Chris Lie, Komikus Indonesia Prestasi Dunia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Chris Lie bersama Jake Forbes, penulis Return to Labyrinth yangmeraih New York Times Best Seller. Foto: Dok re:on

    Chris Lie bersama Jake Forbes, penulis Return to Labyrinth yangmeraih New York Times Best Seller. Foto: Dok re:on

    TEMPO.CO, Jakarta - Banyak komikus Indonesia yang dikenal mendunia. Salah satunya, Chris Lie, pendiri komik re:On yang sempat membuat beberapa komik mendunia.

    Komik berjudul Return of The Labyrinth terjual habis hanya dalam dua hari di ajang komik terbesar di dunia, San Diego Comic-Con pada Juli 2006. Christiawan Lie, nama panjangnya, adalah pendiri dan direktur Caravan Studio. Kesuksesannya di dunia ilustrator dan desain grafis berawal dari hobi menggambarnya sejak kecil.

    Menjadi lulusan terbaik teknik arsitektur Institut Teknologi Bandung (ITB) dari 25 jurusan yang ada, membuat Chris malah melirik bidang ilustrator komik," Sempat jadi arsitek, tapi saya pilih jadi komikus," kata Chris di ajang HelloFest di Tenis Indoor Senayan pada 22 November 2014. (Baca : Komikus Dunia Akan Muncul di HelloFest)

    Sejak kecil Chris mengaku, otodidak," Saya belajar dari mencontoh komik yang saya baca. Cita-cita saya ingin bisa belajar komik secara formal dan itu tercapai ketika saya berhasil mendapatkan beasiswa Fullbright di tahun 2003 untuk meneruskan S2 di bidang Sequential Art di Savannah College of Arts and Design," kata Chris yang sempat bekerja di bidang arsitek di perusahaan pematung Nyoman Nuarta di Bandung ini.

    Selama kuliah, Chris magang di perusahaan penerbit ternama, Devil's Due Publishing. Pria kelahiran Solo, 5 September 1974 mulai dilirik, sejak saat itu. Ketika ada proyek action figur GI Joe dari Hasbro, perusahaan mainan raksasa pemegang lisensi pusat GI Joe, karya Chris rupanya yang terpilih.

    Chris terlibat dalam pembuatan GI Joe Sigma 6 mulai dari pembuatan desain action figure, ilustrasi untuk cover DVD, kemasan serta media promosi lain yang berkaitan dengan komik tersebut di akhir 2004.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?