuntjak. www.laksmipamuntjak.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Laksmi Pamuntjak meluncurkan Aruna dan Lidahnya, novel yang berkisah tentang makanan, persahabatan, perjalanan, dan isu flu unggas.

Penulis novel laris Amba ini melakukan riset sekaligus menulis novel itu selama 1,5 tahun. "Lebih singkat dari novel Amba," katanya di restotan Seribu Rasa, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu, 5 November 2014.(Baca : Novel Amba Laksmi Pamuntjak Dibedah di Bandung )

Novel ini, menurut dia, semifiksi. Novel ini bercerita tentang Arunai Rai, seorang epidemiologis atau ahli wabah dengan spesialisasi flu unggas. Ia menginvestigasi kasus flu unggas di delapan kota di Indonesia sambil mencicipi kekayaan makanan lokal bersama dua sahabat karibnya, Bono, yang berprofesi sebagai koki dengan spesialisasi nouvelle cuisine; dan Nadezhda Azhari, penulis.

Ketiga sahabat itu pencinta makanan khas Indonesia. Sedangkan delapan kota itu adalah Bangkalan, Pamekasan, Palembang, Medan, Banda Aceh, Pontianak, Singkawang, Lombok, dan Mataram.

Laksmi menulis lengkap perihal rasa, aroma, dan menu makanan di kota-kota itu, tapi tidak menyertakan nama restoran. "Pembaca pasti sudah tahu," kata penulis buku The Jakarta Good Food Guide ini.

Laksmi mengatakan mendatangi kota-kota itu satu per satu dan mencicipi makanan khas setempat. "Ada sate lalat dari Madura, dengan daging seukuran lalat, ada bebek Sinjai yang terenak di dunia dan dari Banyuwangi ada rujak soto," kata Laksmi.

Menurut dia, fungsi makanan dalam novelnya adalah pemersatu dan jembatan saat para tokoh berkomunikasi. "Saat kita bertemu orang dan ngomongin makanan, tiba tiba saja obrolan jadi cair. Itu saya temukan di mana-mana. Di novel ini ada kisah-kisah hidup yang dibuka lewat makanan," katanya.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kata Laksmi, ada yang menyebut novelnya sebagai karya sastra kuliner. "Bagi saya, novel ini adalah sastra yang menjadikan kuliner sebagai pembukanya. Kebetulan saya suka pergi makan. Kalau saya review makanan hanya ditulis biasa, enggak aneh. Nah, ini saya membicarakan sesuatu daan makanan dalam konteks nilai di sebuah novel," ucapnya.

Novel 426 halaman terbitan Gramedia Pustaka Utama ini akan diluncurkan pada 13 November 2014, dan tersedia di toko buku mulai 24 November 2014.

EVIETA FADJAR

Berita Terpopuler
Kreasi Inovasi Diri di Jakarta Fashion Week 
Keindahan Penari Bedoyo di Mata Oscar Lawalata
Perlindungan Kulit dari Radikal Bebas 
Mamita, Kisah Cinta Sang Matador Spanyol

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Laksmi Pamuntjak Dukung Indonesia Mundur dari Frankfurt Book Fair 2023

44 hari lalu

Frankfurt Book Fair (FBF). Ikapi
Laksmi Pamuntjak Dukung Indonesia Mundur dari Frankfurt Book Fair 2023

Sikap Laksmi Pamuntjak dipicu keputusan Frankfurt Book Fair 2023 yang menunda kemenangan novelis asal Palestina, Adania Shibli.


Buku Awan Merah: Cerita Colombus hingga Cyrus Habib dalam Refleksi Rohaniwan

28 September 2023

Suasana peluncuran Buku Awan Merah: Catatan Sepanjang Jalan di Yogyakarta Selasa, 26 September 2023. TEMPO/Pribadi Wicaksono
Buku Awan Merah: Cerita Colombus hingga Cyrus Habib dalam Refleksi Rohaniwan

Rohaniwan yang juga pengajar Universitas Sanata Dharma Yogyakarta Baskara T. Wardaya menulis buku bertajuk Awan Merah: Catatan Sepanjang Jalan.


