Nyeri Haid Jangan Buru-buru Minum Obat, Perbanyak Makanan Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi nyeri haid. shutterstock.com

    Ilustrasi nyeri haid. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta -Nyeri (kram) perut saat haid sangat tidak nyaman dan kebanyakan perempuan pernah mengalami hal tersebut. Jika nyeri (kram) perut menyerang, aktivitas yang tengah dikerjakan pun menjadi terganggu.

    Baca: Mirip Terapi Hormon, 10 Makanan Ini Baik untuk Sperma

    Haid atau menstruasi merupakan fenomena natural yang dialami oleh setiap perempuan, mulai dari pubertas pertama hingga menjelang menopause. Setiap bulan, setidaknya 4 hingga 5 hari, seorang perempuan akan rutin mengeluarkan darah dari vaginanya karena adanya proses peluruhan dinding rahim.

    Selama menstruasi berlangsung, banyak sekali hormon yang mengalami perubahan sehingga tubuh dengan mudah mengalami inflamasi. Hormon di dalam tubuh tidak seimbang itu menyebabkan banyak perempuan mengalami gejala seperti rasa lapar berlebih, perubahan mood, sakit kepala hingga tidak nyaman dibagian vagina dan sekitarnya.

    Berikut 7 makanan yang wajib Anda konsumsi sebelum dan selama menstruasi agar dapat mengurangi berbagai macam gejala termasuk nyeri (kram) perut.

    Kecambah
    Kecambah kaya akan berbagai macam nutrisi termasuk antioksidan dan protein. Antioksidan yang terkandung dalam kecambah mampu mengurangi rasa nyeri (kram) sementara protein membantu memulihkan tenaga.

    Sup
    Sup ayam atau sup sayur yang dibuat dengan sedikit minyak juga dapat mengurangi rasa sakit selama menstruasi serta sakit kepala. Satu mangkuk sup yang Anda konsumsi selama menstruasi bermanfaat untuk mengurangi inflamasi pada dinding rahim sekaligus menambah energi.

    Kacang-kacangan
    Apapun jenis kacangnya, mulai dari kacang tanah, kacang badam hingga kurma mengandung banyak protein dan nutrisi yang dapat mengurangi berbagai gejala selama menstruasi.

    Buah-buahan
    Apel, jeruk, pepaya, pisang dan buah-buahan lain yang mengandung banyak antioksidan wajib dikonsumsi selama menstruasi. Gunanya untuk mengurangi rasa sakit saat terjadi proses peluruhan dinding rahim sekaligus sakit kepala.

    Sayur hijau
    Sayuran dengan warna hijau tua, seperti brokoli, kol, mentimun, seledri, bayam, sawi dan selada mengandung banyak sekali zat besi yang baik untuk menjaga peredaran darah agar tetap lancar.

    Kacang polong
    Dari sekian banyak jenis kacang, kacang polong mengandung paling banyak protein. Bahkan, satu mangkuk kecil berisi kacang polong mampu mengurangi inflamasi pada dinding rahim sehingga mengurangi risiko kram perut selama menstruasi.

    Susu
    Nutrisi seperti protein, kalsium dan potassium dalam segelas susu mampu mengurangi rasa sakit pada bagian perut dan kepala ketika haid. Jika Anda bukan penggemar berat susu, Anda dapat menggantinya dengan makanan lain yang mengandung susu, seperti keju, minyak samin serta yogurt.

    BOLDSKY | ESKANISA RAMADIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pelonggaran Kembali PPKM: Aturan Baru WFO, Bioskop, dan Anak-anak

    Pemerintah kembali melonggarkan sejumlah aturan PPKM yang berlaku hingga 4 Oktober 2021. Pelonggaran termasuk WFO, bioskop, dan anak-anak di mall.