Unik, Alat canggih Ini Bisa Mendeteksi Bau Badan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi bau badan. shutterstock.com

    Ilustrasi bau badan. shutterstock.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Merasa cemas dengan bau badan Anda sendiri atau Anda merasa bau yang datang berasal dari rekan kerja namun tidak berani mengungkapkan hal tersebut? Sekarang, ada aplikasi pintar dan unik  yang dapat melakukan hal tersebut untuk Anda.

    Baca: Sering Kehilangan Barang? Gunakan Alat pelacak Mungil Ini

    Sebuah perusahaan teknologi di Jepang mulai menjual alat yang dapat memberitahu penggunanya termasuk ke dalam kategori mana keringatnya tersebut. Alat pendeteksi yang dapat dimasukkan ke dalam saku tersebut berukuran seperti tape recorder (alat perekam) dan  dihubungkan dengan Bluetooth pada ponsel (melalui aplikasi) untuk memberi tahu apakah seseorang mengalami bau badan atau tidak dengan cara yang lebih sopan.

    Konica Minolta, perusahaan yang sebelumnya dikenal dengan produk kamera dan printer (mesin cetak), percaya bahwa banyak orang memerlukan alat tersebut di Jepang sebab kebanyakan orang sangat sensitif terhadap bau.

    Dalam bahasa Jepang, seseorang yang merugikan indra penciuman orang lain dengan bau badannya disebut sumehara. Alat pendeteksi bau badan yang diberinama Kunkun Body tersebut berasal dari bahasa Jepang yang berarti sniff atau menghirup, mengendus. Kunkun Body dapat digunakan untuk menguji bau di empat titik berbeda: dekat kepala, belakang telinga, di bawah ketiak dan sekitar kaki.

    Daisuke Koda, sebagai pimpinan Konica Minolta Japan’s Business Innovation Center mengatakan bahwa ide tersebut direalisasikan setelah dirinya berdiskusi dengan beberapa rekan kerja, berusia rata-rata 40 tahun, dua tahun yang lalu. Mereka, termasuk Koda berdiskusi bagaimana caranya agar dapat melakukan banyak hal di musim panas tanpa takut bau badan.

    “Kami berusaha membuat alat yang dapat mengukur bau badan seseorang, sekaligus memberi tahu tipe-tipe bau badan masing-masing orang. Kami kemudian berpikir bahwa mungkin saja ini kesempatan besar untuk berbisnis. Hingga saat ini kami masih terus menerus melakukan pembaharuan,” kata Koda.

    Koda mengatakan sebuah studi menunjukkan etika pertama yang perlu diperhatikan di lingkungan kerja adalah bau badan. Di saat yang sama, banyak orang mengaku kesulitan untuk mengungkapkan atau berbicara langsung pada rekan kerja yang bau badan.

    “Kami melihat adanya tantangan, orang-orang sadar akan bau badan, namun tidak seorang pun memiliki solusinya,” tambah Koda.

    Kunkun Body dapat diperoleh setelah diluncurkan 27 Juli 2017 mendatang dengan merogoh kocek sebesar 30.000 yen (sekitar 3,6 juta rupiah) bagi yang melakukan pemesanan di awal (early bird). Konica Minolta akan melakukan pengiriman di akhir tahun. Perusahaan tersebut juga mengatakan belum ada rencana untuk menjualnya selain di Jepang.

    Produk dari Konica Minolta tersebut bukan satu-satunya alat canggih pendeteksi bau badan yang beredar di Jepang. Tahun lalu, perusahaan Sony merilis pembaur bau bernama Aromastic. Pengguna alat seperti Walkman tersebut dapat memilih aroma yang ingin mereka keluarkan di sekitar mereka.

    Dalam upaya mengalahkan cuaca yang panas, orang-orang di Jepang kerap membawa sapu tangan untuk mengelap keringat dan payung untuk menhindari sengatan sinar matahari. Juni tahun lalu, Jiji Press melaporkan alat unik berupa bahwa deodoran dan produk untuk mengelap keringat (sapu tangan) mengalami peningkatan dibanding dengan tahun sebelumnya.

    THE GUARDIAN | ESKANISA RAMADIANI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.