Tradisi Pijat Bayi Ini Bisa Dilakukan Para Ibu di Indonesia

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Beberapa orang ibu mendapatkan pelatihan pijat bayi gratis di Rumah Zakat, Jakarta, Jumat (25/5). Pelatihan pijat ini selain untuk mengendurkan otot-otot balita juga berguna untuk lebih mempererat jalinan kasih antara ibu dan bayi. TEMPO/Tony Hartawan

    Beberapa orang ibu mendapatkan pelatihan pijat bayi gratis di Rumah Zakat, Jakarta, Jumat (25/5). Pelatihan pijat ini selain untuk mengendurkan otot-otot balita juga berguna untuk lebih mempererat jalinan kasih antara ibu dan bayi. TEMPO/Tony Hartawan

    TEMPO.CO , Jakarta:Tradisi pijat bayi sudah dikenal dunia sejak jaman India kuno. Sementara di Indonesia, pijat bayi juga sudah dipraktekkan secara turun temurun sebagai bagian dari perawatan bayi.

    Manfaat pijat bayi yang utama adalah mendukung proses tumbuh kembang bayi secara mental, fisik dan sosial. Sayangnya, di Indonesia pijat bayi biasanya diserahkan sang ibu ke tenaga berpengalaman seperti terapis baby spa atau dukun pijat bayi.

    Karena itu, My Baby sebagai merek pelopor perawatan bayi di Indonesia menggelar My Baby Lovely Spa. Program ini untuk mengedukasi ibu Indonesia melakukan pijat bayi sendiri di rumah pada acara yang berlangsung di Istana Ballroom Sari Pan Pacific Hotel Jakarta pada Sabtu, 6 Juni 2015.

    "Kami, ingin mendorong Ibu Indonesia melakukan pijat bayi sendiri di rumah untuk membangun ikatan tali kasih antara ibu dan bayinya, dan tentunya mengoptimalkan tumbuh kembang bayi, ” kata Senior Brand Development Manager My Baby PT Barclay Products, Dahlia Yolanda di acara ini.

    Sebelumnya, berdasarkan survei online terhadap 780 ibu berusia 24-45 tahun di seluruh nusantara selama bulan Mei hingga Juni 2015. Hasilnya terungkap, 9 dari 10 Ibu Indonesia sudah memahami pentingnya pijat bayi untuk perkembangan bayinya.

    Namun 62 persen mengaku masih menyerahkannya ke orang lain, yaitu terapis baby spa atau dukun pijat bayi.

    Menurut dokter Margareta Komalasari SpA dari RS Pusat Pertamina dan  Brawijaya Women & Children Hospital pijat bayi memiliki segudang manfaat kesehatan selain memberikan rasa aman dan nyaman.

    "Si bayi bisa tertidur denfan tenang, mengurangi rewel dan tangis, tidak gelisah juga meningkatkan berat badan, membantu pencernaan dan meningkatkan sirkulasi peredaran darah," kata dia.

    Dahlia juga menjelaskan, “Program ini dilakukan secara rutin sejak tahun 2012 dan telah menjangkau langsung  27 ribu bayi di 340 titik kegiatan di posyandu, pusat perbelanjaan dan pusat keramaian yang mencakup 13 kota di seluruh Indonesia seperti Jakarta, Bogor, Bandung, Cirebon, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Sidoarjo, Malang, Kediri, Medan, Palembang dan Lampung.

    Tahun ini,  kata Dahlia programnya juga dengan tutorial video baby spa melalui youtube My Baby, lomba foto baby spa dan pada akhir tahun akan melakukan workshop yang berlangsung di Yogyakarta dengan melibatkan fans social media.

    "Dengan menyebarkan informasi dan edukasi mengenai pijat bayi, kami berharap akan lahir generasi yang lebih kuat dan lebih terawat dengan penuh kasih sayang," ujar dia.

    HADRIANI P.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.