Rita: Program Ini Bentuk Apresiasi Musik Lokal

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Walikota Bandung Ridwan Kamil, saat melakukan tantangan I Like Dangdut. Youtube.com

    Walikota Bandung Ridwan Kamil, saat melakukan tantangan I Like Dangdut. Youtube.com

    TEMPO.CO , Jakarta:Mengomentari maraknya tantangan I Like Dangdut, Rita Sugiarto berpendapat sebagai berikut. (Baca:Demam I Like Dangdut Challenge)

    "Seru juga program ini. Meski gimmick, tetapi tantangannya memiliki nilai positif, mulia, dan beramal. Bagi banyak orang yang tertantang dengan program ini, secara tak langsung bentuk apresiasi yang bagus untuk dangdut, musik khas Indonesia," kata Rita pada Selasa, 18 November 2014 di Jakarta.

    Pedangdut senior kelahiran Demak, 19 September 1965 ini juga sempat unjuk diri dalam tantangan ini.

    "Kan enggak harus goyang yang gimana. Tapi positifnya, memancing rasa penasaran orang terhadap musik dangdut. Ini acara atau program seru-seruan yang mulia dan beramal untuk kebaikan perbaikan sekolah," kata Rita. (Baca: Awal Mula Olga Jadi Asisten Rita Sugiarto)

    I Like Dangdut Challenge tengah populer saat ini. Aksi berjoget dengan iringan musik dangdut. Selain melestarikan dangdut, aksi ini juga menjadi ajang donasi untuk program pendidikan di Indonesia. Dalam program ini, beberapa tokoh dan pejabat Indonesia bahkan telah melakukan aksinya seperti Ganjar Pranowo, Bima Arya, Dahlan Iskan, Ignasius Jonan, Ridwan Kamil dan sebagainya ikut bergoyang untuk menjawab tantangan ini.(Baca: 'Seragam' Para Tokoh dalam I Like Dangdut Challenge)

    HADRIANI P

    Terpopuler
    Festival Mutumanikam Nusantara Indonesia Digelar 

    Tenaga Kesehatan di Inggris Akan Dilarang Merokok

    Penanaman Trembesi Sampai Surabaya 

    Ini Penjelasan Majalah Dewi Soal Priyo Oktaviano

    Kekuatan Nutrisi Dibanding Obat Atasi Kanker



       


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Atlet E-Sport, Jadi Miliarder Berkat Hobi Bermain Video Game

    Dunia permainan digital sudah bukan tidak bisa dipandang sebelah mata. Kini, para atlet e-sport mampu meraup miliar rupiah hasil keterampilan mereka.