8 Penyebab Baterai Cepat Habis dan Solusinya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi pria membetulkan telepon genggam. shutterstock.com

    Ilustrasi pria membetulkan telepon genggam. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Pemilik ponsel pintar harus menghadapi masalah klasik sehari-hari, baterai cepat habis saat mereka di luar ruangan.

    Laman Reader’s Digest merangkum ada delapan penyebab baterai ponsel cepat habis sekaligus cara mengatasinya.

    1. Terlalu banyak apllikasi
    Kebanyakan aplikasi memiliki fitur “push notification”, pemberitahuan langsung, yang belum tentu diperlukan. Pengembang piranti lunak Kylie Logue mengatakan setiap mengaktifkan push notification, aplikasi akan mengecek secara periodik pemberitahuan yang akan dimunculkan di tampilan home.

    “Layanan ini, kalau dikali dengan lebih dari 100 aplikasi, membuat baterai cepat habis,” kata dia. Cek bagian notifikasi di pengaturan, lalu pilih aplikasi mana saja yang perlu push notification.

    Baca juga: Anda Suka Selfie? Kenali 3 Alasan Berselfie-ria

    2. Ponsel jadul
    Meski pun mengikuti tren ponsel terbaru menghabiskan uang, ponsel model lama cenderung punya baterai yang tidak sehat. Ponsel terkini memakai teknologi “non-replaceable”, tidak bisa diganti. Bila baterai rusak, pembeli harus membeli ponsel baru karena baterai tidak bisa dilepas seperti zaman dulu.

    “Baterai cepat habis tandanya harus ganti ponsel karena artinya baterai sudah tidak bagus lagi,” kata dia.

    3. Bluetooth menyala
    Cek Bluetooth di pengaturan, umumnya ponsel secara otomatis mengaktifkan fitur tersebut meski pengguna tidak memakainya. Mengaktifkan Bluetooth dan GPS membuat baterai harus bekerja lebih keras karena proses tersebut memerlukan banyak tenaga.

    4. Sering menelepon
    Tidak seperti berkirim pesan, menelepon membuat baterai lebih cepat habis. Pakar telekomunikasi bisnis Mike McRitchie mengatakan menelepon menggunakan lebih banyak kapasitas jaringan sekaligus suara, tidak seperti SMS.

    “Kalau bisa SMS atau e-mail, lebih hemat baterai,” kata dia.

    5. Terlalu banyak berfoto
    Mengambil foto tidak hanya membuat kapasitas penyimpanan berkurang, tapi juga daya hidup baterai.

    “Mengambil gambar, terutama video, butuh tenaga ekstra untuk mengaktifkan fokus kamera, merekam gambar dan suara,” kata McRitchie.

    Saat memakai kamera, aktifkan mode pesawat (airplane) agar lebih hemat.

    6. GPS aktif
    Mengaktifkan fitur GPS memang sangat membantu untuk menemukan rute jalan, tapi perlu diingat, boros baterai. Beberapa aplikasi secara otomatis mengaktifkan GPS. Atur aplikasi mana saja yang menggunakan GPS, sambil menyiapkan power bank karena fitur GPS membutuhkan tenaga ekstra.

    7. Cuaca panas
    Cuaca panas juga berdampak pada daya tahan baterai. McRitchie menambahkan dingin juga kamera harus bekerja lebih keras.

    8. Koneksi buruk
    Koneksi yang buruk, misalnya di daerah terpencil, juga membuat boros baterai karena ponsel harus mencari jaringan ke menara seluler. Meski pun tidak dipakai, ponsel terus bekerja untuk mengirim dan menerima sinyal dari menara terdekat.

    Nyalakan mode airplane saat berada di lokasi susah sinyal dan bila mungkin, coba sambungkan dengan WiFi yang ada.

    ANTARA

    Baca juga:
    Imlek Sebentar Lagi, Atur-atur Rumah Yuk! Cek Feng Shui-nya
    Jam Ini jadi Favorit Pria Penjelajah Dunia



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sidang MK Terkait Sengketa Pilpres 2019 Berlangsung Dua Pekan

    Sidang MK terkait sengketa Pilpres 2019 memasuki tahap akhir. Majelis hakim konstitusi akan membacakan putusannya pada 27 Juni. Ini kronologinya.