Krisdayanti Kena Candu Bekatul, Ternyata...

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Krisdayanti saat berolahraga. instagram.com/krisdayantilemos

    Krisdayanti saat berolahraga. instagram.com/krisdayantilemos

    TEMPO.CO, Jakarta - Ada kejadian menarik ketika Krisdayanti hadir di syukuran Film Surga yang Tak Dirindukan di MD Place, Jakarta, beberapa waktu lalu. Krisdayanti, 41 tahun terlihat segar dan berbunga-bunga menerima piala Indonesia Box Office Movie Awards (IBOMA)  kategori Original Soundtrack Film Terbaik.

    Usai  memperlihatkan pialanya di depan media, KD menepi ke area lift. Ibu empat anak ini mereguk minuman dalam botol yang diberikan asistennya. Botol itu, ternyata susu bekatul, ramuan yang membuatnya terlihat lebih kurus.

    Krisdayanti akhirnya buka kartu. Susu bekatul yang diminumnya, bukan sembarang susu. Di dalamnya, tersimpan 12 zat antioksidan untuk meningkatkan daya tahan tubuh dan mengenyangkan perut. Ini adalah bagian program perangnya terhadap lemak yang dimulai sejak 4 Januari 2016.

    Nyonya Raul Lemos mengaku menjalani diet program baru di bawah pengawasan dokter gizi pribadinya, Dr. Samuel Oetoro, MS SpGk. Kunci diet ala Krisdayanti, tak seperti yang sudah-sudah, rajin mengonsumsi apel seperti yang dulu ia lakukan pasca melahirkan Aurel. Krisdayanti pilih sarapan roti gandum panggang. Siangnya, hanya melahap ayam tanpa kulit.

    “Ayam itu digoreng atau diolah dengan minyak bekatul, minyak dari gabah alias 'rumahnya' beras. Saya berkenalan dengan minyak bekatul dari dokter pribadi saya. Saya turun 6 kg dari bobot semula 59 kg. Idealnya, berat badan saya 52 kg. Malam hari, saya mengonsumsi susu yang tadi saya minum,” kata Krisdayanti.

    Tak hanya mengatur pola makan, ia juga menjalani treatmil rutin setiap hari. Diet terbarunya kali ini mengoreksi diet-diet yang sebelumnya ia jalani.

    Krisdayanti mengaku dulu berpikir, dengan buah saja bisa kurus. Ternyata, pola pikir seperti itu keliru karena buah pun mengandung gula. Tahun ini--selain roti gandum panggang, Krisdayanti makan dua buah jeruk pada pagi hari.

    “Kalau pun makan anggur, hanya lima butir. Yang harus dihindari durian dan pisang. Sempat sama sekali tidak boleh makan buah. Oh iya untuk sarapan, roti gandum panggang itu saya santap bersama putih telur yang digoreng. Kuning telur ora entuk " katanya.

    TABLOIDBINTANG.COM


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kajian Ibu Kota Baru, Diklaim Memperkuat Kawasan Timur Indonesia

    Pemindahan ibu kota ke luar Jawa diklaim akan memperkuat kegiatan nasional dan kawasan Indonesia timur. Begini kajian ibu kajian ibu kota baru.