Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Penanganan Cepat Terhadap Stroke, Bisa Membatasi Risiko Kecacatan

image-gnews
Ilustrasi stroke. shutterstock.com
Ilustrasi stroke. shutterstock.com
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Stroke atau CVD (Cerrbro Vascular Disease) adalah gangguan fungsi otak secara mendadak, yang disebabkan karena kegagalan fungsi aliran darah otak.

Dokter spesialis bedah syaraf Bethsaida Hospitals, Roslan Yusni Hasan, mengatakan, dengan kata lain, ada bagian otak yang tidak mendapatkan aliran darah, sehingga tidak ada pasokan oksigen dan gula yang merupakan dua hal yang mutlak diperlukan.

"Sehingga terjadi gangguan fungsi otak," kata Roslan dalam konferensi pers di Bethsaida Hospitals, Jakarta, Selasa, 22 Agustus 2017.

Roslan menjelaskan, serangan stroke merupakan penyebab kematian terbanyak ke tiga di dunia, setelah kanker dan serangan jantung. "Bahkan, sekitar 30 persen penderita stroke meninggal meski sudah mendapatkan pengobatan yang besar," ujarnya.

Tak hanya itu, stroke merupakan penyebab kecacatan nomor satu, karena penderita stroke tidak akan pernah kembali ke kondisi semula, seperti sebelum terjadinya stroke. "Sedikit ataupun banyak pasti ada perbedaan".

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Karena itu, Roslan menegaskan, kecepatan merespon serangan stroke, kecepatan mendiagnosa, dan terapi yang tepat, merupakan hal yang penting dalam memperbesar peluang menyelamatkan penderita stroke. Juga untuk membatasi kecacatan yang terjadi setelah serangan stroke.

"Penting bagi kita untuk mengetahui dan memilih fasilitas kesehatan yang harus dituju, jika menemui seseorang yang menderita stroke untuk mendapat pertolongan," ujarnya.

Menurut Roslan, fasilitas kesehatan yang harus dituju adalah yang memiliki unit layanan penanganan stroke dan memiliki alat diagnosa stroke yang memadai. "Kesalahan memilih fasilitas kesehatan dalam pertolongan pertama, berdampak memperkecil kesempatan pasien bertahan hidup dan memperbesar kecacatan yang terjadi," kata dia.

AFRILIA SURYANIS

Iklan

Berita Selanjutnya



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan


Ini Beda Sakit Kepala Biasa dan Sakit Kepala Gejala Stroke

4 hari lalu

Ilustrasi wanita migrain atau sakit kepala. Freepik.com
Ini Beda Sakit Kepala Biasa dan Sakit Kepala Gejala Stroke

Jarang dipahami, berikut ini beberapa ciri sakit kepala biasa dan sakit kepala stroke yang harus diwaspadai. Ini informasi lengkapnya.


Pakar Sebut Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Arteri Perifer pada Pemilik Kondisi Berikut

6 hari lalu

Ilustrasi Ring jantung. Vidio/Abott
Pakar Sebut Pentingnya Deteksi Dini Penyakit Arteri Perifer pada Pemilik Kondisi Berikut

Pakar menjelaskan pemeriksaan pembuluh darah menggunakan ultrasonografi (USG) bisa membantu upaya untuk mendeteksi dini penyakit arteri perifer.


Kasus Stroke Terus Meningkat, Perlu Lebih Banyak Ahli Penanganan Aneurisma

14 hari lalu

Barrow Neurological Institute (BNI), bekerja sama dengan RS Pusat Otak Nasional Prof. Dr. dr. Mahar Mardjono, Kementrian Kesehatan, Perhimpunan Spesialis Bedah Saraf Indonesia (PERSPEBSI) dan Aesculap Academy Indonesia melaksanakan pelatihan microsurgery/RS PON
Kasus Stroke Terus Meningkat, Perlu Lebih Banyak Ahli Penanganan Aneurisma

Seluruh dokter di tingkat provinsi di Indonesia perlu mampu menangani pembedahan clipping pada kasus stroke aneurisma otak


Pakar Sebut Kaitan Kesehatan Mulut dengan Serangan Jantung dan Stroke

36 hari lalu

Ilustrasi wanita menyikat gigi. Foto: Unsplash.com/Diana Polekhina
Pakar Sebut Kaitan Kesehatan Mulut dengan Serangan Jantung dan Stroke

Malas menjaga kesehatan mulut dan gigi bisa meningkatkan risiko tekanan darah tinggi, selanjutnya menambah risiko serangan jantung dan stroke.


Waspada Stroke Akibat Gangguan Irama Jantung

41 hari lalu

ilustrasi jantung (pixabay.com)
Waspada Stroke Akibat Gangguan Irama Jantung

Salah satu risiko pasien dengan gangguan irama jantung adalah stroke. Dampak stroke ini bahkan lebih parah dibanding hipertensi.


Era 1990-an Lagu dan Suara Pance Pondaag Merajai Blantika Musik, Siapa Dia?

43 hari lalu

Pance Pondaag. Wikipedia
Era 1990-an Lagu dan Suara Pance Pondaag Merajai Blantika Musik, Siapa Dia?

Mengenang musisi Pance Pondaag yang meninggal 14 tahun lalu. Lagu dan suaranya merajai blantika musik Indonesia era 1990-an.


Kisah Ibu Muda Tiba-tiba Terserang Stroke, Pesan buat Anak Muda Lain

45 hari lalu

Ilustrasi stroke.saga.co.uk
Kisah Ibu Muda Tiba-tiba Terserang Stroke, Pesan buat Anak Muda Lain

Stroke bisa terjadi karena penyebab apapun pada siapa saja, usia dan jenis kelamin apapun, termasuk pada orang muda. Simak kisah berikut.


Rokok, Vape dan Begadang Tingkatkan Risiko Demensia

48 hari lalu

Ilustrasi demensia. Shutterstock
Rokok, Vape dan Begadang Tingkatkan Risiko Demensia

Demensia membuat kemampuan kognitif alias kemampuan berpikir secara baik seseorang terganggu.


Kapan Modalitas Komplementer Bisa Diterapkan pada Pasien Stroke?

50 hari lalu

ilustrasi stroke (Pixabay.com)
Kapan Modalitas Komplementer Bisa Diterapkan pada Pasien Stroke?

Pakar mengatakan pengobatan dengan modalitas komplementer baru bisa diterapkan saat fase akut atau hari pertama sampai ketujuh serangan stroke.


14 Tahun Mama Lauren Berpulang, Berikut Ramalan dan Pesan Terakhirnya: Politikus Jangan Serakah

59 hari lalu

Mama Laurent (Dok. Trans TV)
14 Tahun Mama Lauren Berpulang, Berikut Ramalan dan Pesan Terakhirnya: Politikus Jangan Serakah

Mama Lauren kondang sebagai peramal, ia meninggal 14 tahun lalu. Apa ramalan terakhirnya?