Trik Bercinta Wanita Kita yang Beresiko HIV/AIDS

Reporter

dailymail.co.uk

TEMPO.CO , London - Banyak perempuan di dunia yang melakukan praktek bercinta kering atau dry s*x. Meski diklaim membawa kenikmatan, kegiatan bercinta yang membiarkan alat vital perempuan dalam kondisi kering ini ternyata berbahaya. Pendek kata, bercinta kering menyenangkan untuk pria, namun menyengsarakan wanita.

Laman Daily Mail mengabarkan, bercinta kering bisa menyebabkan iritasi ringan hingga luka pada bagian tubuh paling sensitif untuk perempuan. Alat kelamin wanita yang "dipaksa" kering bahkan bisa memicu penularan penyakit HIV atau AIDS.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melihat fenomena ini sebagai masalah serius. WHO bahkan menunjuk seorang pejabat untuk menangani masalah ini. Studi WHO pada 2009 menyebutkan, bercinta kering menyebarkan HIV pada perempuan di Zambia, salah satu negara di benua Afrika. WHO menemukan praktek ini meluas. Sekitar dua pertiga dari 812 perempuan yang disurvei menyatakan sering melakukan bercinta kering.

Bercinta kering pertama kali dikenal di Afrika Selatan, Afrika Tengah, dan kini di Indonesia. Fenomena hubungan intim tanpa pemanasan atau foreplay ini lahir dari kebutuhan kaum laki-laki untuk membuat aktivitas bercinta menjadi lebih menyenangkan.

(!--more--)






Pasien Covid-19 Jakarta Naik 735 Orang

20 Juni 2022

Pasien Covid-19 Jakarta Naik 735 Orang

Pasien Covid-19 Jakarta naik lagi sebanyak 735 orang per kemarin.


Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, 27,4 Kali Pedoman WHO

20 Juni 2022

Kualitas Udara Jakarta Masuk Kategori Tidak Sehat, 27,4 Kali Pedoman WHO

Kualitas udara Jakarta masuk kategori tidak sehat karena konsentrasi PM2.5 saat ini 27,4 kali dari nilai pedoman WHO.


Pasien Covid-19 Jakarta Hari Ini Bertambah 314 Orang

11 Juni 2022

Pasien Covid-19 Jakarta Hari Ini Bertambah 314 Orang

Pasien Covid-19 Jakarta hari ini bertambah 314 orang. Hasil ini didapati setelah melakukan tes PCR terhadap 8.057 spesimen.


Pekan Kedua Juni, Vaksin Merah Putih Masuk Uji Klinis Fase Ketiga

31 Mei 2022

Pekan Kedua Juni, Vaksin Merah Putih Masuk Uji Klinis Fase Ketiga

Penny menjelaskan penyelesaian tahap uji coba fase ketiga Vaksin Merah Putih bisa lebih cepat dari perkiraan sebelumnnya.


Wabah Demam Berdarah Maut Serang Irak, Penderita Tewas Kehabisan Darah

29 Mei 2022

Wabah Demam Berdarah Maut Serang Irak, Penderita Tewas Kehabisan Darah

WHO melaporkan Irak kini tengah menghadapi wabah demam berdarah Krimea-Kongo yang berdampak fatal, dapat menyebabkan penderita tewas kehabisan darah


Kasus Hepatitis Akut: Dunia 170 Kasus 1 Meninggal, Indonesia 3 Kasus 3 Meninggal

5 Mei 2022

Kasus Hepatitis Akut: Dunia 170 Kasus 1 Meninggal, Indonesia 3 Kasus 3 Meninggal

World Health Organization atau WHO mempublikasikan penyakit hepatitis akut berat ini sebagai kejadian luar biasa atau KLB.


Kasus Hepatitis Berat Misterius Ditemukan di Singapura, Pasien Usia 10 Bulan

1 Mei 2022

Kasus Hepatitis Berat Misterius Ditemukan di Singapura, Pasien Usia 10 Bulan

Pasien yang mengidap hepatitis misterius di Singapura ini sudah menjalani tes empat jenis hepatitis, namun semua hasilnya negatif.


WHO Menemukan Kasus Hepatitis Berat yang Misterius, Berisiko Transplantasi Hati

1 Mei 2022

WHO Menemukan Kasus Hepatitis Berat yang Misterius, Berisiko Transplantasi Hati

Penyakit hepatitis merupakan kondisi peradangan hati atau liver


Peringatan Hari Kesehatan Sedunia, WHO Ingatkan Kesehatan Planet Bumi

7 April 2022

Peringatan Hari Kesehatan Sedunia, WHO Ingatkan Kesehatan Planet Bumi

Hari Kesehatan Sedunia atau World Health Day yang diperingati setiap 7 April pada tahun ini mengangkat tema "Our Planet, Our Health".


WHO Inisiasi Pembahasan Inklusivitas Disabilitas di Konferensi Kesehatan Global

3 Januari 2022

WHO Inisiasi Pembahasan Inklusivitas Disabilitas di Konferensi Kesehatan Global

Pra-konferensi Inklusivitas Disabilitas di Sektor Kesehatan oleh WHO akan berlangsung pada 12 Januari 2022.