Perempuan Selalu Jadi Pusat Berita, Simak Analisis Penelitian Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sylviana Murni, Megawati, Susi Pudjiastuti, Ayu Ting-ting. TEMPO

    Sylviana Murni, Megawati, Susi Pudjiastuti, Ayu Ting-ting. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta -Perempuan selain disebut makhluk paling indah ciptaan Tuhan, juga memiliki daya tarik dalam setiap hal tentang dirinya. Dalam rilis yang disampaikan Indonesia Indicator (I2) pada Jumat, 21 April 2017 menyajikan tentang penelitian perempuan dalam berita.

    Baca: Julia Roberts Jadi Perempuan Paling Cantik 2017, Ini Rahasianya

    Rustika Herlambang, Direktur Komunikasi Indonesia Indikator menjelaskan penelitian ini bertujuan mengungkap figur perempuan dalam bingkai media online di Indonesia. "Hasil riset ditujukan untuk memberi jawaban atas pertanyaan: Siapa figur perempuan yang paling banyak disebut di media (top person)? Berapa persentase figur perempuan dibanding laki-laki? Siapa perempuan yang pernyataannya paling banyak dikutip media (influencer)? Berapa persentase figur perempuan berpengaruh (melalui pernyataannya di media) dibanding laki-laki? Apabila data diambil dari topik perempuan atau wanita, apa isu terbesar yang dibicarakan media terkait kata perempuan atau wanita?" ungkapnya dalam rilis ini.

    I2  yang merupakan perusahaan intelijen media, analisis data, dan kajian strategis menggunakan peranti lunak Artificial Intelligence ini menyajikan data yang diambil dari seluruh berita media online yang dihimpun dari tanggal  01 Mei 2016 sampai 16 April 2017. Total data adalah 14,075,104 berita dari 1525 media online di Indonesia.

    Menurut wanita yang biasa disapa Rustika ini, data dianalisis secara real time oleh mesin Intelligence Media Management (IMM) yang berbasis Artificial Intelligence. "Hasil analisis data tersebut mewakili data spontan (unconscious data atau  bukan hasil survey yang bisa diarahkan) dari seluruh media.
    Indonesia Indicator menggunakan istilah  “terpegah” yang berarti termasyhur yang dimaknakan lebih netral ketimbang istilah populer yang berarti terkenal dan disukai," ujar dia.

    Menurut Tika, dari urutan 2500 nama yang ada di media, terdapat 165 nama perempuan. Data ini dikumpulkan dari 14 juta berita dari 1525 media online Indonesia. Adapun persentasenya mencapai 7 persen.

    "Pada figur perempuan yang namanya paling banyak disebut media. Dalam hal ini, top persons tidak selalu memberikan pernyataan," ujar dia.

    Rustika juga menyebutkan dalam top person perempuan yaitu figur perempuan yang namanya paling banyak disebut media adalah Sylviana Murni sebanyak 40015 berita, diikuti oleh Megawati Soekarnoputri sebanyak 34471 berita, lalu Sri Mulyani Indrawati dan Retno Marsudi masing-masing 24563 dan 18990 berita. Kemudian Tri Rismaharini dan Khofifah Indar Parawansa sebanyak 17395 dan 14064 berita. Selanjutnya ada Susi Pudjiastuti dan Puan Maharani dengan 13398 dan 11512 berita. Selanjutnya adalah Ayu Ting Ting dengan 10534 berita.

    Rustika juga menerangkan pada influencer dalam hal ini adalah narasumber perempuan yang memberikan pernyataan di pemberitaan media online. Influencer dapat dikatakan pihak yang berpengaruh karena penyataannya disebarluaskan oleh media, dan berpotensi membentuk opini publik.

    Kemudian kata Rustika, saat media meminta pernyataan kepada influencer untuk pernyataan sikap, keterangan atau klarifikasi; lalu keterangan ilmiah atau akademis; kemudian informasi yang bersifat kebijakan dan status hukum.

    "Dari sebanyak 14 juta pemberitaan dari 1525 media online, pernyataan Sri Mulyani Indrawati paling banyak dikutip di seluruh media berbahasa Indonesia, disusul oleh Retno Marsudi, Khofifah, Susi Pudjiastuti, serta Tri Rismaharini. Angka adalah berdasarkan jumlah pernyataan yang dikutip oleh media," kata Rustika.

    HADRIANI P.
    Berita Terkait
    Semangat Faria Dewi Djakaria Jadi Kartini Masa Kini di TNI AU
    JEC Ajak Wanita Cek Mata di Hari Kartini, Begini Tahapannya
    JFFF 2017, Perancang Ini Hadirkan Eksplorasi Kebaya Putih Kartini



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.