Konsisten Berkarya, Komunitas Saya Belajar Hidup Meluncuran Buku ke-12 di Yogyakarta

11 Juni 2023

Peluncuran buku #sayabelajarhidup karya S. Dian Andryanto di Ace Ambarrukmo Plaza Yogyakarta, Sabtu, 10 Juni 2023. Foto: Eko Rini
Konsisten Berkarya, Komunitas Saya Belajar Hidup Meluncuran Buku ke-12 di Yogyakarta

Komunitas Saya Belajar Hidup konsisten berkarya dan menerbitkan buku. Komunitas menulis ini sudah berjalan selama 8 tahun dan menerbitkan 12 buku


Hari Pendidikan Nasional, BRIN dan Sultanate Institute Luncurkan Buku

2 Mei 2023

Merayakan Hari Pendidikan Nasional 2023, BRIN bekerja sama dengan Sultanate Institute mengadakan webinar dan peluncuran buku 'Keajaiban Negeri Emas Zabaj - Indonesia dalam catatan dunia Islam masa Abbasiyah'. (Tangkapan layar)
Hari Pendidikan Nasional, BRIN dan Sultanate Institute Luncurkan Buku

Buku Keajaiban Negeri Emas Zabaj menjelaskan tentang kawasan Asia Tenggara dari sudut pandang pelayar abad 9 dan 10.


Jelang HUT ke-68, SYL Luncurkan Dua Buku

16 Maret 2023

Jelang HUT ke-68, SYL Luncurkan Dua Buku

Dua buku perjalanan tersebut berujudul "The SYL Way: The Miracle of Hardworking" dan "The SYL Way: I Love My Job".


NU Cabang Tiongkok Luncurkan Buku, Tekankan Pentingnya Santri Belajar ke Cina

7 Februari 2023

Pengurus Cabang Istimewa NU Tiongkok meluncurkan buku bertajuk Santri Indonesia di Tiongkok di UIN Sunan Ampel, Surabaya, Senin, 6 Februari 2022. Foto: Istimewa
NU Cabang Tiongkok Luncurkan Buku, Tekankan Pentingnya Santri Belajar ke Cina

Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Tiongkok meluncurkan buku bertajuk "Santri Indonesia di Tiongkok"


Wartawan Senior Tempo Arif Zulkifli Luncurkan Buku Jurnalisme di Luar Algoritma

28 Januari 2023

Wartawan senior Tempo Arif Zulkifli melakukan peluncuran buku berjudul Jurnalisme di Luar Algoritma, berlangsung di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat pada Sabtu, 28 Januari 2023. TEMPO/Tika Ayu
Wartawan Senior Tempo Arif Zulkifli Luncurkan Buku Jurnalisme di Luar Algoritma

Buku itu dibuat, kata wartawan Tempo Arif Zulkifli, untuk mencoba memberikan insight dalam pemberitaan berbentuk reportase.


Rilis Buku Baru, Bamsoet Hargai Pentingnya Pertemanan

10 September 2022

Ketua MPR Bambang Soesatyo merilis buku terbarunya,
Rilis Buku Baru, Bamsoet Hargai Pentingnya Pertemanan

Pertemanan dan membina jaringan menjadi kunci penting dalam perjalanan karier Bambang Soesatyo.


Ketua MPR RI Apresiasi Terbitnya Buku 'NKRI Harga Mati'

24 Agustus 2022

Ketua MPR RI Apresiasi Terbitnya Buku 'NKRI Harga Mati'

Merujuk aspek yuridis, gagasan negara kesatuan merupakan pengejawantahan rumusan sila ketiga Pancasila, yaitu Persatuan Indonesia


Peluncuran Buku 'Anies Baswedan: Gagasan, Narasi, dan Karya', Penulis: Dia Pemimpin Otentik

15 Juli 2022

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan usai meresmikan Perpustakaan Jakarta dan Pusat Dokumentasi Sastra HB Jassin di kawasan Pusat Kesenian Jakarta Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, pada Kamis, 7 Juli 2022. TEMPO/Moh Khory Alfarizi
Peluncuran Buku 'Anies Baswedan: Gagasan, Narasi, dan Karya', Penulis: Dia Pemimpin Otentik

Anies Baswedan disebut sebagai pemimpin otentik dalam peluncuran buku 'Anies Baswedan: Gagasan, Narasi, dan Karya'.