Rabu, 17 Oktober 2018

Bisa Serbu 20 Ribu Judul Buku Islami di Islamic Book Fair

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Seorang pengunjung mengamati buku yang di pajang di Islamic Books Fair ke VII di Masjid Raya Makassar. TEMPO/Hariandi Hafid

    Seorang pengunjung mengamati buku yang di pajang di Islamic Books Fair ke VII di Masjid Raya Makassar. TEMPO/Hariandi Hafid

    TEMPO.CO, Jakarta - "Islamic Book Fair 2017" yang diselenggarakan pada 3 hingga 7 Maret di JCC Senayan, Jakarta menyajikan 20 ribu judul buku Islam dari berbagai kategori dan penerbit.

    "Buku yang ada di sini beragam, dari buku anak, dewasa, fiksi, biografi dan lainnya dari 310 penerbit," kata Ketua Panitia Islamic Book Fair 2017 Mahmud Anis Baswedan saat pembukaan pameran tersebut, Rabu, 3 Mei 2017.

    Dia mengatakan pada penyelenggaraan yang ke-16 ini pameran buku tersebut mengambil tema "Membangun Peradaban Melalui Literasi Islam" dan pertama kalinya diselenggarakan di JCC Senayan, sebelumnya pameran tersebut sering dilaksanakan di Istora Senayan.

    Panitia mengonsep acara tersebut sebagai tempat wisata literasi, di mana dilengkapi dengan sarana bermain anak dan juga puja sera halal seluas 600 m yang berada di seberang gedung tempat pameran berlangsung.

    Hal ini dimaksudkan agar pengunjung merasa sedang berwisata saat mengunjungi pameran tersebut.

    "Kami menyediakan zona anak, yang di sana terdapat wahana bermain, bioskop edukasi, kampung edukasi dan juga replika rumah Rasulullah Muhammad SAW," kata dia.

    Menurut dia, zona permainan anak selalu menjadi tempat terfavorit bagi pengunjung. Dia yakin tempat itu semakin banyak dikunjungi karena saat ini ada replika rumah Rasulullah.

    Ketua IKAPI Jakarta Hikmat Kurnia mengatakan pameran tersebut diharap dapat mendorong semangat baca masyarakat Indonesia.

    Karena dengan membaca maka dapat menciptakan manusia-manusia unggul yang nantinya berperan dalam membentuk peradaban.

    "Ada tiga pilar literasi yaitu baca, diskusi dan tulis. Dengan ketiga hal ini, maka akan membentuk manusia yang unggul dan dapat membangun peradaban yang cemerlang," kata dia.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.