Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Petugas Gabungan Temukan Apel Impor Mengandung lilin  

Editor

Saroh mutaya

image-gnews
Petani menyortir buah apel yang akan di distribusikan di kebun apel kawasan Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, 4 Juli 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat
Petani menyortir buah apel yang akan di distribusikan di kebun apel kawasan Kec. Bumiaji, Kota Batu, Jawa Timur, 4 Juli 2015. TEMPO/Aris Novia Hidayat
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Petugas dari Pemerintah Kabupaten Sukabumi, TNI dan Polri menemukan apel impor yang mengandung lilin saat dilakukan uji laboratorium usai razia makanan dan minuman di Pasar Pangleseran, Jawa Barat.

"Kami terkejut dengan hasil temuan ini apalagi apel impor yang mengandung lilin tersebut tidak hanya satu jenis, bahkan buah pir juga mengandung lilin di bagian kulitnya setelah dilakukan pemeriksaan dengan cara mengerik kulit apel tersebut,," kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, Pedagangan dan Pasar (Diskoperindagsar) Kabupaten Sukabumi, Asep Jafar di Sukabumi, Senin, 13 Juli 2015.

Menurut dia, tidak hanya kulitnya saja yang mengandung zat kimia berbahaya, bahkan daging apel tersebut setelah dilakukan pemeriksaan secara laboratorium juga mengandung zat formalin yang juga merupakan racun yang bisa menyebabkan gangguan kesehatan seperti kanker kepada warga yang sering mengkonsumsinya.

Diduga apel impor tersebut dilapisi lilin dan disuntik formalin agar tahan lama atau awet sehingga apel tersebut tidak cepat busuk.

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Pihaknya juga masih menelusuri dari mana apel impor tersebut didistribusikan, karena pedagang mengaku hanya mendapatkan apel ini dari distributor dan tidak mengetahui mengandung zat kimia berbahaya.

"Untuk sementara kami hanya memberikan teguran kepada pedagang dan menelusuri oknum distributor yang mendistribusikan apel berbahaya itu, mungkin kasus seperti ini baru terungkap di Kabupaten Sukabumi, tidak menutup kemungkinan apel serupa dijual secara bebas di pasaran," tambahnya.

Asep mengatakan untuk pelaku usaha yang nakal atau berbuat curang pihaknya tidak segan memberikan sanksi mulai dari teguran, penutupan izin usaha hingga dipidanakan sesuai undang-undang yang berlaku seperti UU Perlindungan Konsumen.

ANTARA
Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Politikus PSI Dipolisikan Waketum NasDem Ahmad Ali Karena Obrolan di Grup WA

3 Februari 2021

Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad Ali menyampaikan sambutan dan arahan pada rapat koordinasi wilayah Partai NasDem se-Sulteng, berlangsung di Palu, Jumat. ANTARA/Muhammad Hajiji
Politikus PSI Dipolisikan Waketum NasDem Ahmad Ali Karena Obrolan di Grup WA

Politikus PSI, Yusuf Lakaseng, dilaporkan ke polisi oleh Wakil Ketua Umum Partai Nasdem Ahmad Ali.


Di depan DPR, Dirjen Hortikulutura Sampaikan Rencana Gugat Majalah Tempo

16 November 2020

Ilustrasi rapat di DPR. TEMPO/Fakhri Hermansyah
Di depan DPR, Dirjen Hortikulutura Sampaikan Rencana Gugat Majalah Tempo

Direktur Jenderal Hortikulutura Kementerian Pertanian Prihasto Setyanto menyatakan dirinya berani untuk menggugat Majalah Tempo.


Di DPR, Dirjen Hortikultura Klarifikasi Investigasi Tempo Soal Impor Buah

16 November 2020

Ilustrasi rapat di DPR. Dok.TEMPO/Fakhri Hermansyah
Di DPR, Dirjen Hortikultura Klarifikasi Investigasi Tempo Soal Impor Buah

Direktur Jenderal Hortikultura Kementan Prihasto Setyanto memberikan penjelasan kepada DPR terkait investigasi Majalah Tempo soal kuota impor buah.


Kader Nasdem Laporkan Ahmad Ali dan Rusdi Masse ke KPK

13 November 2020

Ilustrasi Gedung KPK
Kader Nasdem Laporkan Ahmad Ali dan Rusdi Masse ke KPK

Rekan sesama kader Nasdem itu mengatakan apa yang dilakukan Ahmad Ali dan Rusdi Masse masuk dalam kategori pidana korupsi.


Waketum NasDem Ahmad Ali Bantah Mengatur Kuota Impor Buah

13 November 2020

Wakil Ketua Umum DPP NasDem Ahmad Ali menyampaikan sambutan dan arahan pada rapat koordinasi wilayah Partai NasDem se-Sulteng, berlangsung di Palu, Jumat. ANTARA/Muhammad Hajiji
Waketum NasDem Ahmad Ali Bantah Mengatur Kuota Impor Buah

Di kalangan pengusaha beredar cerita para importir dimintai setoran untuk mendapatkan izin dan kuota impor buah.


Pemerintah Diminta Terbitkan Rekomendasi Impor Hortikultura

18 Februari 2020

Direktur Jenderal (Dirjen) Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengecek kesiapan produksi bawang merah dan cabai di Jawa Tengah, Kamis, 12 April 2018.
Pemerintah Diminta Terbitkan Rekomendasi Impor Hortikultura

Hendra Juwono meminta agar pemerintah segera mengeluarkan rekomendasi impor produk hortikultura (RPIH) dan surat persetujuan impor (SPI)


Kemendag Minta AS Buka Keran Impor Nanas asal Indonesia

25 November 2019

Ilustrasi nanas (pixabay.com)
Kemendag Minta AS Buka Keran Impor Nanas asal Indonesia

Kementerian Perdagangan atau Kemendag meminta emerintah Amerika Serikat (AS) untuk membuka keran impor produk nanas asal Indonesia.


Indonesia Takkan Hambat Impor Buah dari Thailand, Asal...

23 Juni 2019

Presiden Joko Widodo atau Jokowi (kedua kiri) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (ketiga kiri) disambut oleh Menlu Retno Marsudi (keempat kanan) dan Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita (ketiga kanan) saat tiba di lokasi KTT ASEAN ke-34, di Bangkok, Thailand, Sabtu, 22 Juni 2019. ANTARA
Indonesia Takkan Hambat Impor Buah dari Thailand, Asal...

Indonesia berjanji tidak akan menghambat impor buah dari Thailand asalkan ada timbal baliknya.


Ada 25 Jenis Buah Lokal Digratiskan di Ajang CFD

13 Agustus 2017

Istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Kalla mengunjungi stand kampanye buah lokal Kementerian Pertanian, di area car free day (CFD) Thamrin, Jakarta, Ahad, 13 Agustus 2017. Tempo/Ghoida Rahmah
Ada 25 Jenis Buah Lokal Digratiskan di Ajang CFD

Kementerian Pertanian (Kementan) membagikan aneka ragam buah nusantara gratis pada Ahad pagi, di area car free day (CFD) Sarinah, Thamrin, Jakarta.


Tomat Itu Buah Atau Sayuran?

15 Juni 2017

Ilustrasi jus tomat. worldlifestyle.com
Tomat Itu Buah Atau Sayuran?

Kita semua tahu tomat secara teknis adalah buah, tetapi...