Buka Pesan Telepon Setara Angkat Bocah 8 Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sxc.hu

    Sxc.hu

    TEMPO.CO, New York - Selain menganggu kinerja jempol, menulis pesan lewat telepon genggam ternyata membahayakan tulang leher belakang. Tentunya kalau dilakukan dalam waktu lama. Sebuah studi berjudul Assessment of Stresses in the Cervical Spine Caused by Posture and Position of the Head yang dipublikasikan di jurnal Surgical Technology International menuliskan ancaman ini.

    Kepala yang dibungkukkan dalam sudut 60 derajat memberi beban sebesar 27,2 kilogram atau setara dengan berat bocah 8 tahun pada tulang leher belakang. Posisi ini, mengutip Sciencetime, adalah postur orang membuka pesan dan membaca pesan pendek atau surat elektronik di telepon pintar mereka. Angka tersebut ditemukan oleh Doktor Kenneth Hansraj, pemimpin kajian ini. Ia membuat simulasi dalam program komputer. (Baca: Firaun Mengidap Penyakit Tulang Belakang)

    Dokter bedah tulang di New York ini menuturkan tiap sudut kemiringan kepala memberi beban yang berbeda. Sudut terendah, yaitu 15 derajat, akan menjatuhkan bobot 12,2 kilogram ke tulang leher. Pada sudut 30 derajat, bebannya naik hingga 18,1 kilogram. Sedangkan untuk kemiringan 45 derajat, manusia harus menanggung berat 22,2 kilogram di tulang lehernya. Bahkan melihat telepon ke bawah saja sudah memberi beban tulang leher seberat 4,5-5,4 kilogram atau setara dengan berat kepala manusia.

    Penelitian ini, menurut dokter bedah syarah Ezriel Kornel, adalah kajian pertama tentang dampak telepon pintar terhadap tulang leher belakang. Memang, gangguan ini tidak muncul seketika ketika orang melihat pesan. Namun keadaan ini akan memburuk seiring bertambahnya waktu kalau tidak ada perubahan perilaku. Laporan seperti yang ditulis majalah Time online menunjukkan bahwa manusia menghabiskan waktu dua-empat jam dengan membungkukan lehernya.

    Agar terhindar dari nyeri dan kebungkukan, Hansraj memberi tip menggunakan ponsel yang benar. Yaitu, telinga sejajar dengan pundak, lalu tulang belikat atau "sayap malaikat" ditarik ke belakang. Postur tersebut setidaknya bisa mengurangi tekanan pada tulang leher. Namun Hansraj tetap memberi pesan, "Kurangi pemakaian telepon berjam-jam dengan membungkuk."

    DIANING SARI

    Terpopuler:
    Ruhut: Lawan Jokowi, DPR Gantung Diri 
    Kronologi Baku Tembak TNI Vs Polri di Batam 
    Bentrok TNI Vs Polri, Satu Tentara Dibawa ke UGD 
    Besok, Seribu Mahasiswa Kepung Istana
    Ahok: Saya Bukan PDIP, tapi Orangnya Bu Mega 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.