Keseringan Mencuci Bisa Bikin Sakit Punggung

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • REUTERS/Rafael Marchante

    REUTERS/Rafael Marchante

    TEMPO.CO, Jakarta - Dokter spesialis kedokteran fisik dan rehabilitasi Rumah Sakit Pondok Indah Jakarta, Laura Djuriantina, mengatakan mengucek pakaian yang umumnya dilakukan dengan cara berjongkok memiliki dampak yang sangat besar bagi kesehatan.

    Nyeri pada punggung bagian bawah, salah satunya diakibatkan oleh postur tubuh yang salah dalam kehidupan sehari-hari. Belum lagi mengangkat beban cucian yang berat setelah mengucek berpotensi mengakibatkan nyeri pada punggung bagian bawah.

    "Jika dibiarkan, ini dapat menimbulkan kejang otot," kata Laura di Jakarta, Selasa, 24 Februari 2015. "Keluhan atau nyeri sesaat memang bisa disembuhkan dengan obat, namun efek jangka panjangnya bisa menimbulkan nyeri akut hingga kronis."

    Laura melanjutkan, tubuh memiliki masa usang atau penurunan fungsi. Sehingga, harus ada penanganan efektif dalam mencegah nyeri punggung.

    Adapun usia yang paling rawan terhadap nyeri punggung adalah adalah 40 tahun ke atas. Laura mengatakan nyeri yang dibiarkan dapat menjadikan otot tulang belakang menyempit dan berakibat pada pengapuran.

    Satu hal yang hendaknya dijalankan untuk mencegah nyeri punggung adalah berolahraga secara rutin. Ada tiga jenis olahraga yang dianggap paling efektif, yakni berenang, yoga, dan pilates.

    SATWIKA MOVEMENTI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.