Rifat Sungkar Ajak Balap Mobil di Salju Finlandia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bagikan Berita
    Pereli Indonesia, Rifat Sungkar. TEMPO/Seto Wardhana

    Pereli Indonesia, Rifat Sungkar. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.CO, Jakarta - Pembalap Rifat Sungkar mengajak masyarakat umum melakukan tantangan balap musim dingin di Levi, Finlandia, Februari 2015. (Baca: Rifat Sungkar Cari Empat Co-Driver)

    Dalam acara Fastron Winter Driving Experience itu ia akan mengendarai mobil super car, yakni Porsche dengan suhu udara mencapai minus 30 derajat.

    Rifat mengakui, dia sendiri belum pernah melakukan balap di tengah salju."Ini menjadi tantangan saya. Saya saja sangat excited, apalagi masyarakat umum," katanya saat ditemui di Fable Lounge and Dining, SCBD, Jakarta Selatan, 26 November 2014.

    Ada 20 orang yang akan diseleksi lewat pendaftaran via Facebook dan media sosial lainnya. Mereka akan diuji simulasi di Bromo terlebih dulu pada bulan Januari 2015, dan langsung berangkat ke Finlandia pada Februari 2015. "Mereka akan diberi kuis, gimmick soal balap dan keseharian dunia mobil. Akan terpilih 3 orang," kata Rifat. (Baca: Rifat Sungkar Siap Hadapi Oregon Trail Rally)

    Lintasan balap kali ini adalah danau es yang licin. "Ini semacam pengalaman balap yang didukung oleh Porsche. Mereka hanya buka pada Januari dan Februari," kata Rifat. Nantinya, yang terseleksi akan mengikuti pembekalan teori beberapa hari dan praktek, "Ini akan jadi pengalaman tak terlupakan, "ujar Rifat. (Baca: Rifat Bertekad Naik Podium di Spanyol)

    EVIETA FADJAR

    Terpopuler
    Membandingkan Kembar Siam Kediri dengan Minnesota 

    Bahayanya Bayi Yang Menangis Terus

    Jangan Sembarang Beri Obat Pencahar ke Bayi 

    Deteksi Diabetes Tipe 1 dengan Tes Napas 

    Ultah ke-80, Buku Tatiek Maliyati W.S. Dirilis




     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PPKM Level 3 selama Nataru Batal, Ini Aturan Baru yang Diterapkan

    Rencana PPKM Level 3 di seluruh tanah air selama Natal dan Tahun baru telah batal ditetapan. Gantinya, ada aturan baru pengganti pada periode Nataru.