Beda dengan Autisme, Perhatikan Gejala Telat Bicara pada Anak  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

    Ilustrasi terapi untuk anak/autisme. Shutterstock

    TEMPO.CO, Jakarta - Perkembangan anak berbeda satu sama lain. Ada anak yang telat bicara akibat kurang stimulasi dari orang sekitar.

    Adriana Soekandar Ginandjar dari Fakultas Psikologi Universitas Indonesia mengatakan gejala autis berbeda dengan telat bicara. Anak yang telat bicara tetap bisa memahami cara berkomunikasi dengan orang sekitarnya.

    Komunikasi bisa berjalan dengan memanfaatkan nonverbal. Bila ingin sesuatu, dia akan menunjuk barang itu. "Kalau anak autis mau sesuatu, dia akan menarik tangan kita untuk menunjuk apa yang dia mau," kata dia, dalam talkshow di Funtaustic Festival 2017, Jakarta, Sabtu, 8 Juli 2017.

    Gejala autisme bisa dideteksi sejak dini bila orang tua secara saksama memantau tumbuh kembang anak sesuai dengan bertambahnya usia. 

    Dokter Rini Sekartini dari Ikatan Dokter Anak Indonesia mewanti-wanti orang tua agar mengamati perkembangan anak dari semua aspek.

    Tak hanya kemampuan motorik yang mudah dilihat, tapi kemampuan bicara dan bersosialisasi dengan orang sekitar. "Kalau ada kemampuan yang belum sesuai dengan usia, segera periksa ke ahli psikiatri."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    PTM Lahirkan Klaster Covid-19 di Sekolah, 3 Provinsi Catat Lebih dari 100 Gugus

    Kebijakan PTM mulai diterapkan sejak akhir Agustus lalu. Namun, hanya anak 12 tahun ke atas yang boleh divaksin. Padahal, PTM digelar mulai dari PAUD.